Laundry Satoe Hari Djadi. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Pada zaman yang serba modern ini, orang-orang menjadi semakin sibuk. Bahkan untuk sekadar mengurus pakaian kotor, mereka kadang tak memiliki waktu.

Tak mengherankan jika sering dijumpai jasa cuci pakaian atau yang kerap disebut sebagai laundry. Dari desa, perkotaan yang padat, hingga pinggiran kota, usaha laundry selalu tumbuh dan berkembang. Bisnis laundry kini menjadi usaha yang menjanjikan.

Ya, kesibukan menjadi alasan utama orang lebih memilih menggunakan jasa laundry dari pada repot-repot mencuci. Belum lagi kegiatan menyetrika baju yang sangat menyita waktu.

Nah, hal ini tentu bisa menjadi peluang usaha. Budget membuka usaha laundry juga tidak terlalu besar. Terlebih, laundry kini juga bisa menyasar semua kalangan, mulai dari anak indekos, ibu rumah tangga, hingga pegawai.

Bisnis laundry ini juga tidak terpengaruh oleh faktor eksternal seperti cuaca. Apalagi sekarang sudah ada mesin pengering yang bisa membuat cucian langsung kering.

Seperti usaha lainnya, bisnis laundry juga harus memiliki keunikan. Seperti yang ditawarkan oleh Laundry Satoe Hari Djadi milik Candra Wibowo yang memberikan layanan antar jemput gratis kepada pelanggan.

Laundry tersebut juga mengundi sejumlah hadiah seperti televisi, kipas angin dan kulkas kepada pelanggan setianya setiap tahun. Meski memiliki banyak layanan dan program, namun harganya tetap terjangkau.

Selain program dan pelayanan, jangan lupakan juga mengenai promosi. Laundry Satoe Hari Djadi juga mempromosikan layanan mereka ke media sosial Instagram.

CEO Janjaya Group, Candra Wibowo. (Solopos/Shoqib Angriawan)
CEO Janjaya Group, Candra Wibowo. (Solopos/Shoqib Angriawan)

Bisnis laundry ini sudah ada 14 cabang di Solo dan sekitarnya. Bagi Anda yang tertarik memulai bisnis laundry atau ingin tahu seluk beluk tentang bisnis laundry, bisa menghubungi di nomor Whatsapp 081393799567 serta intip akun Instagram @laundrysatuharijadisurakarta dan @janjayagroup.

Laundry Satoe Hari Djadi adalah unit usaha yang dikembangkan Janjaya Group di bawah CEO Candra Wibowo.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten