Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antarlembaga Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Tengah Rofiuddin. (Antara-Wisnu Adhi)

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemeriksaan terhadap Gubernur Jateng Ganjar Pranowo terkait deklarasi dukungan sejumlah kepala daerah terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin semata-mata bertujuan mengumpulkan data, fakta, dan bukti untuk mencari kebenaran terkait dengan dugaan pelanggaran pemilu.

"Kami itu menggali data, mencari fakta, bukti dan kesaksian terkait dengan deklarasi atau rapat internal kepala daerah di Solo beberapa waktu lalu," kata Koordinator Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antarlembaga Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Tengah Rofiuddin di Kota Semarang, Jateng, Jumat (15/2/2019).

Jajaran bawaslu di kabupaten/kota telah meminta keterangan sejumlah bupati atau wakil bupati maupun wali kota atau wakil walu kota yang hadir pada deklarasi dukungan, meskipun ada beberapa kepala daerah yang masih dalam proses pemeriksaan. Ia mengungkapkan pemeriksaan sejumlah kepala daerah tersebut, berdasarkan laporan dari tim pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang harus ditindaklanjuti terkait dengan dugaan pelanggaran tahapan pemilu.

"Ini proses yang biasa dalam menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran dan yang menjadi dugaan pelanggaran itu, antara lain apakah ada fasilitas pemerintah pada acara tersebut, ada gak tindakan tertentu yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu," ujarnya.

Setelah rangkaian pemeriksaan selesai dilakukan dan semua data, fakta, serta bukti terkumpul, Bawaslu Jateng akan melakukan kajian dengan jajaran Penegakan Hukum Terpadu. "Kami juga akan lakukan verifikasi, mana fakta mana yang bukan, baru kemudian diputuskan terjadi dugaan pelanggaran pemilu atau tidak. Kalau memang ada ya tentu akan kami tindaklanjuti, tapi kalau tidak ya harus dihentikan proses pengusutannya," katanya.

Berdasarkan informasi dari Bawaslu Jateng, pemeriksaan terhadap Gubernur Ganjar Pranowo terkait dugaan pelanggaran pemilu pada acara deklarasi dukungan pasangan Capres Jokowi-Amin akan dilakukan pada Jumat ini. Sebelumnya pemeriksaan terhadap Gubernur Ganjar dijadwalkan pada Senin (18/2).

Gubernur Jateng Ganjar mengaku siap memenuhi panggilan pemeriksaan dari Bawaslu Jateng kapan saja. Ia bahkan menantang pemeriksaan itu dilakukan secepatnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten