Beda dengan Gibran, Mantu Jokowi Bobby Belum Direstui Megawati
Bakal calon Wali Kota Medan, Bobby Nasution, memberikan keterangan pers seusai kunjungan ke Fraksi Partai Gerindra, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (21/2/2020). (Antara-Imam B)

Solopos.com, JAKARTA - Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, resmi mengantongi rekomendasi dari PDIP untuk maju di Pilkada Solo 2020.

Namun berbeda halnya dengan menantu Jokowi, Bobby Afif Nasution atau Bobby Nasution, yang berniat maju di Pilkada Kota Medan. Hingga kini Bobby belum dapat persetujuan resmi.

Dalam pengumuman 45 rekomendasi pilkada 2020, Jumat (17/7/2020), PDIP belum merilis siapa yang bakal diusung di pilkada Kota Medan. Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, hanya mengatakan keputusan untuk pilkada Medan masih menunggu momentum.

Gibran Dinilai Perpanjang Daftar Politik Dinasti Keluarga

"Politik itu melihat momentum, jadi pakai hitung-hitungan juga. Maka hari ini kami pakai simbolik 45, kami mulai dari timur menuju ke barat, matahari terbit dari timur, Bung Karno Putra Sang Fajar," kata Hasto dalam konferensi pers, Jumat.

Saat pembacaan rekomendasi, Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan PDIP, Puan Maharani, memang mengumumkan dari Papua Barat. Dengan begitu, calon untuk pilkada Sumatra Utara diumumkan terakhir. Namun, baru calon untuk Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Serdang Bedagai yang diumumkan.

Menurut Hasto, pengumuman untuk pilkada Medan masih menunggu momentum selanjutnya. Begitu pula dengan sejumlah daerah lain, seperti Surabaya dan Banyuwangi. "Nanti kami selanjutnya menunggu arahan Ibu Ketua Umum." kata Hasto.

Megawati Minta Gibran dan Paslon dari PDIP Jangan Berleha-Leha

Bobby Nasution sebelumnya telah mendapatkan dukungan dari Partai Golkar dan Partai NasDem untuk maju di pilkada Medan.

 

Ruwet

Wakil Ketua Umum Golkar, Ahmad Doli Kurnia, mengatakan beberapa partai masih mencari wakil yang pas untuk Bobby. "Ini lagi ada pembicaraan intensif dengan partai-partai lain. Dengan PDIP, Gerindra, kemudian dengan PPP," kata Doli kepada wartawan pada Rabu (15/7/2020).

Pada 9 Maret 2020, Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu PDIP, Bambang Wuryanto, mengatakan pencalonan untuk pilkada Medan memiliki kompleksitas tersendiri. "Tingkat keruwetannya lebih tinggi di Medan karena Bobby daftar di banyak partai," kata pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini.

Purnomo Gagal Dapat Rekomendasi PDIP, Rudy: Tanya Mbak Mega!!!

Kemudian pada 18 Juni 2020, Bambang Pacul mengatakan PDIP akan mengajukan kadernya menjadi wakil seumpama partai memutuskan mengusung Bobby sebagai calon wali kota Medan. "Kalau pun Bobby diusulkan oleh PDI Perjuangan, maka untuk menjaga soliditas partai karena Mas Bobby bukan kader murni PDI Perjuangan, wakil pasti kader PDI Perjuangan," kata Bambang.

Sumber: Bisnis



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom