Ilustrasi Penculikan Bayi (yustisi.com)

Solopos.com, TRENGGALEK -- Siti Komariah bingung bukan kepala begitu mengetahui bayinya yang baru berusia 25 hari hilang, Rabu (4/12/2019). Padahal, baru beberapa menit sebelumnya, warga Dusun Buret, Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Trenggalek, itu menyusui bayinya.

Bayi laki-laki itu diduga diculik di rumahnya.

Seperti diceritakan oleh nenek si bayi, Sukarti, kejadian itu bermulai saat anak pasangan Aham Rozikin dan Siti itu menangis para Rabu sekitar pukul 03.00 WIB. Siti pun bangun untuk menyusui bayinya.

Saat Sukarti hendak salat subuh berjamaah di musala dekat rumah, sekitar pukul 04.00 WIB, ia masih melihat anaknya sedang menyusui si bayi. "Setelah disusui, bayi itu ditaruh di samping ibunya dan dikasih penutup bayi," ujar Sukarti, Rabu, seperti dilansir detik.com.

Setelah Sukarti pulang dari musala, ia melihat pintu dapurnya terbuka. Awalnya ia tidak curiga karena berpikir anak atau menantunya yang membuka. "Saya tidak curiga kalau yang hilang adalah bayi. Saya justru memeriksa makanan, jangan-jangan ada kucing masuk," lanjut wanita berkerudung tersebut.

Kehebohan mulai terjadi saat Siti Komariah bangun dan ke dapur. Ia menanyakan keberadaan bayinya yang tidak lagi ada di kamar bersamanya. Siti sempat mengira bayinya dibawa kakaknya, Jamal, jalan-jalan. Namun setelah dilakukan pengecekan ke rumah kakaknya, si bayi tidak ada.

"Saat anak saya Jamal bilang enggak bawa bayi, saya langsung teriak dan semua panik," imbuh Sukarti.

Kejadian itu akhirnya dilaporkan ke aparat kepolisian dan perangkat desa setempat.

Kapolres Trenggalek, AKBP Jean Calvijn, membenarkan kejadian penculikan tersebut. Pihaknya langsung membentuk tim dan menerjunkan anggotanya untuk melakukan proses penyelidikan. "Kami masih menyelidiki kasus ini," kata Calvijn.

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten