Bayi Meninggal Gegara Diajak Nonton Persebaya Motoran dari Tegal

Seorang bayi malang berusia enam bulan meninggal dunia setelah dibawa kedua orang tuanya menonton pertandingan bola dari Tegal, Jawa Tengah, ke Surabaya, Jawa Timur.

 Ilustrasi bayi (freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi bayi (freepik)

Solopos.com, TEGAL — Seorang bayi malang berusia enam bulan meninggal dunia setelah dibawa kedua orang tuanya menonton pertandingan Persebaya dari Tegal, Jawa Tengah, ke Surabaya, Jawa Timur.

Pasangan FJ, 38, dan RA, 37, itu berangkat dari Tegal ke Surabaya mengendarai sepeda motor.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Mereka berangkat pada sore hari, tepatnya sehari sebelum pertadingan klub idola digelar.

Kisah kematian bayi akibat diajak menonton sepak bola itu viral setelah dibagikan di akun media sosial FJ yang kini telah dihapus.

Peristiwa ini bermula saat FJ dan RA berangkat dari Tegal ke Surabaya untuk mendukung tim Persebaya.

Baca juga : Hasil Pertandingan, Klasemen, dan Jadwal Liga 1 2022/2003

Mereka pun berangkat membawa serta sang bayi yang baru berusia enam bulan menggunakan sepeda motor. Sebab jika menggunakan mobil, maka pengeluaran akan lebih besar.

Rombongan ini tiba di Surabaya pada Minggu (31/7/2022) dan langsung menuju ke penginapan. Sesampainya di Surabaya, kondisi sang bayi masih sehat dan sempat menyusu kepada ibunya.

Namun, tiba-tiba si bayi sakit batuk berdahak dan tidak mau menyusu lagi. Dia terus-menerus menangis dan kemudian dibawa ke rumah sakit.

Baca juga : Bikin Ngiler! Jadah Mbah Rubi Boyolali Bertabur Keju dan Cokelat

Bayi malang itu kemudian dibawa ke RS Marinir di Gunungsari hingga akhirnya dirujuk ke RSAL Surabaya.

Nahas, setelah mendapat perawatan, bayi malang itu meninggal dunia.

“Berkat ketololan yg terbungkus ego dan kesombongan saya. Yg nekat mengajak anak sy yg berusia 6bln untuk away dari Tegal ke Surabaya demi melihat @persebayaupdate bertanding home perdana. Semoga cukup sy saja yg tolol,” tulis FJ di akun media sosialnya yang kini sudah dihapus, pada 3 Agustus 2022.

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul: Miris, Bayi 6 Bulan Meninggal Dunia karena Diajak Nonton Persebaya vs Persita

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Prakiraan Cuaca Madiun Jumat: Cerah Berawan dari Pagi sampai Malam Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Jumat 7 Oktober 2022.

      Truk Tangki Berisi Puluhan Ribu Liter BBM Subsidi Terguling di Blitar

      Truk tangki yang berisi bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina terguling dan melintang di jalan Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

      Berkabung Tragedi Kanjuruhan, Pesta Rakyat Hari Jadi Ke-77 Jatim Dibatalkan

      Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membatalkan acara pesta rakyat yang menghadirkan penyanyi cilik Farel Prayoga karena masih dalam masa berjabung tragedi Kanjuruhan.

      Wali Kota Madiun Batasi Penonton Konser Dewa 19 di Stadion Wilis

      Wali Kota Madiun memutuskan untuk mengurangi jumlah penonton konser Dewa 19 di Stadion Wilis pada 16 Oktober mendatang.

      Perbaiki Gizi Anak Stunting, Pemkot Madiun Beri Voucer Belanja Rp300.000/Pekan

      Pemkot Madiun memberikan voucer belanja Rp300.000 per pekan kepada ibu-ibu yang memiliki anak stunting.

      PSHT Kini Punya TerateCash, Aplikasi yang Memiliki Beragam Fitur Menarik

      Persaudaraan Setia Hati Terate atau PSHT kini memiliki apalikasi yang bertujuan untuk mempererat tali silaruhami bernama TerateCash.

      Dipicu Banjir, Tembakau di Tulungagung Dipanen Dini

      Koordinator Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dinas Pertanian Tulungagung, Gatot Rahayu mengatakan sekitar 1.226 hektare tanaman tembakau yang tersebar di empat kecamatan Kabupaten Tulungagung terendam banjir imbas anomali cuaca dalam sepekan terakhir. 

      Sedulur Tunggal Kecer, Cikal Persaudaraan Setia Hati PSHT dan PSHW

      Sebelum bernama Setia Hati, pendiri aliran pencak silat Setia Hati, Ki Ngabehi Surodiwiryo menamai perkumpulannya sebagai Sedulur Tunggal Kecer.

      Prakiraan Cuaca Madiun Hari Ini: Cerah Pagi & Hujan dari Siang-Malam Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Kamis 6 Oktober 2022.

      Polri Analisa Rekaman CCTV di Pintu 9-14 Stadion Kanjuruhan

      Tim Investigasi Polri memeriksa dan menganalisa enam pintu di Stadion Kanjuruhan yang terdapat banyak korban berjatuhan.

      Tim Investigas Polri Periksa 31 Polisi Terkait Pelanggaran Etik di Kanjuruhan

      Tim Investigasi Polri kini tengah memeriksa 31 anggota polisi terkait pelanggaran kode etik saat pengamanan di Stadion Kanjuruhan Malang.

      Jadi Perguruan Silat Besar di Indonesia, Ini Perbedaan PSH Terate & PSH Winongo

      Berikut ini beberapa poin perbedaan antara PSH Terate dan PSH Winongo yang belum banyak orang tahu.

      Seorang Wanita Meninggal Tertabrak KA Singasari di Madiun, Begini Kronologinya

      Seorang wanita meninggal dunia setelah ditabrak Kereta Api Singasari di jalur kereta di Kelurahan Kelun.

      Ingin Tahu Akar Masalah Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi Datangi Para Korban

      Presiden Joko Widodo ingin mengetahui akar masalah tragedi Kanjuruhan Malang yang terjadi 1 Oktober 2022.

      Tragedi Kanjuruhan, Ratusan Mahasiswa Surabaya Tuntut Kapolda Jatim Dicopot

      Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya menuntut Kapolda Jawa Timur supaya dicopot terkait tragedi kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan Malang.

      Solopos Hari Ini: Tumbal Kesalahan Fatal

      Tudingan kesalahan lebih banyak diarahkan kepada Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC dan polisi yang berada di stadion saat terjadinya kericuhan.