Tutup Iklan

Bayi Laki-Laki Baru Lahir di Sukoharjo Positif Covid-19

Seorang bayi laki-laki yang baru lahir di Sukoharjo terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga menambah jumlah bayi positif corona jadi tiga.

Bayi Laki-Laki Baru Lahir di Sukoharjo Positif Covid-19

SOLOPOS.COM - Ilustrasi ibu dan bayi positif Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, SUKOHARJO — Seorang bayi yang baru saja lahir di Sukoharjo terkonfirmasi positif Covid-19. Dengan demikian total ada tiga bayi yang terpapar virus corona dalam sepekan terakhir.

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo mencatat ada dua bayi terkonfirmasi positif Covid-19 pada Senin (20/7/2020). Hal ini diungkapkan Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Jumat (24/7/2020).

Yunia menyebut bayi berjenis kelamin laki-laki itu baru saja lahir beberapa hari lalu. Bayi tersebut mengalami demam dan sesak napas. “Bayi positif corona diduga tertular virus dari ibunya. Saat ini, bayi itu dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19,” kata dia, Jumat.

Diincar PKS Jadi Cawali Pilkada Solo, Ini Jawaban Achmad Purnomo 

Sebelumnya, dua bayi juga dinyatakan positif Covid-19 di Sukoharjo. Keduanya yang diduga tertular dari ibu mereka. Saat menjalani swab test, ibu bayi tersebut dinyatakan positif corona.

Yunia meminta para ibu hamil agar memeriksakan kondisi janin secara berkala. “Pemeriksaan kondisi kesehatan ibu hamil menerapkan protokol kesehatan. Dengan begitu bisa diketahui kondisi kesehatan janin dalam kandungan,” ujar dia.

Tenaga Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo tersebut menyampaikan ada penambahan sembilan pasien positif baru per 23 Juli. Tujuh pasien positif baru merupakan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di rumah sakit di Sukoharjo dan Solo.

2 Warga Solo Suspek Corona Meninggal, Hasil Swab Ternyata Positif

Sementara satu pasien positif baru lainnya memiliki penyakit penyerta atau komorbid. Sebagian besar nakes yang terkonfirmasi positif menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

“Sebenarnya ada 10 pasien positif baru yang ditemukan gugus tugas. Namun, satu pasien positif baru berdomisili di Semarang sehingga jumlah penambahan pasien positif di Sukoharjo hanya sembilan orang,” papar dia.

Yunia mengungkapkan jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 di Sukoharjo sebanyak 205 orang, termasuk tiga bayi. Sembilan pasien positif baru pada Kamis berasal dari wilayah Kecamatan Mojolaban, Kartasura, Polokarto, Bulu dan Baki.

Cucu PB XII Temui PKS, Mau Melawan Gibran di Pilkada Solo?

Sementara jumlah pasien sembuh bertambah enam orang dari 86 orang menjadi 92 orang. Saat ini, gugus tugas memasifkan tracing atau pelacakan terhadap kontak erat lini pertama pasien positif.

“Tren persebaran pandemi Covid-19 belum melandai. Masyarakat wajib menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Selamat, Warga Gemolong Sragen Dapat Grandprize Mobil dari BRI

Nasabah BRI Unit Gemolong II, Sragen, Wahyuningsih, mendapat hadiah mobil Suzuki All New Ertiga dalam Panen Hadiah Simpedes Semester II 2020.

Cegah Covid-19, Yuk Bikin Hand Sanitizer dari Ekstrak Daun Mangga

Tim pengabdian Riset Grup Plasma Science and Technology FMIPA UNS menggelar pelatihan pembuatan hand sanitizer berbahan alami cegah Covid-19.

1 Lagi Pasien Covid-19 Dari Klaster Masjid Paulan Karanganyar Meninggal

Jumlah kasus positif Covid-19 yang meninggal dari klaster masjid di Paulan, Colomadu, Karanganyar, bertambah satu orang.

Kasus Covid-19 Melonjak, PLN Jaga Keandalan Listrik Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan

PLN berupaya memastikan keandalan pasokan listrik, khususnya untuk tempat-tempat vital penanganan pasien Covid-19.

37 Adegan Ungkap Fakta-Fakta Pembunuhan Wanita di Waduk Kembangan Sragen

Tersangka pembunuhan wanita di Waduk Kembangan, Karangmalang, Sragen, memeragakan 37 adegan pada rekonstruksi yang digelar Polres.

Rumah Sakit Kritis di Tengah Kasus Aktif Tertinggi

Sejumlah rumah sakit di Klaten akan menambah tempat tidur menyusul kondisinya yang mulai kritis, Kasus aktif Covid saat ini menjadi yang tertinggi sejak pandemi.

Varian Delta Disebut Lebih Cepat Menular, Ini Penjelasannya

Varian delta disebut menimbulkan gejala sakit kepala, tenggorokan dan pilek hingga flu berat.

Pengusaha Wonogiri Siap Berkolaborasi Atasi Kemiskinan

Para pengusaha di Kabupaten Wonogiri siap berkolaborasi mengatasi kemiskinan sesuai bidang usaha masing-masing.

Bekas Lahan Perusahaan Serat Terbesar Wonogiri Kini Ditanami Palawija

Saat ini, sudah tidak ada lagi warga Desa Wonoharjo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, yang memproduksi serat. Padahal, dulu ada perusahaan serat terbesar di situ.

Pemkab Sukoharjo Buka 827 Lowongan CPNS dan PPPK 2021

Sebanyak 827 formasi CPNS dan PPPK akan dibuka Pemkab Sukoharjo dalam rekrutmen pegawai pada 2021.

Perlukah Memberikan Suplemen untuk Anak? Ini Penjelasannya

Tak sedikit orang tua merasa bimbang perlukah memberikan suplemen untuk anak demi pemenuhan nutrisi mereka.

Buah Kesemek Khas Selo Boyolali, Direndam 6 Hari Baru Bisa Dikonsumsi

Petani Selo Boyolali mulai memanen buah kesemek yang merupakan buah khas setempat. Buah tersebut oleh masyarakat setempat kerap disebut dengan kledung.