Beda Orang Beda Bolpoin Saat Deklarasi Tolak Anarkis di Sragen

Saat tanda tangan deklarasi, satu bolpoin hanya digunakan satu orang.

SOLOPOS.COM - Deklarasi Warga Sragen Menolak Tindakan Anarkis dan Kekerasan di Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen, Senin (19/10/2020). (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN -- Polres Sragen memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat saat mengumpulkan lebih dari 46 orang dalam Deklarasi Warga Srageb Menolak Tindakan Anarkis dan Kekerasan di Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen, Senin (19/10/2020).

Para peserta deklarasi di Sragen tak hanya pakai masker, tempat duduk mereka berjarak 1,5 meter dan setiap baris disiapkan hand sanitizer. Bahkan saat tanda tangan deklarasi, satu bolpoin hanya digunakan satu orang.

Polisi menyiapkan seorang petugas untuk menyiapkan lokasi tanda tangan. Petugas itu menggunakan masker dan sarung tangan.

46 Elemen Masyarakat Sragen Deklarasi Antianarkis, Ini Poin-Poinnya

Setiap pejabat yang hendak tanda tangan diberi bolpoin sendiri. Setelah selesai, bolpoin langsung masuk ke saku celana.

Begitu ada pejabat lagi yang bergiliran tanda tangan dapat satu bolpoin yang berbeda, begitu seterusnya untuk delapan pejabat anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Sragen.

Tanda tangan pertama dilakukan Ketua DPRD Sragen Suparno sebagai pembaca deklarasi selaku wakil rakyat. Kemudian disusul Plt Bupati Sragen Dedy Endriyatno, Dandim Sragen, Ketua Pengadilan Negeri, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Danyonif408/Suhbrastha, dan Danpom 4/Sragen.

Tim Gabungan Pemkab Sragen Tak Bosan Arahkan Warga Taati Protokol Kesehatan

Seusai deklarasi mereka berfoto bersama dengan posisi tetap jaga jarak di tempat duduk masing- masing.

Bisa Terkena Sinar Matahari

Saat berfoto ada dua sesi, foto dengan memakai masker, dan foto saat tidak memakai masker.

"Deklarasi ini memang kami siapkan di ruang terbuka yang bisa terkena sinar matahari. Semua kami menggunakan protokol kesehatan, seperti jaga jarak 1,5 meter, pakai masker, dan sterilisasi tangan dengan hand sanitizer. Memang harus begini standarnya untuk jaga-jaga terhadap wabah Covid-19," ujar Kapolres AKBP Raphaeo Sandhy Cahya Priambodo saat ditemui Solopos.com seusai kegiatan.

Sosok Asli Happy Asmara: Tetap Rendah Hati & Suka Makan Jengkol

Dalam kesempatan itu, Kapolres memastikan di setiap tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 aman dari bahaya Covid-19. Keamanan itu diketahui dari penerapan protokol kesehatan, khususnya 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

Kapolres mengaku sudah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sragen bila ada fasilitas alat pelindung diri (APD) saat pemungutan suara, baik petugas penyelenggara dan masyarakat pemilih.

"TPS [tempat pemungutan suara] ada APD. Hal itu untuk jaga-jaga dan antisipasi saat masa pandemi,"ujar Kapolres.

Berita Terbaru

Begini Bupati Karanganyar Ajak Masyarakat Berdaya dari Rumah

Solopos.com, KARANGANYAR — Bupati Karanganyar, Juliyatmono, di tengah serangan Covid-19 malah rajin menghadiri acara masyarakat. Orang nomor satu di...

PMR Ditebar demi Ajak Tangkal Covid-19 di Sukoharjo

Solopos.com, SUKOHAJO — Anggota Palang Merah Remaja Sukoharjo mengedukasi masyarakat ihwal protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru pascapandemi Covid-19...

Ingat-Ingat! Pemohon KTP dan KK di Kantor Kecamatan Wajib Pakai Masker

Solopos.com, SRAGEN — Pelayanan publik di kantor kecamatan semakin diperketat mengingat angka kasus Covid-19 Kabupaten Sragen menunjukkan grafik meningkat....

Joss! PKL Jl. Ir. Juanda Solo Bakal Jadi Teladan Penerapan Protokol Kesehatan

Solopos.com, SOLO -- Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo mendata 14 pedagang kaki lima atau PKL di sepanjang koridor Jl....

Karanganyar Latih Satgas Covid-19 Mandiri, Ini Tujuannya…

Solopos.com, KARANGANYAR — Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Karanganyar berencana melatih personel satuang tugas Covid-19 yang bertugas secara mandiri....

Di Karanganyar, Uji Kir Wajib Protokol Covid-19

Solopos.com, KARANGANYAR — Dinas Perhubungan Karanganyar menerapkan aturan ketat sesuai protokol pencegahan virus corona jenis baru. Bahkan dalam melayani...

Capaian Tes Swab Klaten Per Pekan Melebihi Target

Solopos.com, KLATEN – Satgas Penanganan Covid-19 Klaten terus memperluas tes swab virus corona hingga disebut-sebut sudah melebihi target per...

Di Sragen, Kecurangan Ujian CBT Ditangkal Pakai Cara Ini…

Solopos.com, SRAGEN — SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen menjadi satu-satunya sekolah yang mengembangkan ujian semester secara dalam jaringan atau...

Imbauan Jemput Siswa Ikuti Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Klaten

Solopos.com, KLATEN — Uji coba pembelajaran tatap muka terbatas mulai diberlakukan di tingkat sekolah dasar di Klaten, Jawa Tengah,...

Di Sragen, Aparat Tak Bosan Adang Warga Tanpa Masker

Solopos.com, SRAGEN — Aparat di Sragen tak bosan-bosan mengadang warga tanpa masker meskipun awan putih menggelayut di wilayah Gemolong....