Ilustrasi mudik sepeda motor. (Solopos-Rudi Hartono)

Solopos.com, SEMARANG — Pengamat transportasi dari Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno, memprediksi jumlah pemudik dengan menggunakan sepeda motor pada Lebaran kali ini akan mengalami peningkatan mencapai 10,7%.

Jika pada tahun 2018 lalu, jumlah pemudik dengan menggunakan sepeda motor hanya berkisar 6,1 juta unit, maka tahun 2019 ini diprediksi naik sekitar 6,8 juta unit.

Berdasarkan survey Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Perhubungan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) aka nada 942.621 orang yang akan menggunakan sepeda motor untuk mudik.

“Meningkatnya jumlah pemudik sepeda motor tahun ini diperkirakan karena banyak orang luar Jakarta yang merantau ke Jakarta untuk menjadi pengemudi ojek dalam beberapa waktu terakhir,” ujar Djoko kepada Solopos.com, Minggu (26/5/2019).

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia itu pun menyarankan agar pemudik yang menggunakan sepeda motor untuk mengikuti program mudik motor gratis. Para pemudik bisa menumpang bus, kereta api, maupun kapal laut yang disediakan pemerintah, dan sepeda motornya diangkut dengan menggunakan truk ke tempat tujuan.

“Waktu mudik gratis tahun 2018, masih banyak ruang kapal yang kosong dan tidak terpaiak. Program mudik motor gratis ini perlu lebih disosialisasikan terutama yang menggunakan kapal laut,” imbuhnya.

Menurut Djoko semakin banyak pemudik sepeda motor mengikuti program mudik gratis, semakin banyak pula kecelakaan yang dapat dicegah.

Berdasarkan data Korlantas Polri, kecelakaan semasa mudik masih didominasi sepeda motor. Tahun 2017 tercatat 2.731 kecelakaan sepeda motor.

Jumlah ini menurun pada 2018 menjadi 1.666 kecelakaan seiring dengan bertambahnya kuota mudik gratis.

“Minat mudik gratis menggunakan kapal laut lebih rendah ketimbang mudik gratis sepeda motor dengan KA dan truk. Perlu diimbau kepada pemudik motor yang ke Jateng dan Jatim untuk memanfaatkan kapal laut. Tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, melanjutkan perjalanan bisa lebih pendek dan waktu istirahat lebih lama,” imbuhnya.

Tahun ini, pemerintah menyediakan kuota mudik gratis sepeda motor mencapai 4.000 unit dan 8.000 penumpang. Kapasitas per kapal 2.000 orang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten