Bayangan Hitam Terekam CCTV di Wonogiri Bergerak Seperti Binatang

bayangan hitam itu seolah datang dari jalan lalu masuk rumah, saat akan masuk rumah bayangan hitam bergerak seperti seekor babi.

 Tangkapan layar video merekam bayangan hitam di Wonogiri. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Tangkapan layar video merekam bayangan hitam di Wonogiri. (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI — Bayangan hitam yang terekam kamera closed circuit television (CCTV) di rumah pengusaha properti di Bakalan RT 001/RW 002, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Kamis (23/9/2021) sore, bergerak cepat layaknya binatang.

Pemilik rumah,  Agus Setiyono, 41, menyebut bayangan hitam yang terekam kamera pengintai itu seperti babi ngepet. Dia mengatakan saat diberi tahu istrinya, Watik Nur Farida, 38, tentang kejadian aneh yang terekam kamera CCTV di rumahnya, awalnya tak percaya.

Namun, setelah melihat secara langsung dia baru percaya ternyata memang ada bayangan hitam yang terekam CCTV.

Baca juga: Bayangan Hitam Misterius Terekam CCTV di Wonogiri Datang dari Jalan, Masuk Rumah, Lalu Keluar

Menurut Agus, bayangan hitam itu seolah datang dari jalan lalu masuk rumah. Setelah itu bayangan hitam tak terlihat lagi. Saat akan masuk rumah bayangan hitam bergerak seperti seekor babi.

“Lima menit kemudian bayangan hitam muncul lagi keluar rumah dengan cara terbang,” ucap pemilik Sirkuit Motocross Dam Gajah, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, itu saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (25/9/2021).

Seperti Terbang

Sementara itu, berdasarkan video rekaman CCTV yang Solopos.com peroleh, bayangan hitam misterius muncul pada pukul 16.53.04 WIB menuju rumah. Gerakannya seperti binatang. Kemunculannya berlangsung selama empat detik.

Baca juga: Hujan Angin Terjang Girimarto Wonogiri, 1 Rumah Warga Rusak Parah

Bayangan hitam itu muncul lagi keluar rumah pada pukul 16.58.23 WIB. Kemunculannya hanya berlangsung satu detik. Gerakan bayangan tersebut seperti terbang dan lebih cepat ketimbang gerakan saat muncul kali pertama.

Sebagaimana diketahui mitos tentang babi ngepet sejak lama beredar di masyarakat. Dikuti dari wikipedia.org, Guru Besar Pendidikan Bahasa Jawa pada Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Suwardi Endraswara, dalam bukunya Dunia Hantu Orang Jawa memaparkan mitos setempat ini sebagai penjelmaan dari seseorang yang menggunakan ilmu hitam pesugihan dengan cara mengubah dirinya untuk sementara menjadi babi siluman sehingga dapat dengan mudah melakukan pencurian.

Sementara itu, Asian Folklore Studies terbitan Asian Folklore Institute memaparkan konsep perubahan manusia ke binatang ini serupa dengan konsep werewolf di Barat. Mitos menceritakan tindakan pesugihan ini dilakukan hanya pada malam hari tertentu dan oleh dua orang, biasanya sepasang suami istri dengan suami sebagai tuan yang akan menjadi babi dan istri sebagai pembantunya.

Baca juga: Bakal Tampil di Peparnas Papua, Atlet Panahan Wonogiri Ternyata Berlatih di Tegalan

Lebih lanjut, Agus menceritakan istrinya tiba-tiba saja ingin mengecek monitor CCTV lalu melihat bayangan masuk rumah. Karena penasaran, Watik tetap melihat monitor hingga beberapa menit. Kemudian dia melihat bayangan itu keluar rumah.

Tak Ada Uang Hilang

Selanjutnya, ungkap Agus, Watik memeriksa uang dan benda berharga lainnya di dalam rumah. Hal itu dilakukannya karena Watik berasumsi bahwa bayangan hitam tersebut babi ngepet, makhluk gaib yang menurut kepercayaan sebagian orang suka mengambil uang/harta orang.

Setelah diperiksa oleh Watik, tidak ada uang atau benda berharga milik keluarganya yang hilang.

“Keesokan harinya istri saya memberitahu saya. Saat itu saya sedang di luar rumah,” imbuh Agus.

Baca juga: 2 Pelajar Wonogiri Positif Covid-19 Sebelum Divaksin, Begini Tanggapan Bupati Jekek

Agus mengaku video itu hanya dibagikannya ke grup warga. Dia tak mengunggah video miliknya ke media sosial (medsos).

