Bapak
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/google image)
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/google image)

JOGJA—Pengidap HIVdan Aids dari kalangan ibu rumah tangga di DIY terus meningkat  dari tahun ke tahun. Akumulasi sampai dengan Juni 2012 tercatat 198 kasus ibu rumah tangga termasuk Orang Dengan HIV Aids (ODHA). Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun 2011 sebanyak 185 kasus.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Komisi Penanggulangan Aids (KPA) DIY, ibu rumah tangga pengidap Aids 110 kasus dan terinfeksi HIV 79 kasus. Hal itu diakibatkan kaena suami melakukan hubungan seks bebas atau heteroseksual.

“Bapak yang sering jajan akibatnya keluarga yang jadi korban,” ujar Sekretaris KPA DIY, A Riswanto disela seminar “Lindungi Perempuan dan Anak dari HIV dan Aids” di Kepatihan Jogja, Selasa (20/11/2012).

Ia menyarankan bagi pria yang heteroseks dianjurkan memakai alat kontrasepsi ketika melakukan hubungan seksual. Yang terpenting istri jangan sampai tertular karena berpengaruh pada keturunan atau anak mereka. Jika perempuan belum tertular, anaknya tidak akan terinfeksi. “Yang penting istri jangan sampai tertular,” katanya.

KPA menyarankan kepada masyarakat untuk mengecek virus HIV Aids dalam tubuh dengan cara datang langsung ke sejumlah rumah sakit. Seperti panti rapih, RSUP Sardjito, Bethesda, dan sejumlah RSUD kecuali Kota Jogja. “Biayanya gratis dan kerahasiaannya terjaga,” terangnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom