Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mencoba lapangan tempat ujian praktik SIM C di Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, Madiun, Selasa (25/6/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN -- Sebagian besar pemohon SIM C di Satpas Polres Madiun, Jawa Timur, tidak lolos ujian praktik maupun ujian teori. Sehingga para pemohon SIM C itu tidak bisa mendapatkan surat izin mengemudi dan harus mengulang ujian lagi.

Kepala Unit Registrasi dan Identifikasi Polres Madiun, Iptu Arum Inambala, mengatakan dalam sehari ada sekitar 20 hingga 30 pemohon SIM C di Satpas Polres Madiun. Dari jumlah pemohon itu hanya sekitar 5% pemohon langsung lolos ujian teori dan praktik.

"Rata-rata pemohon yang datang itu tidak tahu apa saja materi ujian praktik dan ujian teorinya. Sehingga banyak dari pemohon yang gagal," ujar dia saat launching inovasi SIM Bluder (Blusukan dan Muter-muter) di lapangan Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Selasa (25/6/2019).

Arum Inambala menyampaikan pemohon yang gagal mengikuti ujian praktik bisa mengulang tujuh hari kemudian. Sedangkan pada saat ujian kedua gagal harus mengulang 14 hari kemudian.

Untuk itu, kata dia, program SIM Bluder ini bisa membantu masyarakat untuk menghadapi ujian praktik dan teori.

Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono, mengatakan SIM Bluder merupakan inovasi layanan berupa bimbingan ujian teori dan praktik pembuatan SIM C. Inovasi ini untuk memudahkan masyarakat desa membuat SIM C.

"Launching SIM Bluder sekaligus untuk memperingati HUT ke-73 Bhayangkara. Ini merupakan program unggulan Polres Madiun bekerja sama dengan kepala desa setempat," kata Ruruh.

Kapolres menyampaikan melalui program ini masyarakat yang hendak membuat SIM C bisa mempersiapkan diri dengan berlatih di lapangan Desa Kardinan yang sudah didesain menyerupai tempat latihan di Satpas Polres Madiun.

"Lapangan ini kami cat dan desain menyerupai tempat latihan aslinya di Satpas Polres Madiun," kata Ruruh.

Para calon pemohon SIM ini juga akan didampingi langsung oleh petugas dari Satpas Polres Madiun. Selain latihan ujian praktik, para pemohon SIM juga mendapat pelatihan ujian teori.

"Para pemohon SIM juga mendapat buku panduan ujian teori SIM secara gratis," kata dia.

Bagi yang lulus ujian di desa, pihak Polres Madiun akan memfasilitasi antarjemput gratis. Polres Madiun juga memberikan 10 SIM C gratis bagi pemohon yang lulus ujian praktik dan teori di desa dan polres. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten