Baznas Karanganyar Distribusikan 23 Ton Beras dan 5.000 Paket Sembako
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memberangkatkan truk berisi beras dan paket sembako pada Senin (18/5/2020). Baznas mengumpulkan zakat tersebut dari ASN dan masyarakat Karanganyar. (Sri Sumi Handayani/Solopos)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Baznas Kabupaten Karanganyar mendistribusikan 23 ton beras dan 5.000 paket sembako kepada masyarakat yang berhak dan terdampak Covid-19 di Kabupaten Karanganyar.

Data yang dihimpun Solopos.com, Baznas Kabupaten Karanganyar menghimpun 23 ton beras dari 7.244 orang muzaki atau orang yang wajib membayar zakat. Zakat dibagikan kepada sejumlah pihak yang memohon bantuan.

Bupati Karanganyar: Salat Id Berjemaah Boleh, Tapi Hindari Halalbihalal

Beberapa di antara 5.179 orang mustahik atau orang yang berhak, 42 masjid, 11 sekolah atau taman pendidikan Alquran (TPA), empat panti, empat pesantren, 29 lembaga masyarakat, dan dua penyandang disabilitas.

Selain zakat fitrah, Baznas juga mendistribusikan 5.000 paket sembako senilai Rp200.000 per paket. Isi paket beras, gula, teh, minyak goreng, kecap, sabun mandi, dan sabun cuci. Tahap pertama didistribusikan 3.700 paket sembako.

Ketua Baznas Kabupaten Karanganyar, Sugiyarso, menyampaikan zakat fitrah diperoleh dari aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat umum di Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar: Salat Id Berjemaah Boleh, Tapi Hindari Halalbihalal

"Zakat fitrah didistribusikan kepada 13 kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Kecuali empat kecamatan, yakni Tawangmangu, Jumapolo, Ngargoyoso, dan Jatipuro. Mereka tidak mengajukan karena bisa mencukupi dari hasil yang dihimpun masing-masing kecamatan," kata Sugiyarso saat memberikan sambutan sebelum mendistribusikan zakat dan paket sembako, Senin (19/5/2020).

Kesadaran Bayar Zakat

Sugiyarso menyampaikan paket sembako akan diberikan kepada guru TPA, marbot masjid, dan warga miskin yang menjadi binaan Baznas dan masyarakat umum. Dia mengapresiasi semangat dan kesadaran ASN di Kabupaten Karanganyar membayar zakat fitrah.

40 Keluarga di Bantaran Bengawan Solo Karanganyar Butuh Bantuan Sembako

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, juga menyampaikan hal senada. Dia memuji kesadaran ASN dan masyarakat Karanganyar membayar zakat fitrah ditengah kondisi wabah saat ini.

"Bersyukur. Terima kasih kepada muzaki yang ikut membayar zakat fitrah dan mal di situasi pandemi. Lebih cepat dikumpulkan dan didistribusikan agar daya beli tetap terjaga. Semoga distribusi lancar, berkah. Yang membayar zakat diberikan rejeki melimpah. Suasana seperti ini sekecil apapun nilainya berarti. Luar biasa di saat susah masih berbagi. Hasil pengumpulan di Karanganyar baik. Kesadaran sedekah dan zakat luar biasa. Sedekah dan zakat sebagai tolak bala," ujar Bupati saat berbincang dengan wartawan seusai memberangkatkan truk berisi beras dan paket sembako, Senin.

3 Pasien Positif Corona Klaster Gowa Dari Tasikmadu dan Colomadu Karanganyar Sembuh

Dia berharap zakat menjadi panggilan dan budaya warga Karanganyar. Dia mendorong masyarakat Karanganyar terus berbagi di tengah pandemi.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom