Batik Air Berhenti Terbang, Ini Penerbangan Tersisa di Bandara Adi Soemarmo Solo
Petugas membersihkan fasilitas dan sarana pendukung dengan cairan disinfektan di Bandara Adi Soemarmo, Jumat (13/3/2020). Ini sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran virus Covid-19. (Farida Trisnaningtyas/Solopos)

Solopos.com, SOLO -- Penghentian sementara operasional penerbangan Batik Air mulai 5 Juni praktis mengurangi jumlah maskapai yang beroperasi di Bandara Adi Soemarmo Solo.

Humas Bandara Adi Soemarmo Solo, Danardewi, membenarkan maskapai member of Lion Air Group itu berhenti beroperasi mulai 5 Juni 2020. Kini tinggal tiga maskapai yang terbang di Bandara Adi Soemarmo, yakni Garuda Indonesia, Citilink, dan Nam Air.

“Informasi yang kami terima Lion Group tidak ada penerbangan rute dari dan ke Solo mulai 5 Juni 2020. Berlaku sampai waktu yang akan diberitahukan kembali karena alasan operasional,” jelasnya, Rabu (3/6/2020).

Gara-Gara Corona, 10 Mahasiswa Universitas Di Tiongkok Ini Harus Jalani Ujian Skripsi Dari Boyolali

Sebagaimana diberitakan, Batik Air merupakan satu-satunya member of Lion Air Group yang melayani penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Solo selama pandemi Covid-19.

Namun, Lion Air Group akhirnya memutuskan menghentikan sementara penerbangan Batik Air mulai 5 Juni 2020. Hal ini sesuai keputusan Lion Air Group untuk menghentikan sementara operasional penerbangan penumpang berjadwal domestik dan internasional.

Keputusan Lion Air Group ini berdasarkan evaluasi setiap pelaksanaan operasional penerbangan sebelumnya. Dalam hal ini banyak calon penumpang yang tidak dapat melaksanakan perjalanan udara disebabkan sulitnya persyaratan.

Anggaran Pilkada Solo 2020 Membengkak Rp10,1 Miliar, Rudy: Pemkot Sudah Tak Punya Uang!

Station Manager Lion Air Bandara Adi Soemarmo Solo, Aditya Yudha, mengatakan Lion Group langsung melayani penerbangan di Bandara Adi Soemarmo begitu dibuka pada Kamis (7/5/2020).

Refund Pembelian Tiket

Meskipun demikian, hanya Batik Air rute Jakarta (CGK)-Solo (SOC) PP yang beroperasi di Solo. Itu pun dengan jadwal tertentu dan tidak terbang setiap hari.

“Iya, operasional penerbangan penumpang kami berhenti sementara mulai 5 Juni hingga akhir bulan ini. Kami sudah beritahukan kepada calon penumpang yang telah memesan tiket. Refund kami arahkan berupa voucher,” ujarnya kepada Solopos.com, Rabu (3/6/2020).

Seorang Ibu Hamil di Solo Reaktif Rapid Test Corona, Harus Operasi Caesar

Aditya menjelaskan keputusan menghentikan penerbangan Batik Air di Bandara Adi Soemarmo Solo ini diambil manajemen pusat dengan berbagai pertimbangan.

Salah satunya banyaknya komplain dari calon penumpang yang gagal terbang lantaran tak bisa memenuhi dokumen persyaratan dan ketentuan terkait pencegahan Covid-19.

Selain itu, peraturan terkait penanganan Covid-19 di masing-masing daerah yang berbeda-beda membuat calon penumpang waswas untuk bepergian.

Polresta Solo Lanjutkan Rapid Test Covid-19, Bagaimana Hasilnya?

Menurutnya, sejak kembali terbang, load factor Batik Air di Bandara Adi Soemarmo Solo hanya 10%-30%. Ia menggarisbawahi adanya pembatasan membuat tidak semua tempat duduk dijual ke penumpang.

“Mudah-mudahan pemerintah memiliki pertimbangan lain sehingga memudahkan penumpang untuk bepergian,” imbuhnya.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan calon penumpang yang sudah membeli tiket dapat memproses pengembalian dana tanpa potongan (full refund).


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho