Baru 3,5 Jam Dipasang di Sawah, Mesin Pompa Air di Sragen Raib

Nasib apes dialami petani asal Tangkil, Sragen. Mesin pompa air merek Honda-nya raib digondol maling saat baru 3,5 jam dipakai.

 Kapolsek Sragen Kota AKP Pitoyo (kanan) bersama dua anggotanya melakukan olah kejadian perkara di persawahan Dukuh Sungapan, Tangkil, Sragen Kota, Sragen, Kamis (6/1/2022). (Istimewa/Polsek Sragen Kota)

SOLOPOS.COM - Kapolsek Sragen Kota AKP Pitoyo (kanan) bersama dua anggotanya melakukan olah kejadian perkara di persawahan Dukuh Sungapan, Tangkil, Sragen Kota, Sragen, Kamis (6/1/2022). (Istimewa/Polsek Sragen Kota)

Solopos.com, SRAGEN — Mesin pompa air merek Honda milik Maridi, 45, petani asal Dukuh Gabusan RT 002/RW 001, Desa Tangkil, Sragen, raib pada Kamis (6/1/2022). Yang bikin nyesek, mesin pompa itu baru 3,5 jam dipasang korban untuk mengairi sawahnya.

PromosiAngka Putus Kuliah Masih Tinggi, Alasan Bantuan UKT Perlu Dilanjutkan

Akibat kejadian itu, Maridi menderita kerugian materiil sekitar Rp2 juta. Peristiwa pencurian pompa air ini kini dalam penyelidikan Polsek Sragen Kota.

Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi, melalui Kapolsek Sragen Kota, AKP Pitoyo,  menyampaikan peristiwa itu berawal saat Maridi memasang mesin pompa air untuk mengaliri sawahnya pada pukul 05.30 WIB.

Baca Juga: Tukang Rosok di Sragen Ditangkap Polisi Gara-Gara Curi Sepeda Seharga Jutaan Rupiah

“Mesin pompa air dihidupkan lalu ditinggal pulang. Sekitar pukul 10.00 WIB, Maridi datang untuk mengisi bahan bakar. Namun ia tak lagi mendapati pompa airnya,” ujar Pitoyo saat dihubungi Solopos.com, Kamis.

Korban menanyakan keberadaan mesin pompa airnya kepada dua petani lain yang dekat dengan lokasi kejadian. Namun, kedua saksi itu tidak mengetahui. Pada pukul 11.00 WIB, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Sragen Kota.

Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian begitu dapat laporan dan melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan saksi-saksi

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

+ PLUS Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Pulau Jawa memiliki paparan risiko bencana tinggi dibanding pulau lain, namun indeks risiko bencana lebuh tinggi dimiliki Kalimantan Timur dibanding DKI Jakarta.

Berita Terkini

Tengah Malam di Bangunan Tua Rumah Jagal Solo, Serem Lur!

Rumah jagal atau pemotongan hewan di kompleks Kantor DKPP Solo merupakan salah satu bangunan tua dari awal 1900-an yang masih terjaga keasliannya.

Pandemi Belum Berakhir, Tim Gabungan Solo Gencarkan Lagi Razia Masker

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemkot Solo kembali menggencarkan razia masker untuk mengingatkan masyarakat yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan padahal pandemi belum berakhir.

Kasus Covid-19 Wonogiri Naik, Jekek Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Jekek menilai perlu ada strategi baru untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron di lingkungan satuan pendidikan.

Waduh, Banyak Naskah Kuno Berharga di Mangkunegaran Solo Hampir Rusak

Kondisi naskah-naskah atau manuskrip kuno di perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Solo hampir rusak sementara upaya penyelamatan terkendala sarpras.

BBWSBS Hitung Lagi Kebutuhan Anggaran Revitalisasi Rawa Jombor

BBWSBS sebelumnya sudah mengusulkan ke Kemen PUPR agar mengalokasikan anggaran Rp68 miliar untuk kegiatan revitalisasi Rawa Jombor pada 2023.

Giliran Soropaten, Mranggen, & Manjungan Klaten Dapat SK Desa Wisata

Tiga desa yang memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata, yakni Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom; Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Tambah Terus, 200-An Pemulung Mengais Rezeki di TPA Putri Cempo Solo

Jumlah pemulung yang mengais rezeki di antara tumpukan sampah TPA Putri Cempo Mojosongo, Solo, terus bertambah dari tahun ke tahun,

Sibangga Jadi Wadah Polres Sukoharjo Gali Permasalahan Masyarakat

Kapolres menambahkan permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian melainkan juga ada peran masyarakat di dalamnya.

Molor, Proyek 2021 Jalan Watuondo-Pogog Wonogiri Tak Kunjung Rampung

Hingga Januari ini proyek jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar belum rampung.

Buat yang Mau Wisata Lampion Imlek, Dapat Pesan dari Kapolresta Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memberikan sejumlah pesan kepada warga yang ingin berwisata menikmati keindahan lampion Imlek di Pasar Gede dan Balai Kota Solo.

Kasus Naik Lagi, Jekek: Covid-19 Enggak Bisa Ditangkal dengan Akik

Joko Sutopo menegaskan Covid-19 tidak dapat ditangkal hanya dengan akar bahar, akik, atau benda lain yang dianggap memiliki kekuatan tertentu.

Duh, Kasus Aktif Covid-19 di Wonogiri Naik Lagi

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wonogiri menilai kasus aktif Covid-19 di Wonogiri naik lagi lantaran penerapan protokol kesehatan kendur.

Penyelesaian Sengketa Lahan Sriwedari Solo Bisa Jadi Legacy Gibran

Penyelesaian sengketa lahan Sriwedari Solo antara Pemkot dengan ahli waris RMT Wirjodiningrat bisa menjadi legacy atua warisan Gibran sebagai Wali Kota kelak.

Bupati Wonogiri Buka Ruang Audiensi dengan Tenaga Honorer

Bupati Joko Sutopo menyampaikan sampai saat ini belum mengetahui yang dimaksud pemerintah pusat mengenai penyelesaian masalah tenaga honorer dengan batas waktu 2023.

BIN Gelar Vaksinasi Dosis Kedua di SDN 2 Tegalgede Karanganyar

BIN menggelar vaksinasi dosis kedua untuk anak usia 6-11 Tahun di SDN 2 Tegalgede, Karanganyar.