Bawang putih dijual di Pasar Besar Madiun, Sabtu (6/4/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN -- Harga bawang putih di Kota Madiun, Jawa Timur, terus naik. Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berencana meminta tambahan pasokan bawang putih ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna menghadapi momentum bulan Ramadan.

Sekretaris Daerah Kota Madiun Rusdiyanto mengatakan permintaan tambahan pasokan diajukan untuk menjaga stok bawang putih di Kota Madiun, mengingat wilayah setempat bukan sentra produksi, sedangkan kebutuhannya cenderung naik.

"Kebutuhan bawang putih kita sebanyak 4 ton. Kita mintakan bantuan pasokan empat kali lipatnya sebanyak 16 ton untuk mencukupi kebutuhan pasar," ujarnya saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun di ruang 13 Balai Kota Madiun, Rabu (24/4/2019).

Untuk diketahui, harga bawang putih di pasar tradisional Kota Madiun mendekati Ramadan mencapai Rp45.000 per kilogram. Harga tersebut naik bertahap dari harga normal di kisaran Rp15.000 hingga Rp20.000 per kilogram. Sedangkan harga bawang merah mencapai Rp40.000 per kilogram dari biasanya Rp18.000 per kilogram.

Lebih lanjut, Rusdiyanto menambahkan di Bulan Puasa kebutuhan akan barang pokok malah naik terutama beras, minyak goreng, telur, tepung, daging, sayuran, dan bumbu-bumbuan. Salah satu faktor yang memengaruhi kenaikan adalah kurangnya pasokan di pasaran.

Adapun permintaan bantuan stok ke Pemprov Jatim tersebut merupakan salah satu strategi untuk menjaga pasokan komoditas bawang putih di pasaran.

Menurut Rusdiyanto, dengan stok melimpah di pasaran, diharapkan harga bawang putih akan turun, sehingga laju inflasi daerah dapat ditekan.

Selain menambah pasokan, selama Ramadan nanti TPID Kota Madiun juga akan rutin menggelar operasi pasar. Tujuannya, mengantisipasi penimbunan barang dan mengantisipasi lonjakan permintaan pasar.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten