Tutup Iklan

Basement Museum Keris Solo Masih Tergenang

Basement Museum Keris Solo Masih Tergenang

SOLOPOS.COM - Museum Keris Solo (JIBI/Solopos/Dok.)

Basement Museum Keris tergenang air dan butuh penanganan ekstra.

Solopos.com, SOLO -- Proyek penyempurnaan Museum Keris yang menyasar basement oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) belum sepenuhnya mengatasi genangan di lantai dasar museum tersebut.

Pantauan Solopos.com di Museum Keris, Kamis (6/10/2016), sebagian lantai basement di sisi utara dan selatan masih tergenang air. Genangan berasal dari tempias air hujan yang masuk melalui celah ventilasi yang dibangun di dasar bangunan utama.

Salah seorang penjaga keamanan Museum Keris, Yovie Kusuma, menuturkan genangan di lantai paling bawah yang difungsikan sebagai tempat parkir itu berasal dari hujan yang mengguyur Solo, Rabu (5/10/2016) malam.

“Ini dari hujan kemarin [Rabu]. Masih ada genangan sedikit. Airnya masuk dari lubang-lubang [ventilasi] dari depan dan samping,” katanya saat ditemui wartawan, Kamis siang.

Yovie mengatakan sebelum proyek penyempurnaan pembangunan Museum Keris kelar sepekan lalu, genangan di lantai basement bisa mencapai semata kaki orang dewasa.

“Dulu pompa penyedot air cuma ada dua. Sekarang sudah ditambah dan kolam pompanya dibikin lebih dalam sampai satu meter lebih. Seluruh lantai juga ditambah cor setebal 15 cm. Sekarang sudah lumayan daripada dulu,” ujar dia.

Kepala Bidang Seni dan Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo, Vero Ekowati, saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis, mengemukakan pengerjaan proyek penyempurnaan Museum Keris masih berjalan. “Memang masih ada tempias, tapi saat ini banjir sudah bisa cepat diatasi,” jelasnya.

Vero mengatakan penanganan ekstra untuk mengatasi genangan di basement Museum Keris telah diusulkan ke Kemendikbud saat mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengunjungi museum, Mei lalu.

“Dulu setelah Pak Anies ke sini, kami dapat bantuan perbaikan basement. Tapi masih ada tempias dan air yang mengalir dari bawah bangunan berbentuk seperti Candi Sukuh ini. Kami akan sampaikan laporan ke Kemendikbud karena proyek pembangunan kewenangannya di sana,” terang dia.

Vero mengatakan basement itu dimanfaatkan sebagai tempat drop off atau tempat menaikkan dan menurunkan pengunjung museum dari kendaraan. Selain itu, rencananya ruangan juga dimanfaatkan untuk menampung parkir karyawan museum.

“Kalau parkir pengunjung nantinya diarahkan ke taman parkir Sriwedari. Nantinya dibuat satu lokasi dengan sentra kuliner Sriwedari dan taman,” ujar dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

BPCB Jateng Tutup Candi Ceto dan Sukuh Karanganyar, Ada Apa Ya?

BPCB Jateng menutup objek wisata Candi Sukuh, Candi Ceto, dan Museum Sangiran Klaster Dayu, Karanganyar, mulai 22 Juni hingga 2 Juli.

Habis Kunker, Puluhan Anggota DPRD Bantul Jalani Swab PCR

Anggota Dewan menjalani swab PCR karena Ketua DPRD Bantul dan salah satu anggota Komisi B dinyatakan positif Covid-19 seusai kunker.

Mangkrak 1 Tahun, Begini Kondisi SDN 2 Kragilan Sragen yang Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Bangunan SDN 2 Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, sudah tidak terpakai sejak setahun terakhir akan digunakan untuk tempat isolasi.

Terlambat Naik, Penjala Ikan di Banjarnegara Ini Terjebak di Tengah Sungai

Seorang penjala ikan di sungai serayu, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang terjebak di tengah arus aliran deras sungai.

Euro 2020 Malam Ini: Cheska Vs Inggris dan Kroasia Vs Skotlandia

Inggris dan Rep Cheska sudah pernah bertemu sebanyak empat kali sejak 1998. Hasilnya, Inggris mampu menyabet dua kemenangan, Republik Cheska satu kali menang, sementara sisanya berakhir imbang.

Sepeda Anti Jatuh dari Tiongkok, Tetap Seimbang Saat Berhenti

Seorang Vlogger asal Beijing, Tiongkok menunjukkan sebuah sepeda otonom yang mampu tetap seimbang tanpa jatuh saat dalam keadaan berhenti.

Hipertensi Komorbid Penyebab Kematian Terbanyak Pasien Covid-19

Selain menjadi komorbid penyebab kematian terbanyak pasien Covid-19, hipertensi dikenal juga sebagai silent killer.

Marak Bangunan Liar di Tepi Jalan Solo-Purwodadi, Ini Sebabnya!

Jumlah bangunan liar di tepi jalan Solo-Purwodadi, tepatnya di saluran irigasi Kedung Kancil di wilayah Doyong dan Soko, Kecamatan Miri, Sragen, terus bertambah.

Lokasi Pendidikan Anak-Anak Perusak Makam Mojo Solo Tak Berizin, Kemenag Jateng: Bubarkan!

Kemenag memastikan tempat pendidikan anak-anak pelaku perusak makam di Mojo, Pasar Kliwon, Solo, tidak berizin dan harus dibubarkan.

Nilai Transaksi Pasar Modal di Soloraya Turun, Kenapa?

Jumlah investor di Soloraya naik signifikan pada semester I tahun 2021, meski nilai transaksi turun karena kondisi pasar modal kurang bagus.

PO Ini Operasikan Bus Premium, Salah Satunya Berpusat di Palur

Bus-bus kelas premium jadi cara sejumlah PO untuk menggaet penumpang saat berpergian, salah satunya PO itu ada di Palur Karanganyar.

Pencurian Toko Ponsel di Madiun Terekam CCTV, Pelaku Kenakan Masker

Aksi pencurian terekam dalam CCTV atau kamera pengintai yang terpasang di dalam toko ponsel Majuhardware, Caruban, Kabupaten Madiun.