Begini Kondisi Paru-Paru Pasien Terjangkit Virus Corona
Petugas medis mengawasi hasil CT scan pasien virus corona di distrik Qingshan, Wuhan, Provinsi Hubei, China, 8 Februari 2020. (Reuters/China Daily)

Solopos.com, BEIJING - Para ahli memberikan gambaran kondisi paru-paru pasien yang terserang virus corona COVID-19.

Gambar pemindaian paru-paru memperlihatkan flek serupa dengan yang ditemukan di pasiern SARS.

Para ahli radiologi Radiological Society of North America baru-baru ini mempublikasikan hasil review terhadap kondisi paru-paru pasien virus corona COVID-19.

Bercak putih yang disebut ground glass opacity menjadi salah satu ciri khasnya.

Update: Korban Meninggal Virus Corona 1.700 Orang, 70.400 Terinfeksi

Laporan tersebut difokuskan pada 138 pasien virus corona yang dirawat di rumah sakit di Wuhan.

Dikatakan, paru-paru normal seharusnya berwarna hitam. Sedangkan pada pasien COVID-19, teramati bercak atau flek putih yang merupakan cairan.

Menkes Terawan Wabah Virus Corona Tak Masuk Indonesia Karena Doa

Flek tersebut sebenarnya tidak spesifik untuk virus corona COVID-19, berbagai infeksi lain juga dicirikan dengan bercak serupa.

Namun para ilmuwan melihat pola yang berbeda dan lebih langka pada COVID-19.

Geger Virus Corona, Ini Doa Agar Terhindar dari Penyakit

Fenomena serupa juga ditemukan pada pasien SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) dan MERS (Middle East Repiratory Syndrome).

Seperti halnya COVID-19, keduanya juga disebabkan oleh infeksi virus corona.

Kabar Terbaru Seputar Virus Corona, Klik di Sini!

Kondisi paru-paru pengidap virus corona. (Istimewa)
Kondisi paru-paru pengidap virus corona. (Istimewa)

Hati-hati, Ini Bahaya Minum Air Panas

Dari hasil analisis, para ilmuwan menyimpulkan ada tiga komponen esensial pada diagnosis virus corona.

Ketiganya adalah demam dan batuk, bercak 'ground glass' di kedua paru, dan riwayat kontak dengan seseorang dari Wuhan.

Detik-Detik Hafiz Cilik Sakaratul Maut Sambil Lantunkan Al-Qur'an

Para ilmuwan menambahkan bahwa CT scan saja tidak cukup untuk mendiagnosis. Beberapa faktor lain juga dibutuhkan seperti gejala, riwayat klinis, dan tes laboratorium.

Masih Bingung? Ini Perbedaan Homeschooling dengan Sekolah Formal

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho