Banyak Pertanyaan Soal Pendaftaran PKL CFD, Ini Jawaban Disdag Solo

Dinas Perdagangan (Disdag) Solo mendapatkan banyak pertanyaan dari para PKL yang ingin berjualan di area car free day atau CFD pada Minggu pagi.

 Pemain egrang dari Komunitas Kyai Iroboyo berfoto bersama pengunjung car free day (CFD) Solo, Minggu (15/5/2022) (Solopos/Afifa Enggar Wulandari)

SOLOPOS.COM - Pemain egrang dari Komunitas Kyai Iroboyo berfoto bersama pengunjung car free day (CFD) Solo, Minggu (15/5/2022) (Solopos/Afifa Enggar Wulandari)

Solopos.com, SOLO — Akun Instagram Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, @disdag.surakarta, mendapatkan banyak pertanyaan ihwal pendaftaran untuk pedagang kaki lima atau PKL yang ingin berjualan di ajang CFD (Car Free Day) Jl Slamet Riyadi Solo.

Pertanyaan-pertanyaan itu membanjiri kolom komentar unggahan mengenai pengaturan PKL CFD di akun @disdag.surakarta, Jumat (13/5/2022) lalu. Banyak keluhan di kolom komentar dari para pedagang yang mengaku sudah terdaftar namun belum mendapat pemberitahuan.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Sedangkan pedagang baru yang ingin bergabung di CFD, tak sedikit yang menanyakan cara mendaftar. “Mohon infonya pak @disdag.surakarta kapan dibuka kembali pendaftarannya ?” tulis pengguna akun @anisapuspita24, Kamis (19/5/2022).

“Gimana nasip pedagang lama Pak? Dulu sudah jualan selama 4 tahun tapi sekarang harus cari tempat lagi,” tulis pengguna akun @sriharyantisolo, Rabu (18/5/2022).

“Adakah informasi lg utk minggu besok [22/5/2022],” tulis pengguna akun @dyancandraaa, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga: Cerita Pedagang Sambut CFD Solo Perdana: Buka Lapak Sejak Subuh

Sementara itu, dimintai tanggapannya mengenai banyaknya pertanyaan mengenai pendaftaraan PKL CFD, Kepala Bidang Sarana Distribusi Perdagangan Disdag Kota Solo Joko Sartono mengatakan sejauh ini Disdag belum ada rencana membuka pendaftaran untuk PKL baru.

“Sejauh ini tidak ada pendaftaran untuk CFD,” ujarnya singkat saat dihubungi Solopos.com, Kamis (19/5/2022). Mengenai kebijakan CFD Minggu berikutnya, menurut Joko, tidak ada perubahan.

Sebagai informasi, CFD yang digelar untuk kali pertama sejak pandemi Covid-19 pada Minggu (15/5/2022) lalu menerapkan peraturan baru untuk PKL yakni menggunakan zonasi. Jl Slamet Riyadi yang menjadi lokasi CFD Solo steril dari para pedagang.

Baca Juga: Dibuka Lagi, CFD Solo Diperpanjang hingga Depan Balai Kota Solo

Diperpanjang Sampai Balai Kota

“Untuk kebijakan masih sama, tidak berubah seperti yang dilakukan kemarin,” lanjut Joko. Diberitakan sebelumnya, setelah vakum dua tahun karena pandemi Covid-19, CFD Kota Solo kembali digelar dengan lokasi yang diperpanjang hingga depan Balai Kota Solo.

Jika biasanya hanya sampai Bundaran Gladag, kini CFD Solo diperpanjang hingga di depan Balai Kota Solo jalur sisi timur. Hal tersebut disampaikan Dinas Perhubungan Kota Solo dalam akun Instagram resminya @dishubsurakarta.

“SOLO CFD dibuka lagi, Minggu 15 Mei 2022. Pukul 05.00 s/d 09.00 WIB. [Lokasinya dari] Jl Slamet Riyadi mulai Simpang APILL Purwosari s/d Bundaran Gladag dan Jl Jenderal Sudirman mulai Bundaran Gladag s/d Bundaran Balai Kota jalur sisi timur,” bunyi pengumuman dari Dishub Solo tersebut.

Baca Juga: Atraksi di CFD Solo, Mulai Lagu Didi Kempot sampai Piala Thomas

Dalam pelaksanaan CFD Solo sepanjang Jl Slamet Riyadi bersih dari aktivitas PKL. “Akan ada penataan. Penataannya zonasi. Misalkan, pedagang makanan tidak boleh di citywalk. Makanan di [halaman] Loji Gandrung, Bank Jateng, Sriwedari,” kata Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, Selasa (10/5/2022)..

Dia mengatakan CFD Jl Slamet Riyadi yang dibuka lagi khusus untuk kegiatan olahraga. “Makanan masuk di ruang-ruang fasilitas pemerintah atau swasta. Kami akan mengomunikasikan. Supaya diberikan kesempatan mulai pukul 05.00 WIB sampai 09.00 WIB,” jelasnya.

Satlantas Polresta Solo juga telah menerbitkan aturan tentang lokasi parkir CFD Solo. Kendaraan bermotor bisa parkir di Benteng Vastenburg dan jalan menuju Jl Slamet Riyadi, kecuali Simpang 4 Nonongan, Simpang 4 Ngapeman, dan Simpang 4 Gendengan.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Warga Grogol Korban Pantai Drini Dikenal Ramah dan Sederhana

Warga asal Dusun Jetis, Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Rini Hastuti, yang meninggal dunia saat wisata di Pantai Drini dikenal ramah dan sederhana.

Nama 8 Siswa Sragen Hilang, Panitia PPDB: Kode Pembajak dari Jatim

Panitia PPDB 2022 Provinsi Jawa tengah mendeteksi ada orang lain yang menggunakan akun milik calon siswa yang namanya hilang. Dari alamat IP, diketahui kodenya dari Jawa Timur.

Sudah Dimulai, Kontraktor Ungkap Skenario Pengerjaan Jembatan Mojo Solo

Kontraktor proyek rehab Jembatan Mojo, Solo, membeberkan skenario pengerjaan jembatan penghubung Solo dengan Sukoharjo tersebut.

Nama 8 Siswa di Sragen Tiba-Tiba Menghilang, Sekolah Lapor ke Provinsi

Nama delapan calon siswa SMAN 1 Gondang Sragen mendadak hilang dari daftar PPDB 2022 sekolah tersebut. Diduga ada orang yang membatalkan pendaftaran delapan siswa tersebut.

Tragis! Anak Semata Wayang Korban Pantai Drini Sebentar Lagi Menikah

Putra semata wayang wisatawan asal Grogol, Sukoharjo, yang menjadi korban terseret ombak di Pantai Drini, Gunungkidul, berencana menikah akhir bulan ini.

Ssstt...Bakal Ada Universitas Baru Lagi di Karanganyar Lur

Kabupaten Karanganyar akan kedatangan universitas baru. Pemkab tengah menyiapkan lahan 10 hektare untuk pembangunan gedung universitas negeri tersebut.

Boyolali jadi Daerah Wabah, Berapa Total Ternak Suspek PMK?

Kabupaten Boyolali ditetapkan menjadi daerah wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK. Total ternak suspek PMK di Boyolali saat ini sekitar 4.642.

Ada 2 Event Internasional Di Solo, 796 Personel Keamanan Dikerahkan

Polresta Solo siap menerjunkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan dua event internasional yakni pertemuan G20 dan ASEAN Paragames, Juli ini.

Ternyata Tak Boleh Beri Nama Anak Cuma Satu Kata, Ini Kata Disdukcapil

Disdukcapil Karanganyar meminta warga untuk tidak memberi nama anak mereka dengan hanya satu kata. Ada aturan yang melarang memberi anak dengan hanya satu kata.

Jadi Daerah Wabah PMK, Boyolali Perpanjang Penutupan Pasar Hewan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali memutuskan untuk memperpanjang penutupan seluruh pasar hewan. Menyusul adanya penetapan Boyolali sebagai Daerah Wabah PMK.

Gibran Soal Pelecehan Seksual Personel JKT 48: Protesnya Ke Saya Semua!

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku mendapat protes dari banyak pihak soal kasus pelecehan seksual yang dialami personel JKT48 saat konser di The Park Mall Solo Baru, Sukoharjo.

Pemkab Karanganyar Bagi-Bagi 20 Domba Kurban, Siapa yang Dapat?

Pemkab Karanganyar kembali akan membagi-bagi hewan kurban ke sejumlah daerah dan lembaga. Hewan kurban yang dibagi-bagi berupa domba.

Warga Grogol Terseret Ombak Pantai Drini, Ternyata Kakak Beradik

Dua wisatawan asal Kecamatan Grogol, Sukoharjo yang terseret ombak di Pantai Drini merupakan kakak beradik.

Kisah Misteri Suara Kijang di Gupak Menjangan Gunung Lawu

Kisah misteri kali ini tentang penampakan kijang di Gupak Menjangan Gunung Lawu.

Waspada! Boyolali Ditetapkan jadi Daerah Wabah PMK

Kabupaten Boyolali ditetapkan menjadi daerah wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK. Hasil tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) Pertanian Nomor 500.1/KPTS/PK.300/M/06/2022 tentang Penetapan Daerah Wabah Wabah PMK (foot and mouth disease).