Tutup Iklan
Beergarden Akui Sulit Kendalikan Acara Dangdutan
Beergarden, Colomadu, Karanganyar. Solopos.com-Sri Sumi Handayani

Solopos.com, KARANGANYAR— Pemilik 11.12 Beergarden, Colomadu, Karanganyar, Santoso, mengaku sulit mengendalikan pengunjung acara dangdutan.

Menurut dia, banyak pengunjung menerobos penjagaan meski sudah dilarang masuk. Dia mengklaim menolak pengunjung yang hendak menonton acara dangdutan karena melebihi kapasitas.

“Kalau yang acara dangdutan itu memang beberapa ada yang nekat nerobos padahal sudah dilarang masuk. Kalau dangdutan susah mengendalikan. Saat itu, kami juga sudah menolak pengunjung yang tidak bermasker," kata Santoso saat berbincang dengan kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Colomadu yang juga Camat Colomadu, Eko Budi Hartoyo, di Beergarden, Kamis (2/7/2020).

Gugus Tugas Tempatkan Satpol PP Awasi Beergarden

Santoso langsung menindaklanjuti arahan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Colomadu dengan menyiapkan sarana protokol kesehatan Covid-19. Salah satunya dengan menyiapkan masker bagi pengunjung yang tidak memakai masker.

Dia juga berencana membatasi jumlah pengunjung. Kapasitas 11.12 Beergarden 700 orang akan dibatasi menjadi 300 orang. Selain itu, dia akan menata dan menambah jumlah meja untuk memfasilitas pengunjung agar lebih tertib.

"Kami bikin first drink charge [FDC] lebih mahal dari biasanya. Misal Rp50.000 [biasanya Rp25.000]. Biar yang mau menonton mikir kok harga segitu. Sekaligus membatasi pengunjung kan. Kami juga akan memastikan seluruh saran Pak Camat terpenuhi."

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Colomadu, Karanganyar, akan menerjunkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke Beergarden Colomadu. Satpol PP bertugas memastikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 diterapkan di 11.12 Beergarden.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho