Ryan Newman, salah satu gadis tercantik keturunan Italia. (Il Vostro Giornale)

Solopos.com, BORMIDA - Jomblo akut barangkali kenal dengan Desa Bormida di Italia. Desa ini sempat menawarkan hadiah puluhan juta bagi siapapun yang mau menikah dengan gadis di sana. Kini, desa itu telah banyak berubah.

Mayor alias Lurah Bormida, Daniele Galliano, membanggakan proporal yang dibuatnya pada 2014 silam. Dalam proposal itu, Daniele menawarkan bagi siapapun yang mau menikah dengan gadis desa itu maka akan dibayar 2,000 poundsterling atau setara Rp34 juta.

Viral Istri Antar Suami Menikah Lagi, Ternyata Pernah Nongol di TV

Penawaran itu ternyata berhasil menarik minat banyak orang. Bormida yang tadinya dihuni segelintir keluarga kini menjadi desa yang padat dan produktif.

Galliano menceritakan hal itu menjadi bagian dari perjuangannya menjaga populasi penduduk desa. Sebelum proposal itu dibuat, Bromida hanya dihuni 390 penduduk dengan potensi 54 orang meninggalkan desa.

Desa Bormida. (Istimewa)
Desa Bormida. (Istimewa)

Dari sejumlah orang yang memilih untuk pergi dari desa, ada sejumlah rumah yang tidak terpakai dan harus disewakan dengan harga murah. Hal ini dilakukan untuk menjaga populasi penduduk Bormida.

Viral Anggota DPRD Karanganyar Selingkuh Saat Kunker, Wakil Ketua: Akan Dibahas

Sayangnya, dengan kondisi Bormida yang kian sepi membuat banyak orang tak mau tinggal di sana. Galliano akhirnya memutar otak dan menggagas sebuah cara unik.

Dia mengusulkan inisiatif untuk memberi Rp34 juta kepada siapapun yang mau menyewa rumah di Bormida. Proposal itu dibalut dengan tawaran, meski belakangan diakui cuma gimik, menikah dengan gadis cantik penduduk sekitar.

Tawaran itu diunggah di akun Facebook dan tak disangka mencuri perhatian netizen. Media Inggris the Guardian mengulas postingan Galliardo yang dibalut dengan narasi yang terbilang sensasional.

Viral 1 Suspect Virus Corona Meninggal di RS Kariadi Semarang, Ini Faktanya

Terbukti, banyak orang berduyun-duyun ke desa tersebut. Bormida menjadi desa yang cukup ramai pengunjung hingga tahun 2016. Banyak diantaranya yang mengkonfirmasi kebenaran berita tersebut, namun ada pula yang sekadar berjalan-jalan.

Menurut laporan media Italia, Il Vostro Giornale, desa tersebut mencapai puncak popularitas di tahun 2018. Banyak pelancong yang datang dan akhirnya tinggal di sana.

Sayang, kini Bormida kembali menghadapi problem yang sama di tahun 2014. Jumlah penduduk desa Bormida kini tersisa 394 orang. Barangkali Lurah baru perlu kembali membuat penawaran bombastis agar Bormida kembali dikunjungi banyak orang.

Foto Viral Korban Virus Corona Bergelimpangan di Jalanan China Hoaks, Cek Faktanya!


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten