Barcelona Vs Liverpool: Barca Ingin Tiru Strategi Manchester City
Barcelona (Reuters-Albert Gea)

Solopos.com, BARCELONA — Ernesto Valverde belakangan menghabiskan banyak waktunya untuk menonton pertandingan-pertandingan Liverpool. Ada 24 laga yang dicermati Pelatih Barcelona itu jelang laga melawan The Reds dalam leg I semifinal Liga Champions di Camp Nou, Kamis (2/5/2019) dini hari WIB. Dari deretan video laga tersebut, ada dua rekaman pertandingan yang menarik perhatian Valverde.

Kedua laga tersebut sama-sama melibatkan Manchester City yakni saat Liverpool ditahan imbang City 0-0 di Anfield, 7 Oktober 2018 serta saat The Citizens menaklukkan The Reds dengan skor 2-1 di Etihad, 4 Januari 2019. Menurut Valverde, jalannya kedua laga tersebut bisa menjadi kunci untuk mencari titik kelemahan Liverpool.

“Liverpool bermain dengan pressure sangat tinggi yang melibatkan enam sampai tujuh pemain. Mereka ingin membuat Anda tidak nyaman saat membawa bola,” ujar Valverde seperti dilansir ESPN, Senin (29/4/2019).

Pressing ketat ala The Reds jelas menjadi ancaman bagi Blaugrana yang doyan bermain ball possession dari kaki ke kaki. Gelandang Liverpool seperti Fabinho, Georginio Wijnaldum serta Jordan Henderson bisa membuat Lionel Messi dkk. frustrasi jika tuan rumah tak memiliki alternatif strategi.

Valverde pun terang-terangan bakal meniru strategi The Citizens yang menerapkan bola-bola lambung sebagai “opsi terakhir” untuk menjinakkan The Reds. “Kami tetap mengedepankan gaya bermain kami. Namun kami tidak menutup kemungkinan bermain umpan panjang jika kami harus melakukannya.”

Kemenangan menjadi harga mati bagi Blaugrana jika ingin lebih tenang menatap leg II di Anfield. Demi hal tersebut, Valverde rela mencadangkan Messi saat melawan Levante akhir pekan lalu. Padahal laga itu sangat penting untuk memastikan gelar juara Liga Spanyol. Kemenangan 1-0 Barca di laga ini pun tak lepas dari dimainkannya Messi di babak kedua.

Dengan kondisi lebih bugar, Messi berpotensi mengacak-acak pertahanan Liverpool yang digalang pemain terbaik di Liga Premier, Virgil van Dijk. Apalagi La Pulga punya misi ganda yakni membawa Barca juara serta menjadi top scorer turnamen. Luis Suarez dan Philippe Coutinho juga berpotensi melukai mantan timnya.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengakui timnya adalah underdog ketika menghadapi Barca. Namun dia melihat hal tersebut justru menjadi sisi positif bagi Liverpool karena tekanan bakal berada di pundak lawan. “Yang keren dari Barcelona adalah Anda tak akan menjadi unggulan. Peran ini menarik karena kami harus melakukan dengan cara yang berbeda,” ujar Klopp, dilansir DAZN.

Namun performa Liverpool yang tak terkalahkan di 19 laga terkini, 14 di antaranya berakhir kemenangan, jelas bakal menjadi lawan sepadan bagi Barca. Penampilan Sadio Mane yang mencetak 11 gol dari 12 laga terakhir, serta kembali moncernya Mohamed Salah tentu menjadi ancaman nyata bagi pertahanan tuan rumah.

Kabar terbaru, Roberto Firmino juga mulai pulih dari cedera otot kaki sehingga dapat diturunkan di Camp Nou. “Kemungkinan dia bermain lebih besar daripada tidak, tapi kami akan melihat lagi,” ujar Klopp. 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom