Begini Dukungan Penyintas Corona Alumni Donohudan untuk Pasien Covid-19

Sejumlah penyintas alumni Asrama Haji Donohudan saling berkomunikasi melalui media sosial setelah mereka sembuh dari paparan Covid-19.

 Ilustrasi pasien Covid-19 di Embarkasi Haji Donohudan. (Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pasien Covid-19 di Embarkasi Haji Donohudan. (Antara)

Solopos.com, BOYOLALI — Sejumlah penyintas Covid-19 alumni lokasi karantina terpusat pasien Covid-19, Asrama Haji Donohudan (AHD), memilih aktif membantu para warga yang tengah berhadapan dengan virus corona. Salah satunya dengan kampanye donor plasma darah konvalesen dan disiplin protokol kesehatan.

Sejumlah penyintas alumni AHD, kini masih saling berkomunikasi melalui media sosial setelah mereka sembuh dari paparan Covid-19. Mereka bahkan membentuk sebuah komunitas alumni AHD.

Salah satunya adalah Sutrisno, warga Solo. Dia mengatakan saat ini para alumni bergerak melalui media sosial untuk mengajak sesama alumni untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang tengah terpapar Covid-19.

Baca juga: Serbuan Vaksin Covid-19 Oleh TNI dan Polri Sasar 1.000 Santri di Boyolali

“Kami hanya memberi motivasi saja. Kalau untuk teknis donor kan ditangani PMI,” kata dia, beberapa waktu lalu. Melalui media sosial pihaknya menyampaikan mengenai syarat-syarat yang harus diperhatikan untuk donor plasma darah konvalesen.

Sebab tidak semua orang bisa mendonorkan plasma konvalesen alias harus memperhatikan ketentuan dan syarat yang ada.

Edukasi Pentingnya Protokol Kesehatan

Melalui cara itu dia berharap ketersediaan plasma darah konvalesen lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan. Dia mengatakan ada juga yang bukan alumni AHD, namun penyintas, karena mengetahui informasi melalui media sosial, kemudian ikut ke PMI untuk donor.

“Kami intinya memotivasi teman-teman untuk peduli. Kami cukup intens memberi informasi perkembangannya. Termasuk untuk memberi perhatian kepada mereka yang isolasi mandiri. Tapi kami geraknya juga hanya melalui media sosial, bukan tatap muka. Lebih efektif untuk menebar ajakan,” lanjut dia.

Baca juga: Gerakan Boyolali Minggu Di Rumah Saja Dilanjut 25 Juli dan 1 Agustus

Selain kampanye donor plasma darah konvalesen, para alumni AHD juga terus memberikan edukasi pentingnya protokol kesehatan untuk menghindari penularan Covid-19, serta vaksinasi untuk melindungi sesama.

Tidak kalah pentingnya adalah dengan memberikan semangat kepada para pasien Covid-19. Menurutnya semangat serta dukungan kepada para pasien sangat penting untuk mendukung kesembuhannya.

“Ketakutan itu membunuh. Banyak teman menemukan ketakutannya. Apalagi kalau sampai dikucilkan dan sebagainya, sangat kasihan,” lanjut dia.

Baca juga: Tren Kasus Corona Aktif di Boyolali Menurun Berkat PPKM Darurat

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Muhammad Rohani Gantikan Muh. Abdullah sebagai Anggota KPU Boyolali

Muh. Abdullah, yang dinilai telah melanggar kode etik setelah terlibat perkara kesusilaan.

Terowongan Gunung Pegat, Kokoh Berdiri Meski Berumur Hampir Seabad

Dari dalam terowongan disebut-sebut kerap mengeluarkan gas beracun serta pernah ada yang meninggal dunia

Buang Limbah Ciu Sukoharjo ke Anak Sungai Bengawan Solo, Pelaku Beralasan Hemat Biaya

Pelaku pembuangan limbah ciu ke anak Sungai Bengawan Solo di wilayah Sukoharjo mengaku buang limbah ke sungai karena lebih hemat biaya.

Konflik Internal Persis Solo, Michele Kuhnle Akhirnya Meminta Maaf

Mantan Humas Persis Solo Michelle Kuhnle melalui ibundanya menyampaikan permintaan maaf kepada manajemen PT PSS pimpinan Kaesang Pangarep.

Catat! 2.569 Pekerja di Solo Terdampak Covid-19

Sebanyak 2.569 di antaranya terdampak Covid-19, dengan perincian 2.460 dirumahkan dan sisanya mengalami PHK.

Masih Ada 1 Kasus Positif, Satgas Covid-19 Juwiring Klaten Belum Izinkan Pemancingan Buka

Satgas Covid-19 Kecamatan Juwiring, Klaten, belum mengizinkan tempat wisata pemancingan buka karena masih ada kasus positif yang belum sembuh.

Gelontor 25.000 Dosis, Menhub Berharap Bisa Bantu Atasi Ketimpangan Vaksinasi Covid-19 Soloraya

Kementerian Perhubungan menggelontorkan 25.000 dosis vaksin Covid-19 untuk wilayah Soloraya salah satunya ke Boyolali.

Terungkap! Begini Alur Pembuangan Limbah Ciu yang Cemari Sungai Bengawan Solo

Dua pelaku yang tertangkap polisi Sukoharjo di Polokarto memeragakan alur pembuangan limbah ciu yang mencemari Sungai Bengawan Solo.

Wow, Atlet Judo Wonogiri Tak Pernah Gagal Tembus PON Sejak 1989

Sejak 1989, Wonogiri belum pernah absen mengirim atlet judo ke ajang Pekan Olahraga Nasional atau PON, termasuk tahun ini di Papua.

Pemkot Solo Perluas Sasaran Vaksinasi Covid-19, Warga KTP Luar Kota Boleh Mengakses

Pemkot Solo memperluas sasaran vaksinasi Covid-19 kepada warga ber-KTP luar Solo yang berdomisili di Kota Bengawan.

Karanganyar Punya Pabrik Produksi APD di Gondangrejo, Langganan Kemenkes dan RS di Indonesia

Kabupaten Karanganyar memiliki pabrik yang memproduksi alat pelindung diri (APD) berskala nasional, PT Natatex Jaya Garmindo.

Dikunjungi Kepala Bappenas, Bupati Karanganyar Curhat Pembangunan RSUD Enggak Kelar-Kelar

Bupati Juliyatmono meminta Kepala PPN/Bappenas membantu mengingatkan kementerian terkait soal penyelesaian pembangunan RSUD Karanganyar.

Pengerjaan Proyek Koridor Jl Juanda Solo Senilai Rp4,3 Miliar Molor, Kontraktor Didenda

Kontraktor pelaksana proyek koridor Jl Juanda Solo tahap II senilai Rp4,3 miliar dikenai denda sekitar Rp32 juta lantaran terlambat menyelesaikan pengerjaan proyek.

Tikus Pithi Disebut Organisasi Tak Jelas saat Lawan Gibran di Pilkada Solo, Tuntas Subagyo Berang

Tuntas Subagyo tersinggung dengan pernyataan Refly Harun yang menyebut Tikus Pithi sebagai organisasi tidak jelas saat melawan Gibran di Pilkada Solo.

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.