Kategori: Tips

Begini Cara Menata Ruang Rumah atau Apartemen Minimalis


Solopos.com/Dewi Andriani

Solopos.com, JAKARTA -- Generasi milenial saat ini cenderung lebih memilih hunian minimalis dengan desain yang simpel, elegan dan berkelas. Inilah yang membuat hunian dengan ukuran kecil cukup diminati oleh generasi yang lahir di antara tahun 1981 hingga 1997 ini.

Direktur Desain Interior HighStreet Studio, Rama Budhisurya, mengatakan agar hunian mungil nyaman ditempati, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mulai dari pemilihan dan penataan furnitur hingga pemilihan warna.

Dari sisi furnitur, Rama menganjurkan sang penghuni untuk memilih furnitur yang smart dan multifungsi sehingga di dalam satu ruangan dapat dioptimalkan fungsinya dan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.

“Artinya, sekarang memang harus smart juga dari segi pembuatan furniturnya. Sehingga satu perabot bisa memiliki beberapa fungsi. Kita harus pastikan walau ruangannya kecil tetapi semua bisa ada di situ. Termasuk tempat penyimpanan agar ruangan bisa tampak lebih rapi,” terangnya.

Baca Juga: Ingin Rehab Properti? Simak Cara Berikut

Pasang Cermin untuk Kesan Luas

Selain itu, penggunaan cermin sangat dibutuhkan untuk memberi efek yang lebih luas pada rumah atau apartemen yang ditempati. Termasuk dalam hal pemilihan warna. Menurutnya, warna yang cenderung lebih muda dan cerah dengan warna-warna netral akan membuat ruangan terasa lebih lapang dan nyaman.

“Bisa juga memberikan warna yang lebih terang dan berani untuk barang-barang yang bisa diganti seperti bantal, sofa atau lukisan sebagai aksen sehingga tidak bosan,” tuturnya.

Adapun untuk biaya renovasi apartemen sangat relatif tergantung pada tipe kamar dan bahan atau material yang akan dipakai. Namun, secara rata-rata biaya renovasi kamar tipe studio sekitar Rp3 juta hingga Rp5 juta per meter. Jika apartemen memiliki luas 30 meter persegi maka biaya yang harus dikeluarkan sekitar Rp100 juta sampai Rp150 juta.

Namun, biaya renovasi apartemen bisa lebih mahal dibandingkan dengan rumah tapak. Sebab, ada beberapa aturan yang harus diikuti terutama terkait waktu untuk proses renovasi. Jika di rumah pribadi bisa kapan saja, maka di apartemen hanya boleh pada hari kerja dan mulai dari jam 9 pagi hingga jam 4 sore.

“Kalau di rumah mau sebesar atau sekecil apapun renovasi, karena tempat sendiri maka bisa kapan saja dan cenderung lebih hemat dibandingkan dengan apartemen,” ujarnya.

Share
Dipublikasikan oleh
Ivan Indrakesuma