Menurut Agus, hingga Sabtu tidak ada warga yang merasa telah kehilangan uang/barang berharga. Namun warga memberi masukan agar Agus waspada dan berhati-hati. Ada juga yang menyarankan agar dia lebih rajin salat seraya berdoa semoga tak terjadi hal-hal tak diinginkan di kemudian hari.

“Tiga anak saya tidak saya kasih tahu soal ini. Mereka masih anak-anak. Saya khawatir mereka malah takut berlebihan, mengira di dalam rumah ada makhluk tak kasat mata,” ulas Agus.

Sebelum ada peristiwa itu Agus, istri, dan anaknya tak pernah mengalami kejadian aneh. Selain itu dia maupun anggota keluarganya tak ada yang merasakan pertanda apa pun. Dia berharap bayangan hitam itu bukan pertanda buruk.

Baca juga: Satpol PP Wonogiri Kurangi Patroli PPKM pada Malam Hari, Ini Alasannya


Berita Terkait

Berita Terkini

Mahasiswa Internasional UMS Jalani Vaksinasi di Edutorium UMS

Sembilan mahasiswa asing yang sedang menimpa ilmu di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalani vaksinasi yang dilakukan oleh Tim Vaksin UMS.

20 Rumah di Tanon Sragen Rusak Akibat Tersapu Angin Kencang

Sapuan angin kencang mengakibatkan 20 rumah di Desa Karangasem, Tanon, Sragen, rusak pada bagian atap, Kamis (21/10/2021) malam.

Sakit Menahun, Nenek-Nenek Asal Selogiri Wonogiri Gantung Diri

Diduga nenek asal Selogiri itu mengalami depresi karena sudah lama sakit asam urat sehingga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Bupati Sragen: Dana Abadi Pesantren Jadi Kado Terindah di Hari Santri

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengatakan pada Hari Santri 2021, para santri mendapat kado istimewa dari Presiden berupa Perpres No. 82/2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren yang di dalamnya ada dana abadi pesantren.

Akun Pemkot Solo Kembali Diretas, Gibran: Tak Perlu Ganti Akun!

Meski sudah beberapa kali diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab, Gibran menegaskan tidak akan membuat akun instagram baru.

Round Up: Kunci Sukses Bos Wong Solo, Sukoharjo Izinkan Hiburan Musik

Puspo Wardoyo membeberkan kunci sukses menjadi pengusaha.

Boulevard 10, Hunian Terbaru Andalan Tirtamaya Residence

Tirtamaya Residences mengeluarkan tipe Boulevard 10 sebagai line up hunian terbaru yang siap ditempati.

Gerombolan Kera Liar Masuki Permukiman Warga Kebakkramat Karanganyar

Gerombolan kera liar memasuki rumah-rumah warga Dukuh Manggal, Desa Banjarharjo, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, untuk mendapatkan makanan.

Jorok! 25 Ton Sampah Dibuang Sembarangan di Sukoharjo Tiap Hari

Sebanyak 25 ton sampah ditengarai dibuang sembarangan setiap harinya di wilayah Sukoharjo. DLH setempat memetakan ada 10-an tempat buang sampah liar.

Kasus Covid-19 Klaster PTM Solo Tersebar di 8 Sekolah, Ini Perinciannya

Temuan kasus konfirmasi positif Covid-19 di kalangan siswa dan guru yang menggelar PTM di Kota Solo tersebar di delapan sekolah SD dan SMP.

3 Fasyankes di Sukoharjo Ini Layani Vaksinasi Tanpa Syarat Domisili

Tiga fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Sukoharjo melayani vaksinasi warga tanpa memandang domilisi selama sepekan ke depan.

Warga Bantaran Mojolaban Sukoharjo Ternyata Banyak Yang Belum Vaksin

Warga bantaran Sungai Bengawan Solo wilayah Mojolaban, Sukoharjo, antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 digelar Komunitas Omah Sambung dan Kodim Sukoharjo.

Solar Langka di Soloraya, Pertamina Tegaskan Tak Ada Pengurangan Kuota

Pertamina menyatakan tidak ada pengurangan kuota BBM bersubsidi jenis solar yang belakangan ini banyak dikeluhkan langka di wilayah Soloraya.

Puluhan Sapi Ikut Promosi Festival Kuliner Solo, Ternyata Ini Alasannya

Panitia Festival Kuliner Internasional Solo melibatkan para peternak sapi tunggang dari Boyolali dan Karanganyar dalam promosi agenda tersebut, Kamis (21/10/2021).

Jika Kondisi Darurat, Wonogiri Aktifkan Lagi Tempat Isoter

Pengaktifan kembali tempat isoter di Gedung PGRI menyesuaikan kasus Covid-19.