Tutup Iklan

Batal Coba Persis dan Persibat, PSIS Semarang Tak Ngotot di Kaltim

Batal Coba Persis dan Persibat, PSIS Semarang Tak Ngotot di Kaltim

SOLOPOS.COM - Tim PSIS Semarang kala berlatih di Lapangan Terang Bangsa, Kota Semarang, Jateng, Selasa (13/2/2018). (Instagram-@psisfcofficial)

PSIS Semarang yang ikut serta dalam Piala Gubernur Kaltim 2018 menjadikan ajang tersebut untuk menyeleksi pemain.

Solopos.com, SEMARANG – Dua laga uji coba yang dirancang PSIS Semarang dengan Persis Solo dan Persibat Batang tak jelas realisasinya, sebaliknya dipastikan PSIS akan mengikuti Piala Gubernur Kaltim 2018 yang akan dimulai Jumat (23/2/2018) mendatang. Namun, tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu dipastikan tak akan mengotot dalam kejuaraan tersebut.

CEO PSIS Semarang Alamsyah Satyanegara Sukawijaya mengatakan keputusan untuk mengikuti Piala Kaltim 2018 diambil lantaran menganggap tim-tim yang juga mengikutinya memiliki level yang sama atau bahkan lebih tinggi dibandingkan PSIS Semarang. "Kita memutuskan ikut untuk mengukur seberapa siap PSIS melawan tim dengan level yang sama atau bahkan yang levelnya diatas kita," ujar pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu seperti dikutip pada akun Instagram milik PSIS Semarang, Senin (19/2/2018).

Yoyok membeberkan kejuaraan tersebut hanya akan dimanfaatkan timnya untuk menyeleksi pemain. "PSIS tidak mematok target khusus di ajang ini. Tak hanya itu, penyelenggaraan ajang ini akan dimanfaatkan oleh manajemen untuk menyeleksi beberapa pemain, khususnya bagi pemain asing asal Asia yang hingga saat ini masih menjadi misteri bagi publik pecinta sepak bola Semarang", imbuh pria yang juga menjabat sebagai ketua Komisi E DPRD Jateng tersebut.

Sementara itu, pelatih PSIS Semarang Subangkit menganggap Piala Gubernur Kaltim 2018 sebagai angin segar lantaran dua laga uji coba yang telah direncanakan sebelumnya, yakni melawan Persis Solo dan Persibat Batang batal digelar. "Turnamen pramusim ini tentu saja menjadi angin segar bagi PSIS. Pasalnya, di dua laga uji coba yang telah dirancang sebelumnya, yaitu versus Persis Solo serta Persibat Batang sebelumnya, selalu gagal karena tidak dikeluarkannya surat izin keamanan dari pihak kepolisian setempat," ungkap Subangkit.

[Baca juga Laga Lawan Persis Jadi Penentu Nasib Bruno Silva di PSIS]

Di Piala Gubernur Kaltim 2018, tim yang bermarkas di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) itu berada di grup A bersama tiga kontestan lainnya, yaitu Mitra Kukar, Borneo FC, dan Arema FC. PSIS Semarang merupakan tim pengganti bagi Bali United yang memilih mundur dari kejuaraan tersebut karena ditinggal enam pemain pilarnya yang mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 dan lebih memilih fokus di ajang Piala AFC.

Berdasarkan jadwal yang telah dikeluarkan pihak panitia pelaksana, tim besutan Subangkit itu akan melakoni laga pertama pada Jumat (23/2/2018) mendatang melawan Arema FC. Setelah itu, PSIS Semarang akan menghadapi Mitra Kukar dua hari berselang dan bersua sang juara bertahan Piala Gubernur Kaltim 2017, Borneo FC, pada 27 Februari 2018. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Vaksin Ampuh, 90% Nakes di Kudus yang Terpapar Covid-19 Sembuh

90% Tenaga kesehatan (nakes) di Kudus yang sempat terpapar Covid-19 akibat menangani pasien berangsur pulih, mereka sebelumnya sudah menjalani vaksinasi.

Stripe Baru Bikin Tampilan Honda New CB150 Verza Makin Segar

Honda New CB150 Verza dapat sentuhan terkini oleh PT Astra Honda Motor (AHM) berupa stripe baru untuk menonjolkan kesan gagah.

Jadwal Euro 2020 Malam Ini, Inggris Vs Skotlandia Main Pukul 02.00 WIB

Inggris dan Skotlandia acapkali disebut punya rivalitas tertua di dunia, keduanya melakoni duel pertama pada 30 November 1872.

Underpass Makamhaji Sukoharjo Rawan Kecelakaan, Banyak Pengemudi Tak Melihat Beton Pembatas Jalan

Kecelakaan lalu lintas kerap kali terjadi di area Underpass Makamhaji, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Terbaru, mobil menabrak beton pembatas jalan.

Waduh! Kasus Covid-19 Naik Tajam, Mungkinkah RI Susul India?

Meski kasus Covid-19 naik tajam, sayangnya masih saja ada warga RI yang abai akan protokol kesehatan.

Gara-Gara Covid-19 Meningkat, 1 Gang di Selokaton Karanganyar Lockdown

Lockdown diberlakukan di salah satu gang perkampungan di Ngangkruk, Selokaton, akibat kasus Covid-19 cukup tinggi. 

Ribuan Petak Keramba Ikan di Rawa Jombor Klaten Terancam Digusur

Ribuan petak keramba ikan jaring apung yang berada di kawasan Rawa Jombor Klaten terancam digusur proyek revitalisasi.

Zonasi, Akselerasi Pendidikan yang Berefek Samping Buruk

Siswa dan ortu tidak bisa memilih sekolah favorit lewat jalur zonasi, sekolah pun tidak bisa mengharapkan siswa dengan kriteria tertentu.

Jasad Cucu Kadus Mlese Klaten Ditemukan, Hanyut 3,5 Km di Sungai Trucuk

Jasad LAA, 2,  cucu Kadus Mlese, Cawas, Klaten, yang hanyut di Sungai Trucuk ditemukan berjarak 3,5 km dari rumahnya, Jumat (18/6/2021).

Diduga Tertular Istri, Ketua DPRD Bantul Positif Covid-19

Ketua DPRD Bantul, Hanung Raharjo, menjalani isolasi mandiri bersama keluarga setelah dinyatakan positif Covid-19.

Swab Acak Sasar Pengguna Jalan di Kawasan Plaza Manahan Solo, Satu Orang Positif Covid-19

Jajaran Polresta Solo menggelar swab acak di Jl Adi Sucipto kawasan Plaza Manahan pada Jumat (18/6/2021) pagi WIB. Hasilnya, satu orang pengguna jalan terkonfirmasi positif dalam swab test.

Meninggal karena Covid-19, Ini Profil Wan Abud yang Terkenal dengan Ente Bahlul

Ini dia profil dan perjalanan karier dari komedian Wan Abud, pemain sinetron Putri Duyung yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19.