Baru Keluar Penjara, Habib Bahar bin Smith Ancam Habisi Ulama

Bersuara keras namun parau, Habib Bahar mengancam akan menghabisi satu per satu tokoh agama yang dinilainya membiarkan kezaliman bahkan mengkhianati Habib Rizieq.

 Habib Bhar bin Smith. (Detik.com)

SOLOPOS.COM - Habib Bhar bin Smith. (Detik.com)

Solopos.com, JAKARTA — Habib Bahar bin Smith kembali memicu kontroversi meski baru keluar dari penjara atas kasus penganiayaan yang dilakukannya. Kali ia mengancam tokoh agama yang dinilainya mengkhianati Habib Rizieq Shihab.

Ancaman itu dilontarkannya saat memberi ceramah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Bersuara keras namun parau, Habib Bahar mengancam akan menghabisi satu per satu tokoh agama yang dinilainya membiarkan kezaliman bahkan mengkhianati Habib Rizieq.

“Ente orang, saya enggak mbahas pemerintah. Ente orang, para habaib, para kiai, para ulama, siapa pun ente. Mau ente anaknya wali, mau ente anaknya ulama, ente pengkhianat Habib Rizieq, bakal ane habisi satu-satu,” kata Habib Bahar seperti dilihat Solopos.com, Jumat (26/11/2021).

Video itu diunggah akun Korban Ceklist Satu @An_Klim, Rabu (24/11/2021). Akun tersebut memberi komentar “Ceramah Perdana Habib Bahar Bin Smith yang Menggetarkan Hati ”

Bahar berapi-api saat melontarkan ancamannya itu. Tangan kiri memegang mikropon sedangkan tangan kanan terangkat ke atas dan terayun berulang-ulang mengikuti suaranya yang keras dan parau.

Baca Juga: Pengacara Ungkap Habib Bahar Pukul Ryan Jombang di Wajah, Perut, dan Dada hingga Muntah Darah 

Habib Bahar kecewa lantaran ada sejumlah ulama yang meminta Rizieq untuk pulang ke Indonesia padahal sudah hidup dengan tenang di Kota Suci Makkah.

Namun, begitu sampai di Indonesia dan akhirnya dipenjara dan para ulama tersebut bungkam tanpa melakukan pembelaan.

“Ke mana ente orang? Ente kalian semua yang undang beliau Habib Rizieq, beliau di Mekkah lagi enak, tenang hidupnya. Kalian yang undang beliau datang Tanah Air. Kalian ketika beliau dipenjara, ke mana kalian? Kalian diam,” ujarnya.

Habib nyentrik itu juga menyinggung kasus pembunuhan enam pengawal Habib Rizieq yang meninggal di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Desember 2020. Sama seperti ketika Habib Rizieq dipenjara, para ulama tersebut juga dinilainya tidak bersuara untuk melakukan pembelaan.

Video tersebut berdurasi 2 menit 20 detik dan berhenti saat Habib Bahar usai menyinggung soal enam pengawal Habib Rizieq yang tewas tertembak polisi di tol.

Habib Bahar baru usai menjalani pidana penjara tiga bulan atas kasus penganiayaan yang dilakukannya kepada sopir taksi online, Andriansyah.

Ia divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung pada 22 Juni 2021.

Bahar dinilai telah melanggar Pasal 351 KUHP. Vonis tersebut lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa sebelumnya yang menuntut Bahar dengan pidana penjara selama 5 bulan.

Berita Terkait

Berita Terkini

+ PLUS Mengenal Primata Endemik Pulau Jawa yang Dikenal Cerdas Namun Pemalu

Lutung jawa merupakan satwa endemik Pulau Jawa yang dikenal cerdas namun memiliki sifat pemalu.

Bupati Langkat Pejabat Terkaya, Lebih Kaya dari Jokowi

Total harta kekayaan Bupati Langkat ternyata melebihi Presiden Joko Widodo.

+ PLUS Spekulasi Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Jabatan Presiden Tamat

Spekulasi tentang penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo telah tamat. Tahapan Pemilu 2024 selanjutnya akan dibahas dan ditetapkan oleh anggota baru KPU.

Profil Bupati Langkat, Pemilik Kerangkeng Manusia

Berikut profil Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-Angin, yang menjadi trending topic di Twitter Indonesia.

Misteri Brankas Pengusaha Terkaya ASEAN di Semarang, Apa Isinya?

Pengusaha terkaya se-Asia Tenggara di zaman Belanda, Oei Tiong Ham, meninggalkan dua brankas di Kota Semarang, Jawa Tengah.

+ PLUS WHO: Jutaan Orang Meninggal Akibat "Dapur Ngebul"

WHO menyebut jutaan orang meninggal belum waktunya akibat dapur ngebul alias polusi dalam rumah tangga.

+ PLUS Menanti Transformasi Balap Liar Menuju Tontonan Menarik dan Menghibur

Aksi balapan liar yang selama ini bercitra buruk di mata masyarakat bakal disulap menjadi tontonan menarik oleh Polri.

Mitos Hamil Anggur Bagi Perempuan Banjar yang Melanggar Pamali

Menurut kepercayaan masyarakat Banjar, perempuan yang melanggar pamali dapat hamil anggur.

Begini Kata Polisi Soal Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Polisi Ahmad Ramadhan, menyebut kerangkeng di rumah Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin, dibuat sejak 10 tahun lalu atas inisiatifnya.

+ PLUS Kebocoran Data Bank Indonesia Momentum Mempercepat Pengesahan RUU PDP

Pengesahan RUU PDP menjadi undang-undang penting untuk mengatur perlindungan data pribadi. Sejauh ini tak pernah ada transparansi dari pengelola data tentang pengelolaan data-data pribadi yang bocor.

17 Pegawai Pengadilan Negeri Depok Terpapar Covid-19, Begini Kondisinya

PN Kota Depok menutup sementara semua pelayanan dan aktivitas selama lima hari kerja, mulai Selasa hingga Senin (25-31/1/2022) karena 17 pegawai terpapar Covid-19.

+ PLUS Heboh Pelat Nomor Dewa, Begini Aturan Terkait Nomor Khusus dan Rahasia

Peraturan Polri No. 7/2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor atau Regident Ranmor mengatur ketentuan penggunaan pelat nomor khusus dan rahasia.

+ PLUS Desain dan Konsep IKN Nusantara Sepenuhnya Kota Masa Depan

Desain dan konsep Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sepenuhnya kota masa depan. Infrastrukturnya belum pernah ada di kota-kota masa kini.

Turun Tipis Nih! Simak Yuk Harga Emas Pegadaian, Selasa 25 Januari 2022

Pergerakan harga emas batangan 24 karat yang dijual di Pegadaian pada hari ini, Selasa (25/1/2022) terpantau turun tipis untuk emas Antam dan UBS ukuran tertentu.

10 Berita Terpopuler: Waspada Begal Payudara dan Polemik Yusuf Mansur

Ulasan aksi begal payudara di 2 lokasi Kabupaten Sragen dan polemik sedekah-investasi ala Yusuf Mansur menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Selasa (25/1/2022).

Ini Alasan Eks TKW Geram kepada Ustaz Yusuf Mansur

Miaristi menjadi member PT Veritra Sentosa Internasional (VSI) milik Ustaz Yusuf Mansur pada tahun 2013.