Perekaman E-KTP (Solopos-Nicolous Irawan)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG &mdash;</strong> Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Tengah mencatat 196.840 warga provinsi itu belum memiliki KTP elektronik alias <em>e-KTP</em> sebagai syarat memberikan suara dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng dalam rangkaian pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018.</p><p>"Dari sekitar 485.000 calon pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT, 196.840 di antaranya belum memiliki <em>e-KTP</em>," ungkap Ketua Bawaslu Jateng Fajar Subhi A.K.A di Kota Semarang, Jateng, Selasa (29/5/2018).</p><p>Dari hasil pengawasan sekitar sebulan sebelum waktu pemungutan suara pada 27 Juni 2018, kata dia, jumlah terbanyak calon pemilih yang belum memiliki <em>e-KTP</em> berada di Kabupaten Tegal yang mencapai 30.538 orang. Bahkan di Kota Semarang, lanjut dia, tercatat masih ada sekitar 17.413 calon pemilih yang belum memiliki KTP elektronik.</p><p>Menurut dia, hal tersebut harus segera diselesaikan mengingat berkaitan dengan penyediaan surat suara. "Dikhawatirkan nanti terjadi pemilih tanpa surat suara di beberapa daerah," katannya.</p><p>Proses penyiapan logistik pemilu, kata dia, juga masih terus dalam pengawasan. Saat ini, kata dia, sudah memasuki proses pelipatan kertas suara.</p><p>Ia menjelaskan dalam pengawasan ditemui tenaga pelipat kertas suara yang belum sesuai prosedur dalam menyortirnya. "Petugas kami di lapangan sudah memberi rekomendasi ke KPU, misalnya agar lembar surat suara dibuka dan dicek seluruh fisiknya," katannya.</p><p>Jumlah surat suara pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 yang dicetak mencapai 27,79 juta lembar, termasuk tambahan 2,5% untuk mengantisipasi surat suara rusak.</p><p><em><strong><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</strong></em></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten