Tutup Iklan

Bejat! Kapolsek Parigi 2 Kali Setubuhi Anak Tersangka di Hotel

Kapolsek Parigi, Sulteng, Iptu IDGN, memperkosa anak perempuan tersangka, S, 20, sebanyak dua kali di hotel dengan iming-iming membebaskan ayah S.

 Ilustrasi ABG korban pemerkosaan (nbnewsmakers.blogspot.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi ABG korban pemerkosaan (nbnewsmakers.blogspot.com)

Solopos.com, PALU — Kapolsek Parigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), Iptu IDGN, memperkosa anak perempuan tersangka, S, 20, sebanyak dua kali. Iptu IDGN melakukan aksi bejatnya itu di hotel dengan iming-iming membebaskan ayah S.

Seperti diberitakan sebelumnya, ayah S tengah dipenjara. S mengungkapkan kejadian itu berawal saat dirinya pergi menjenguk ayahnya yang ditahan di Polsek Parigi.

Baca Juga : Polisi Tangkap Anggota Ormas Bekasi Sebut Orang Betawi Bodoh

Iptu IDGN mendatanginya dan mengutarakan niat mengajaknya tidur. S awalnya menolak ajakan Iptu IDGN itu. Tapi, Iptu IDGN menawarkan janji akan membebaskan ayah S dari penjara. Kapolsek Parigi terus membujuk.

“Selama 2 minggu sampai 3 minggu dia merayu terus. Terus akhirnya saya mau karena saya pikir saya punya papa mau keluar, jadi saya mau. Dia ajak lagi kedua kalinya. Dan ada chatnya. Harapan saya memang bisa mengeluarkan papaku,” ujar S dalam pengakuannya seperti dilansir Detikcom, Senin (18/10/2021).

Setelah memperkosa S kali pertama, Iptu IDGN tidak menepati janji membebaskan ayah S. Dia hanya memberikan S uang. “Dia kasih saya uang. Dan dia bilang ‘ini untuk mama kamu, bukan untuk membayar kamu, untuk membantu mama’. Karena dia kasihan mama,” ungkap S.

Baca Juga : Wussss…Angin Puting Beliung Landa Karangpandan

S malah diajak bertemu Kapolsek Parigi di hotel. Padahal Kapolsek Parigi belum menepati janjinya membebaskan ayah S. Iptu IDGN kembali memperkosa S.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Didik Supranoto, menuturkan akan memeriksa S terkait kasus itu. Polisi akan memeriksa S yang mengaku dua kali diperkosa Iptu IDGN.

“Kebenaran dari video pengakuan korban yang berinisial S, 20, itu bisa dilihat setelah ada hasil dari pemeriksaan korban. Hari ini tim penyidik menjadwalkan pemeriksaan korban dan mungkin sementara berlangsung,” kata Didik seperti dilansir Detikcom, Senin (18/10/2021).

Baca Juga : Pilu Pengakuan Anak Tersangka Ditiduri Kapolsek, Dijanjikan Ayah Bebas

Didik mengatakan pihaknya belum bisa memberikan tanggapan lebih lanjut terkait video pengakuan korban. Namun video tersebut sudah disita penyidik sebagai barang bukti. “Yah tunggu saja dulu hasil pemeriksaan korban. Nanti hasilnya akan kami sampaikan secepat mungkin.”


Berita Terkait

Espos Plus

Cerpen Selendang Bidadari

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Berita Terkini

Sejarah Hari Ini : 6 Desember 1992, Penghancuran Masjid Babri India

Insiden penghancuran Masjid Babri di India merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah yang terjadi pada 6 Desember seperti terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Korban KKB, Persiapan Syukuran yang Berubah Jadi Kabar Duka

Keluarganya pun berencana membuat syukuran untuk menyambut kepulangan Serda Putra namun acara tersebut berubah menjadi duka.

Kirim 9 Personel, IOF Jateng Dirikan Dapur Umum di Lereng Semeru

Kesembilan anggota IOF Jateng itu selama ini kerap berjibaku sebagai sukarelawan SAR di Soloraya dan Jawa Tengah.

Relawan SAR Soloraya: Pengungsi Butuh Pakaian dan Perlengkapan Bayi

Di kelurahan Sumber Wulung ada satu dusun yang masih tertimbun abu Semeru dan belum bisa dilakukan evakuasi akibat tebalnya material letusan.

Satu Dusun Tertimbun Abu Semeru, 22 Orang Dalam Pencarian

Dari data yang diperoleh Solopos.com, Minggu malam, ada 22 orang yang belum diketahui nasib mereka.

Kumandang Azan Satu Jam Sebelum Jembatan Putus Akibat Erupsi Semeru

Tampak di lokasi itu diguyur hujan deras dan kabut, sang sopir yang takut sambil mengendarai kendaraannya itu langsung dirinya mengumandangkan suara azan.

Ternyata, Siskaeee Rekam Aksi Tak Senonoh di Sejumlah Tempat di DIY

Siskaeee mengaku melakukan aksi tak senonoh di sejumlah tempat di D.I. Yogyakarta. 

Pamer Aurat di Mana-Mana, Siskaeee Menderita Gangguan Mental?

Eksibisionisme masuk dalam kategori Diagnositic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM), salah satu gangguan mental, dan ini cukup membuat seseorang harus mendapatkan pertolongan.

Almarhumah NWR Pernah Laporkan Kasus Asusila ke Kampus

Agus Suman menyatakan Universitas Brawijaya (UB) mengapresiasi dan mendukung langkah Polri dalam menangani kasus bunuh diri NWR.

Ini 20 Ramalan Jayabaya Terjadi di Tahun 2022

Dalam ramalan Jayabaya disebutkan bahwa di tahun 2022 atau zaman kalasurata ini, akan terjadi kiamat kubra.

Ini Dia Mitos tentang Gunung Semeru yang Perlu Anda Tahu

Karena itulah tidak heran ada yang menghubungkan letusan Gunung Semeru ini dengan ramalan Jayabaya, yang menubuatkan bahwa Pulau Jawa akan terbelah.

Bertambah Lagi, Korsel Laporkan Virus Corona Omicron Jadi 12 Kasus

Pemerintah Korea Selatan (Korsel) melaporkan tiga tambahan kasus virus corona Omicron sehingga menjadikan total kasus varian baru tersebut menjadi 12.

Media Asing Sebut Indonesia Batal Beli Jet Tempur Sukhoi Rusia

Media asing sektor militer pertahanan dan militer melaporkan bahwa Indonesia telah membatalkan pembelian jet tempur Rusia Sukhoi Su-35.

Duka Partai Golkar, Airlangga: Segera Bantu Warga Sekitar Semeru!

Airlangga meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana DPP Partai Golkar segera membantu masyarakat yang terdampak dengan memenuhi kebutuhan dasar berupa sembako dan membagikan masker bagi para pengungsi.

+ PLUS Kedisiplinan Masyarakat Kunci Mencegah Ancaman Gelombang Ketiga

Komitmen pemerintah mengantisipasi ancaman lonjakan penularan Covid-19 memunculkan optimisme Indonesia bakal lolos dari potensi lonjakan gelombang ketiga penularan Covid-19.

Varian Omicron Menyebar ke 40 Negara, WHO: Jangan Panik, Tetap Waspada

Warga dunia diimbau tidak panik terkait varian baru Omicron Covid-19 yang telah menyebar ke 40 negara, tetapi harus tetap waspada.