Baznas Banjarnegara Kembali Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Rp773 Juta

Pada penyaluran dana kali ini untuk bantuan fakir miskin, menyasar 58 desa yang masuk kategori tertinggal. Per desa dipilih 10 orang sehingga total 580 orang.

 Baznas Kabupaten Banjarnegara kembali menyerahkan paket bantuan untuk masyarakat. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Baznas Kabupaten Banjarnegara kembali menyerahkan paket bantuan untuk masyarakat. (Istimewa)

Solopos.com, BANJARNEGARA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjarnegara kembali menyerahkan paket bantuan untuk masyarakat.

Bertempat di Sasana Abdi Praja, Rabu (22/9/2021), telah disalurkan dana dari Baznas untuk penerima manfaat meliputi 580 orang fakir, 177 anak yatim, piatu, maupun yatim piatu, dan 158 orang penyandang disabilitas.

Seremoni penyerahan dana Baznas dilakukan oleh Asisten Sekda Bidang Pembangunan dan Kesra, Singgih Haryono, bersama Ketua Baznas Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo dan pengurus yang diterima oleh 5 orang perwakilan penerima.

Ketua Baznas Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo mengatakan dana Baznas muaranya untuk membantu masyarakat mengurangi angka kemiskinan, meningkatkan ekonomi rakyat, pendidikan, dan kesehatan.

Baca Juga: Keren! Banjarnegara Punya Sidara, Layanan Penyedia Data Potensi Desa

“Dana Baznas berasal dari beberapa sektor, yakni ASN, anggota DPRD dan perorangan. Baznas menghimpun, mengelola dan menyalurkan dana zakat tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan, pengajurannya dari desa dan relawan di lapangan,” kata Sutedjo.

Sutedjo memerinci pada penyaluran dana kali ini untuk bantuan fakir miskin menyasar 58 desa yang masuk kategori tertinggal. Per desa dipilih 10 orang sehingga total 580 orang.

“Masing-masing warga mendapatkan Rp1,2 juta sehingga total Rp696 juta untuk periode Juli sampai dengan Desember, dengan asumsi per bulan Rp200.000,” terang Sutedjo.

Kemudian untuk 177 anak yatim, piatu, maupun yatim piatu, Baznas provinsi membantu 100 anak berupa alat tulis berikut tasnya, sedangkan 77 anak berupa alat tulis berikut tasnya juga uang tunai Rp110.000 per anak untuk 177 anak dibantu dari Baznas kabupaten, dengan total dana Rp44,25 juta.

Baca Juga: Pantau Harga Komoditas, Disperindagkop UKM Banjarnegara Luncurkan Sipinter-APIK

Adapun 158 orang penyandang disabilitas, per orang mendapat bantuan Rp250.000, sehingga total Rp39,5 juta.

“Jadi total keseluruhan dana yang disalurkan hari ini adalah sebesar Rp773 juta, dan bagi penerima tidak ada pajak maupun potongan apa pun,” tandas Sutedjo.

Menurut Kadi SE, Kades Gununggiana Kecamatan Madukara, yang mendampingi warganya menerima bantuan kali ini, merasa sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Baznas Banjarnegara.

“Baznas Banjarnegara telah menunjukkan aksi dan kepedulian yang tinggi. Kemarin waktu Covid juga telah menjalankan amanat dari Presiden, Gubernur maupun dari Bupati membantu masyarakat yang terkena maupun terdampak Covid-19. Semoga selalu membawa kemaslahatan umat,” katanya.

Prestasi Baznas Banjarnegara sangat bagus. Antara lain peringkat 1 di Jawa Tengah dalam pendayagunaan zakat dan urutan kelima pemanfaatan dana Baznas setelah Karanganyar, Cilacap, Banyumas, Tegal, dan Pemalang. Acara tersebut dihadiri 150 orang dengan mematuhi protokol kesehatan.


Berita Terkait

Berita Terkini

Beredar Video Tol Batang-Semarang Akan Ditutup Total, Ini Faktanya

PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) memberikan klarifikasi terkait beredar video yang menyebutkan Tol Batang-Semarang akan ditutup pada 25 Oktober hingga 4 November.

Ratusan Ribu Batang Rokok Disita Bea Cukai Kudus

Sebanyak 358.560 batang rokok ilegal disita Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah.

Tak Kuat Tanjakan, Truk Kontainer Sebabkan Kecelakaan di Tol Semarang

Kecelakaan melibatkan truk kontainer dengan empat mobil terjadi di Tol Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Petani Di Grobogan Tewas Tersetrum Jebakan Tikus di Sawah

Warijo, 56, warga Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Grobogan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik jebakan tikus di sawahnya.

109 Objek Wisata Banyumas Buka Lagi, Pemerintah Wajibkan Ini

Sebanyak 109 objek wisata di Kabupaten Banyumas mulai buka kembali di tengah PPKM level dua, tetapi wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi.

Mantap! Seniman Soloraya Dominasi Bhayangkara Mural Festival

Polda Jateng menggelar Bhayangkara Mural Festival 2021, di mana urutan 11 terbaik didominasi seniman dari wilayah Soloraya.

Tak Hanya di Salatiga, Gempa Juga Guncang Semarang & Temanggung

Gempa bumi di daratan atau gempa darat tidak hanya terjadi di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), tapi juga di wilayah Kabupaten Semarang dan Temanggung.

Waduh! Solar Kian Langka, Nelayan di Rembang Enggan Melaut

Nelayan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng) harus menghentikan aktivitas melaut menyusul solar langka.

Menikmati Night View Purwokerto dari Puncak Agaran, Syahdu...

Bukit Agaran ini berada di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanten, atau sekitar 15 km dari Purwokerto menuju arah utara.

Jangan Panik! Rentetan Gempa Salatiga Tak Berpengaruh ke Merapi

BPPTKG menyebutkan rentetan 15 kali gempa bumi yang terjadi di Salatiga dan Ambarawa tak berpengaruh pada aktivitas Gunung Merapi.

Rentetan 15 Kali Gempa Terjadi di Salatiga & Ambarawa, Ini Kata BMKG

Sejak Sabtu (23/10/2021) dini hari hingga siang pukul 14.00 WIB, rentetan 15 kali gempa bumi terjadi di wilayah Kota Salatiga dan Ambarawa.

Salatiga & Ambarawa Diguncang Gempa, Netizen: Setiap 15 Menit Gempa

Rentetan gempa bumi yang terjadi di Salatiga, Ambarawa, dan sekitarnya membuat warganet panik.

Salatiga-Ambarawa Diguncang Gempa, BMKG: Dangkal, Warga Tak Perlu Panik

BKMG menyebut gempa yang terjadi di Kota Salatiga dan Ambarawa merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal Merapi-Merbabu.

Istimewanya Lentog Tanjung, Perpaduan Opor dan Semur yang Nikmat

Lentog tanjung merupakan hidangan lontong dicampur dengan sayur lodeh tahu dan gori atau nangka muda.

2 Gempa Susulan Kembali Goyang Ambarawa

Gempa susulan pada 09.34 WIB berkekuatan Magnitudo 3.0 dan gempa kedua pada pukul 09.51 WIB berkekuatan Magnitudo 3.3.

Dipicu Sesar Aktif, Inilah Rentetan 8 Kali Gempa Salatiga-Ambarawa

Dampak gempa berupa guncangan dirasakan di Ambarawa, Salatiga, Banyubiru, dan Bawen dalam skala intensitas II MMI dimana benda-benda ringan yang digantung bergoyang.