Barcelona vs Atletico Madrid (Reuters/Waleed Ali)

Solopos.com, JEDDAH - Barcelona harus mengubur mimpi mereka merengkuh juara Piala Super Spanyol musim ini. Mereka keok saat berjumpa Atletico Madrid dengan skor 2-3 pada semifinal turnamen Piala Super Spanyol di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Jumat (10/1/2020) dini hari WIB.

Hasil itu membuat Atletico Madrid berhak melaju ke babak final. Mereka akan bertemu Real Madrid yang lebih dulu mendapat tiket setelah menaklukkan Valencia sehari sebelumnya. Babak final akan berlangsung di stadion yang sama Senin (13/1/2020) dini hari WIB.

Ada Kasus Intoleransi, Disdikbud Jateng Beri Perhatian Khusus ke Rohis SMA/SMK se-Sragen

Bagi Barcelona, kekalahan itu begitu menyakitkan. Bagaimana tidak? Dua gol yang bersarang ke gawang yang dikawal Jan Oblak dianulir wasit setelah wasit melihat rekaman Video Assistant Referee atau VAR.

Pada laga yang berlangsung sengit tersebut, Atletico Madrid mampu unggul lebih dulu melalui Koke pada menit ke-46. Namun, Lionel Messi bisa mencuri gol penyeimbang hanya selang lima menit sesudahnya. Pada menit ke-59, Messi sebenarnya sukses menceploskan gol ke gawang Jan Oblak. Tapi wasit Jose Luis Gonzales tidak mengesahkannya karena Messi dianggap melakukan hand ball.

Barulah pada menit ke-62, Antonie Griezmann membuat Barcelona unggul setelah sukses mencetak gol ke bekas klubnya. Kedudukan 2-1. Pada menit ke-74, bek Barca, Gerard Pique, menceploskan gol melalui assist Arturo Vidal. Sayang, sekali lagi wasit tidak mengesahkan gol tersebut karena Vidal dinilai lebih dulu terperangkap offside.

Pada menit ke-81, Alvaro Morata yang bertugas menjadi eksekutor penalti berhasil menyarangkan gol ke gawang Barca. Skor berubah 2-2. Nahas bagi tim asuhan Ernesto Valverde itu, pada menit ke-86, Angel Correa mencatatkan namanya di papan skor dan membuat Atletico Madrid unggul 3-2. Skor bertahan hingga laga usai.

“Ini memalukan, kami memainkan permainan yang hebat, kami merasa baik, lebih baik dari kami baru-baru ini. Kami mengendalikan permainan, menyerang sepanjang waktu. Dan dalam 10 menit mereka mengubah garis skor di mana kami seharusnya membunuh sebelum itu. Hari ini kami mengambil langkah maju, meskipun kalah,” ungkap Messi dilansir dari AS, Jumat.

Kisah Misteri Prapatan Kamar Mati di Solo

Ia mengakui kekalahan itu terasa menyakitkan. Namun, mereka memang tidak beruntung kali ini. “Kami lebih baik untuk hampir seluruh pertandingan, tetapi pada akhirnya, tim yang mencetak skor menang. Entah itu tidak adil atau tidak, kami kalah,” kata dia.

Penyerang Barca, Griezmann, juga kecewa dengan hasil itu. Alih-alih berpeluang meraih trofi bersama tim barunya, ia justru kalah oleh mantan timnya. "Kami memiliki VAR untuk membantu sepak bola. Kadang-kadang itu membantu Anda dan kadang-kadang bertentangan dengan Anda, tetapi itulah yang terjadi," kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten