Tutup Iklan

Bea Cukai Jateng-DIY Sita Lagi 158.120 Batang Rokok Ilegal

Tim Pengawasan dan Penyidikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Tengah dan DIY bersama Tim Inteldak Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Kudus, Senin (23/7/2018), kembali menyita 158.120 batang rokok ilegal.

Bea Cukai Jateng-DIY Sita Lagi 158.120 Batang Rokok Ilegal

SOLOPOS.COM - Ilustrasi rokok ilegal tanpa kemasan. (Antara)

<p><strong>Solopos.com, KUDUS &mdash;</strong> Tim Pengawasan dan Penyidikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Tengah dan DIY bersama Tim Inteldak Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Kudus, Senin (23/7/2018), kembali menyita 158.120 batang rokok ilegal.</p><p>Kepala KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus Iman Prayitno di Kudus, Kamis (26/7/2018), menyatakan penyitaan ratusan ribu batang rokok ilegal tersebut merupakan hasil penindakan aparat di Jepara. Pengungkapan rokok ilegal itu, kata dia, berawal dari informasi tentang adanya pengiriman barang kena cukai (BKC) berupa rokok yang diduga ilegal menggunakan sebuah mobil pikap warna putih dari wilayah Surabaya.</p><p>Tim gabungan selanjutnya melakukan pemantauan di sekitar Jl. Raya Kudus-Jepara wilayah Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jateng. Setelah tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap mobil pikap yang diduga mengangkut BKC, Senin sekitar pukul 21.15 WIB, ditemukan 10 koli rokok jenis SKM yang diduga ilegal.</p><p>Untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut, lanjutnya, ke-10 koli rokok SKM diduga ilegal yang dianggap sebagai barang bukti kasus, bersama seorang sopir berinisial AF, 23, diamankan ke KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus. Nilai 158.120 batang rokok ilegal tersebut dikasir mencapai Rp113,05 juta, sedangkan potensi kerugian negara yang behasil diselamatkan Rp58,50 juta.</p><p>KPPBC Kudus sepanjang Januari-Mei 2018 mengklaim mengungkap 38 kasus pelanggaran pita cukai rokok di beberapa daerah di wilayah eks Keresidenan Pati. Dari puluhan kasus pelanggaran cukai tersebut, total barang yang disita mencapai 11,46 juta batang rokok.</p><p>Adapun nilai dari barang yang disita tersebut sebesar Rp8,53 miliar, sedangkan potensi kerugian negaranya ditaksir sebesar Rp4,06 miliar. Dari puluhan kasus yang terungkap, paling banyak ditemukan dari Kabupaten Jepara dan Kudus.</p><p><em><strong><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</strong></em></p>

Berita Terkait

Berita Terkini

Benarkan Bensin Subsidi Penyebab Rusaknya Injektor Motor?

Salah satu komponen penting dalam mesin sepeda motor berteknologi injeksi adalah injektor, benarkan bensin bersubsidi penyebab kerusakannya?

Pasien Covid-19 Mulai Penuh, Tempat Isolasi RSUP Kariadi Ditambah

RSUP dr. Kariadi Semarang akan menambah kapasitas tempat tidur isolasi bagi pasien Covid-19 mengingat mulai penuhnya tempat tidur.

Lowongan Nakes CT Corp Janjikan Gaji Rp50 Juta

CT Corp, konglomerasi bisnis milik Chairul Tanjung, membuka lowongan kerja tenaga kesehatan dengan gaji Rp50 juta untuk lima hari sepekan.

Jakarta Tak Lockdown Karena Kas Defisit

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memilih opsi pemberlakuan kembali PSBB atau bahkan lockdown karena defisit kas daerah.

Pemprov Jateng Minta RS Tak Panik Kelangkaan Oksigen

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 di Jaateng tak panik keterbatasan stok oksigen.

Keluarga Positif Corona, Zaskia Adya Mecca Paparkan Akibat Covid-19

Keluarga Zaskia Adya Mecca terinfeksi virus corona sejak sepekan lalu dan menjalankan isolasi mandiri di Yogyakarta.

Talang Atap Pasar Gede Solo Bocor Banjiri Barang Dagangan, Sudah 5 Bulan Belum Diperbaiki

Talang dan atap Pasar Gede Solo bocor sehingga air kerap membanjiri barang dagangan di salah satu kios setiap kali turun hujan deras.

Semifinal & Final Euro 2020 Tetap di Wembley, Begini Skenarionya…

UEFA akhirnya menetapkan skenario kapasitas penonton yang diizinkan menyaksikan langsung semifinal dan final Euro 2020 di Stadion Wembley.

Perhatikan, Ini Beda Gejala Covid-19, Pilek, Flu, & Alergi!

Gejala Covid-19, pilek, flu, dan alergi cenderung hampir mirip namun masih ada beberapa perbedaan gejala yang bisa dijadikan perhatian.

Dokter Lo Dirawat Di ICU RS Kasih Ibu Solo, Sakit Apa?

Dokter Lo yang terkenal karena kegigihan dan kedermawanannya menolong pasien saat ini tengah dirawat di ruang ICU RS Kasih Ibu Solo.

Aturan Jam Buka Pusat Perbelanjaan Solo Bakal Direvisi, Pukul 8 Malam Harus Tutup

Aturan terkait jam buka pusat perbelanjaan Kota Solo bakal direvisi untuk menyesuaikan dengan instruksi terbaru Menteri Dalam Negeri.

Pascaperusakan Makam Mojo, Mobil Dinas Wali Kota Solo Gibran Diinapkan di Lapangan Kenteng

Mobil dinas Wali Kota Solo Gibran diinapkan di Lapangan Kenteng yang berjarak beberapa meter dari rumah belajar pelaku perusakan makam Mojo.