Bantuan Beasiswa: Yayasan Alped FT UNS Solo Siap Bantu Mahasiswa Tak Mampu

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SOLO-Lulusan sekolah menengah atas atau sekolah menengah kejuruan (SMA/SMK) sederajat yang berlatar belakang keluarga tidak mampu tak perlu khawatir untuk memilih kuliah di Jurusan Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.Yayasan Alumni Peduli (Alped) Program Studi (Prodi) Teknik Sipil UNS Solo siap memberikan bantuan kepada para mahasiswa Prodi Teknik Sipil UNS dari keluarga tidak mampu agar bisa menuntaskan studi mereka.

Sementara itu, Alumnus Teknik Sipil UNS bakal menggelar Reuni Akbar yang akan menghadirkan penyanyi papan atas Tanah Air, Ari Lasso, di Auditorium UNS Solo, Sabtu (7/4/2018).Hal itu mengemuka dalam jumpa wartawan yang diadakan di Restoran Handrawina, Jl. Raya Solo-Palur, Karanganyar, Kamis (5/4/2018).

Ketua Panitia Reuni Akbar Teknik Sipil UNS, Ary Setyawan, mengemukakan, melalui reuni akbar, alumnus yang telah menyebar di seluruh Indonesia, baik yang menjabat di pemerintahan maupun BUMN dan perusahaan swasta, diharapkan peran sertanya mengembangkan almamater. Reuni kali ini akan mengusung tema Kebersamaan dan Peduli. Salah satu agenda dalam reuni tersebut adalah penyerahan dana senilai Rp1 miliar kepada Yayasan Alped.

"Rencananya ada sekitar 1.200 alumnus Teknik Sipil hadir dalam reuni tersebut, mulai dari angkatan 1976," ujar Ary.

Ary menambahkan, Reuni Akbar tersebut terselenggara atas kerjasama dengan Yayasan Alumni Peduli (Alped) Teknik Sipil UNS dan bertepatan dengan perayaan hari jadi ke-4 Yayasan Alped. Sehingga nantinya semua dana yang terkumpul dalam gelaran reuni akbar akan disumbangkan langsung ke Yayasan Alped.

Pendiri Yayasan Alped, Sofa Marwoto menambahkan, Yayasan Alped adalah sebuah gerakan sosial untuk membantu mahasiswa Teknik Sipil UNS. Awalnya yayasan itu hanya untuk membantu mahasiswa D3 saja. Namun karena semakin banyak alumni yang terlibat, maka program Yayasan Alped semakin luas.

Menurut Sofa, pihaknya sebagai gerakan sosial telah menyalurkan bantuan finansial bagi pembiayaan studi 100 mahasiswa Teknik Sipil UNS yang membutuhkan. Dia mengungkapkan, sejak didirikan, secara akumulatif, setiap tahunnya Yayasan Alped menyediakan dana hingga Rp800 juta.

"Sampai saat ini kami sudah memberikan rata rata per semester kita bantu mahasiswa 100 orang dengan rata-rata Rp3,5 juta.Dana sebesar itu juga untuk biaya hidup, bantuan KP Magang dengan lokasi di luar Jawa Tengah, juga beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dengan IPK minimal 3,7," terangnya.

Ketua Prodi Teknik Sipil UNS Solo, Wibowo, menyatakan pihaknya mengapresiasi kepedulian alumnus yang selama ini telah banyak membantu, baik berupa sarana prasarana maupun finansial lainnya. Dia menyebutkan, jumlah alumnus sebanyak 4.657 alumnus, yang telah menjadi donatur aktif sekitar 6,5 persen, bahkan 14 persen dari penerima manfaat saat ini juga telah menjadi donatur aktif.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.

Waduh! Antrean Warga Mengular di Sentra Vaksinasi XT Square

Pendeknya durasi di hari Jumat akibat ibadah salat membuat warga berlomba datang lebih dulu hingga antrean mengular.

Sponsor Berlimpah, Persis Solo Kewalahan Terima Tawaran Kerja Sama

Jelang peluncuran tim dan jersey pekan depan, terhitung sudah 14 perusahaan yang mendukung Persis Solo musim ini.

Pelepasan Atlet PON XX Papua Kontingen Jawa Tengah asal Kota Solo

Pemkot Solo melepas 45 atlet, 9 pelatih

Total Dana IPO Tembus Rp32,14 Triliun, Kontribusi Bukalapak Rp21,9 Triliun

Dana hasil penawaran umum yang telah terkumpul hingga 16 September 2021 sebesar Rp32,14 triliun. Total dana itu berasal dari 38 perusahaan yang baru tercatat tahun ini.

Pemerintah Targetkan Ekspor Mobil Listrik di Tahun 2022

Infrastruktur dasar KIT Batang selesai sejak Mei 2021, pembangunan fasilitas recycle, cathode, dan precursor dimulai akhir tahun ini.

Dibujuk Bupati Sukoharjo, Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Tetap Tolak Tempati Rusunawa

Bupati Sukoharjo Etik Suryani membujuk satu keluarga pasutri Cahyo Yulianto dan Wiwin Haryati yang terpaksa tinggal dan tidur di kolong meja wedangan di Kartasura untuk menempati rusunawa.

1.681 Ibu Hamil di Kendal Sudah Ikut Vaksinasi Covid-19

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Wynee Frederica meminta ibu hamil yang ada di wilayahnya untuk tidak takut vaksinasi.

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Mendarat di Gurun Gobi, 3 Astronaut China Ditandu

Tiga astronaut China berhasil mendarat di Gurun Gobi, Jumat (17/9/2021), setelah perjalanan luar angkasa 90 hari.

5 Rumah Sakit di Sragen Punya Rapor Merah, Bupati Mencak-Mencak

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, meluapkan kemarahannya setelah mendapati lima dari 10 rumah sakit di Bumi Sukowati mendapat rapor merah dari BPJS Kesehatan.

Antisipasi Lonjakan Kasus Akhir Pekan, Pemkot Jogja Siapkan Isoter

Penyiagaan isoter itu sebagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan kasus di akhir pekan saat mobilitas masyarakat meningkat.

RSUD Sragen Kini Punya Generator Oksigen Mandiri, Nilainya Rp6,4 Miliar

RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen kini memiliki generator oksigen secara mandiri yang dipasang dengan anggaran senilai Rp6,4 miliar.

Evakuasi Tenaga Kesehatan Korban Penyerangan KKB di Pegunungan Bintang Papua

Puskesmas Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang diserang KKB