Begini Kesan Bupati Sragen Yuni Seusai Jajal Mobil Lowo Ireng Elektrik Di Jambore Mobil Listrik

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Wabup Dedy Endriyatno dan Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan menjajal mobil listrik prototipe di Jl. Raya Sukowati Sragen, Kamis (29/8/2019) siang.

Begini Kesan Bupati Sragen Yuni Seusai Jajal Mobil Lowo Ireng Elektrik Di Jambore Mobil Listrik

SOLOPOS.COM - Bupati Sragen Yuni Sukowati mengacungkan kedua ibu jari saat menaiki mobil listrik dan melintas di Jl. Raya Sukowati Sragen, Kamis (29/8/2019). (Solopos/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN -- Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Wabup Dedy Endriyatno dan Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan menjajal mobil listrik prototipe di Jl. Raya Sukowati Sragen, Kamis (29/8/2019) siang.

Mobil listrik itu melintas di Sragen dalam jambore mobil listrik dari Surabaya ke Jakarta. Yuni, sapaan akrab Bupati, berkeliling dari Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen ke Rumah Dinas Bupati dan berlanjut berkeliling kota.

Saat lewat pasar kota, Yuni disambut para warga yang berteriak memanggil. Mobil yang ditumpangi Yuni merupakan mobil sport terbuka yang bernama Lowo Ireng elektrik.

“Iya, tadi banyak yang teriak memanggil saya. Wah ini tahun depan saya pinjam boleh enggak ya? Bisa untuk kampanye,” kata Yuni saat ditemui wartawan, Kamis sore.

Yuni mengira mobil listrik tidak bisa cepat. Yuni menaiki mobil itu dengan kecepatan 30 km per jam. Dia mengatakan mobil itu bisa berjalan dengan kecepatan 100 km per jam.

“Kata sopirnya itu jarak tempuh maksimal 150 km setelah dicas selama 4 jam. Jadi bisa Sragen-Semarang dan harus berhenti 4 jam untuk isi listrik. Tapi tidak ada polusi dari bahan bakar fosil,” ujarnya.

Yuni melihat masih perlu beberapa perbaikan karena injakan gasnya masih berat. Yuni memaklumi karena mobil itu masih prototipe.

“Mobilnya terbuka. Jadi lumayan panas juga. Tapi bagus, saya menyambut baik karya anak bangsa. Dulu pernah ada jambore motor listrik, sepeda listrik, dan becak listrik. Kalau becak listrik hanya untuk pariwisata. Nantinya mobil listrik ini bisa untuk konsumsi publik,” tuturnya.

Koordinator Jambore Mobil Listrik, Uta Yoga, mengatakan rombongan mobil listrik ada tiga unit berangkat dari Surabaya pada Rabu (28/8/2019) dan akan finis di Jakarta. Selama perjalanan Surabaya-Sragen sudah berhenti tiga kali untuk pengisian listrik, yakni di Mojokerto, Nganjuk, dan Ngawi.

“Pengisian berikutnya nanti di Solo. Satu kali pengisian listrik bisa sampai 2-4 jam dan bisa menempuh perjalanan 150 km. Jadi setiap kabupaten/kota, kami mampir untuk pengisian listrik sekaligus sosialisasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah. Kami ingin mereka mengenal mobil listrik secara langsung bukan lewat televisi,” tuturnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Berkerumun dan Tak Bermasker di Umbul Ponggok, Emak-Emak Disambangi Polisi

Sejumlah warga yang berkerumun dan tak bermasker di objek wisata Umbul Ponggok, Klaten, mendapat peringatan dari Kepala Satuan Samapta Bhayangkara (Kasatsabhara) Polres Klaten, AKP Sri Anggono.

Lebaran 2021, Jumlah Kunjungan Wisata ke Tawangmangu Meroket

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar meroket di libur Lebaran 2021 Jumat (14/5/2021).

Lewat Pos Penyekatan Karanganyar, 15 Wisatawan Luar Jateng Diminta Putar Balik

Sebanyak 15 pemudik dari luar Jateng yang melintas di pos penyekatan di Karanganyar diminta putar balik.

Libur Lebaran, Wisata Grojogan Sewu Karanganyar Diserbu Pengunjung

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar, termasuk Grojogan Sewu, meroket di momen libur Lebaran, Jumat (14/5/2021).

MotoGP Batalkan Seri Finlandia Gegara Covid-19

FIM, IRTA, dan Dorna Sports membatalkan Grand Prix MotoGP Finlandia tahun ini akibat masih berlangsungnya pandemi Covid-19

Singapura Lockdown, Restoran Hanya Terima Take Away

Pemerintah Singapura mengumumkan lockdown pada pertemuan sosial dan kegiatan publik pada Jumat (14/5/2021).

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021). 

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).