Beban Kian Berat, Pengelola Pusat Perbelanjaan Minta Relaksasi PPH Final

Asosiasi Pusat Belanja Indonesia (APPBI) meminta dukungan insentif fiskal berupa relaksasi Pajak Penghasilan (PPh) final.

 Sepinya Solo Grand Mall di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Selasa (27/7/2021). (Farida Trisnaningtyas/Solopos)

SOLOPOS.COM - Sepinya Solo Grand Mall di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Selasa (27/7/2021). (Farida Trisnaningtyas/Solopos)

Solopos.com, JAKARTA — Asosiasi Pusat Belanja Indonesia (APPBI) meminta dukungan insentif fiskal berupa relaksasi Pajak Penghasilan (PPh) final.

Ketua Asosiasi Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan pemerintah sudah memberikan dukungan dalam bentuk insentif pajak bagi pemilik toko yang tutup pada periode PPKM darurat yakni pemberian insentif PPN sewa.

Namun demikian, insentif PPN sewa hanya dinikmati oleh penyewa toko di pusat perbelanjaan, sedangkan pengelola dan pemilik pusat perbelanjaan tidak mendapatkan insentif pajak selama periode penutupan kegiatan usaha.

Baca Juga: Sebut Presiden Jokowi, Baliho Promosi Restoran Ini Bikin Geger

Dia menilai, pengelola maupun pemilik pusat perbelanjaan membutuhkan relaksasi PPh final atas pendapatan sewa dan service charge dari penyewa.

“Kami sudah mengusulkan tapi usulan itu belum mendapatkan lampu hijau dari otoritas fiskal. Kami bayar PPh final dari pembayaran sewa dan service charge. Pemerintah hingga saat ini belum memberikan relaksasi PPh final yang kami minta. Insentif PPN sewa hanya dinikmati oleh penyewa dan belum bermanfaat bagi pengelola dan pemilik pusat perbelanjaan,” ujarnya kepada Bisnis.com, Rabu (28/7/2021).

Dukungan lain yang diperlukan adalah relaksasi biaya tetap pengelola pusat perbelanjaan seperti listrik dan gas. Lalu, beban pajak daerah seperti PBB-P2 dan pajak reklame juga diharapkan dapat diberikan relaksasi selama pusat perbelanjaan tidak beroperasi pada masa PPKM.

Baca Juga: Menko Airlangga Dorong Modernisasi Koperasi agar Adaptif dan Berdaya Saing

Mengapresiasi Pemberian Insentif PPN

Alphonzus mengapresiasi pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sewa toko yang diberikan dari Juni hingga Agustus. Namun demikian, insentif ini perlu diperpanjang selama setahun. Pasalnya, dampak pandemi sudah dirasakan hampir dua tahun, sementara periode pemberian insentif sangat pendek hanya 3 bulan.

“Seharusnya bisa satu tahun. Karena PPKM Darurat ini berat. Dan dampak pandemi sudah dirasakan dari tahun lalu jadi kalau hanya 3 bulan ini sangat kurang” ucapnya.

Dampak penutupan akibat PPKM darurat dan level 4 akan tetap dirasakan penyewa toko selama 3 hingga 4 bulan, meski pemerintah nantinya telah melakukan pelonggaran PPKM.

“Tahun lalu, dimana setelah PSBB ketat butuh waktu 3-4 bulan untuk mengembalikan tingkat kunjungan mal yang hanya 10%. Dampaknya panjang, sehingga kami butuh insentif,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Larangan Display Rokok, Peritel Cemas Bisnis akan Makin Sulit

Seruan Gubernur DKI Jakarta tentang Pembinaan Kawasan Dilarang Rokok dinilai makin menambah tekanan bagi Industri Hasil Tembakau (IHT) dan juga industri ritel secara umum.

Rezeki Nomplok, Nasabah BRI Unit Pabelan Raih Honda Mobilio dari Undian Simpedes

BRI Kantor Cabang (KC) Solo Kartasura kembali menggelar Panen Hadiah Simpedes Periode I Tahun 2021 atau program 1 Maret 2021 sampai 31 Agustus 2021.

Belum Gajian? Yuk, Simak Enam Promo Tanggal Tua dari ShopeePay!

ShopeePay bulan ini kembali menghadirkan promo tanggal tua dalam kampanye ShopeePay Day yang berlangsung 22-24 September dan Shopee Mantul Sale pada 25-27 September.

BI Sebut Transaksi Uang Elektronik per Agustus 2021 Tembus Rp24,8 Triliun

Nilai transaksi uang elektronik mencatatkan peningkatan sebesar 43,66 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY) menjadi Rp24,8 triliun.

3 Tips Memilih Obat Batuk Pilek untuk Dewasa

Mulai dari flu ringan hingga gangguan kesehatan berat seperti bronkitis atau bahkan Covid-19 ditandai dengan batuk sebagai salah satu gejalanya.

Pemkot Jogja Maksimalkan Penjualan Bibit Tanaman secara Online

Pemkot Jogja melalui Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja membuat Layanan Belanja Online dan Digitalisasi Katalog atau Labelin Dika.

Junjung Tinggi Kesetaraan Gender, Prodia Raih Predikat Gold pada SDGs Awards 2021

Prodia meraih predikat Gold dalam kategori Partisipasi dan Kesempatan bagi Perempuan untuk Memimpin Perusahaan pada ajang Indonesia Sustainable Development Goals (SDGs) Awards 2021.

Punya Plafon Hingga Rp500 Juta, Ini Syarat dan Cara Pengajuan KUR Bank Jateng

Bank Jateng menyalurkan KUR untuk pelaku usaha mikro dan kecil dengan plafon maksimal Rp500 Juta.

Pemprov dan Bank Jateng Gelar UKM Virtual Expo 2021

Pemprov Jateng bersama Bank Jateng sebagai sponsor utama menggelar UKM Virtual Expo (UVO) 2021 18-21 September 2021 di Co Working Space Bank Jateng.

Naik Lagi? Cek Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Rabu 22 September 2021

Harga emas batangan 24 karat cetakan Antam dan UBS yang dijual di Pegadaian pada hari ini, Rabu (22/9/2021) terpantau naik dibandingkan dengan harga kemarin.

PPKM Diperpanjang Lagi, Simak Syarat Pelaku Perjalanan di Dalam Negeri

Untuk kedatangan dari Luar Jawa Bali/ Keberangkatan dari Jawa Bali ke Luar Jawa Bali membutuhkan syarat adanya kartu vaksin minimum dosis 1.

Sosok Irene Nikkein, Perempuan Indonesia Jadi Direktur Rolls-Royce Asia-Pasifik

Produsen mobil mewah Rolls-Royce Motor Car mengumumkan telah menunjuk Irene Nikkein sebagai Direktur Regional Rolls-Royce untuk wilayah Asia-Pasifik,

Pemerintah Izinkan Anak 12 Tahun Masuk Mal, Ini Pesan Ganjar kepada Orang Tua

Pemerintah melakukan penyesuaian aktivitas masyarakat dalam PPKM terbaru mulai 21 September-4 Oktober 2021.

BI Solo Salurkan Bantuan 2.000 Sembako dan Vitamin

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo kembali memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Ingin Sukses Investasi Saham? Ini Pesan Investor Ulung Lo Kheng Hong

Investor kawakan Indonesia Lo Kheng Hong menceritakan tips dan strategi yang dilakukan perihal investasi saham.