Begini Kronologi Pemilik Warung Soto Kepatihan Kulon Solo Sampai Positif Covid-19
Ilustrasi melawan Covid-19. (freepik)

Solopos.com, SOLO -- Pemilik warung soto di Kelurahan Kepatihan Kulon, Kecamatan Jebres, Solo, terkonfirmasi positif Covid-19.

Informasi yang Solopos.com peroleh dari Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 Solo, pemilik warung soto itu tertular dari pelanggannya.

Kisah berawal dari satu keluarga asal Kelurahan Mojosongo, Jebres, yang hendak uji swab mandiri pada salah satu laboratorium swasta Kota Solo, Minggu (4/10/2020).

Pemilik Warung Soto Di Kepatihan Kulon Solo Positif Covid-19, Satgas Lacak Pelanggan

Saat perjalanan menuju laboratorium, keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak itu mampir makan ke warung soto. Rupanya, hasil uji swab ketiga pengunjung warung soto itu positif Covid-19.

“Mereka itu uji swab mandiri karena salah satunya sudah uji cepat alias rapid test dan hasilnya reaktif dua hari sebelumnya, yakni Jumat [2/10/2020]. Nah, hasil uji swab mandiri keluar pada Selasa [6/10/2020], ketiganya positif,” terang Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Siti Wahyuningsih, kepada wartawan, Selasa (13/10/2020).

Ning, sapaan akrabnya, melanjutkan satgas melakukan tracing dari kasus keluarga asal Mojosongo itu dan ketemu kontak warung soto itu.

Kabar Duka, Pendiri Ponpes Darussolihin Solo KH Abdullah Asy’ari Meninggal Dunia

Ada tiga orang dari warung soto itu yang menjalani pengambilan swab dan salah satunya positif Covid-19, yakni pemiliknya. "Kami notis pada Sabtu [10/10/2020]," jelas Ning.

Papan Pemberitahuan

Satgas Penanganan Covid-19 Solo langsung menutup sementara operasional warung soto setelah pemiliknya terkonfirmasi positif Covid-19.

Selanjutnya, satgas melacak siapa saja pelanggan yang sempat berkontak sebelum pemilik warung soto terkonfirmasi positif. Papan pemberitahuan sudah terpasang pada bagian depan warung.

Solo Tambah 11 Kasus Covid-19, Satgas: Banyak Warga Abai dan Lupa Saat Ini Masih Pandemi

Bunyi pengumuman pada warung soto yang pemiliknya positif Covid-19 tersebut meminta pelanggan yang berkunjung pada 1-8 Oktober untuk menghubungi Kantor Kelurahan Kepatihan Kulon atau Puskesmas Purwodiningratan, Solo.

“Pemilik warung soto ini merupakan pengembangan tracing petugas puskesmas. Jadi, bukan kasus induk. Apa pun itu, kami akan berupaya melacak siapa saja yang berkontak guna memutus rantai persebaran virus SARS CoV-2,” katanya.

Ning mengakui agak kesulitan untuk melacak kontak dari pemilik warung soto tersebut. Hingga Selasa belum ada satu pun pelanggan warung makan itu yang melapor ke Kantor Kelurahan Kepatihan Kulon atau Puskesmas Purwodiningratan.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom