Bantu Percepat Kesembuhan, Bupati Karanganyar Kasih Jamu Khusus Kepada Pasien Covid-19

Pemberian jamu menjadi strategi khusus Bupati Karanganyar, Juliyatmono, untuk menyugesti pasien Covid-19 agar cepat sembuh.

SOLOPOS.COM - Bupati Karanganyar Juliyatmono. (Solopos/M. Ferri Setiawan

Solopos.com, KARANGANYAR -- Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar, Juliyatmono, memiliki strategi tertentu untuk meningkatkan imunitas pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Salah satunya dengan mengirimkan racikan jamu tertentu.

Juliyatmono menyampaikan hal itu saat berbincang dengan wartawan di ruang tamu kompleks Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (15/10/2020). Ramuan tersebut khusus bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Salah satu strategi meningkatkan [kesembuhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19] lagi. Berbagai upaya kami tempuh, termasuk yang saya sampaikan itu. Kami berikan jamu tertentu untuk meningkatkan imunitas," kata Juliyatmono.

Menteri Pertanian Siap gelontorkan 10.000 Ton Pupuk Buat Karanganyar, Asalkan...

Dia mengakui bahwa kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Karanganyar meningkat selama beberapa hari terakhir. Sempat mengalami penurunan kasus karena puluhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan sembuh. Tetapi kasus kembali bertambah. "Itu yang sekarang terkonfirmasi positif Covid-19 karena kontak erat dan menjalani isolasi mandiri. Nah yang begitu langsung kami kejar pakai tambahan suplemen imunitas," tutur dia.

Yuli, sapaan akrabnya, menyebut jamu yang dikirimkan berasa pahit. Dia menggambarkan rasa jamu menyerupai air daun pepaya. Yuli mengaku meminum juga ramuan tersebut. "Itu upaya kami menyugesti dan meyakinkan masyarakat. Bentuk perhatian kami kepada masyarakat terutama pasien terkonfirmasi positif Covid-19," ungkapnya.

5.962 UMKM Karanganyar Daftar Bantuan Sosial Tahap 6, Tahap 7 Dibuka Pada Tanggal Ini

Bukan kali pertama Yuli mengirimkan jamu. Awal pandemi, Yuli rutin mengirimkan kelapa jenis wulung kepada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri maupun dirawat di rumah sakit. Bahkan, dia mengaku turun tangan mengirimkan kelapa wulung tersebut kepada sejumlah pasien terkonfirmasi.

Yuli menyampaikan kelapa muda maupun jamu tidak bisa disebut sebagai obat untuk menyembuhkan Covid-19. "Obat mujarab itu sugesti positif. Mari sembuh, semangat. Iki seko Bupati [dari Bupati]. Oh dapat perhatian dari Bupati."

Berita Terbaru

Pemdes Nglinggi Klaten Gerakkan Lembaga Desa Lawan Covid-19

Solopos.com, KLATEN – Pemerintah Desa Nglinggi, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, menggerakkan seluruh lembaga yang ada di desa setempat melakukan...

Update Covid-19 Solo: Sebulan Tambah 1.000-an Kasus, Total Meninggal 100 Orang

Solopos.com, SOLO — Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo menyebut tambahan kasus hingga 1.000-an orang tercapai hanya dalam waktu kurang...

3T Terus Digiatkan di Boyolali, Dukungan Masyararakat Dibutuhkan

Solopos.com, BOYOLALI -- Penanganan Covid-19 di Boyolali terus dilakukan melalui program 3T, yakni testing, tracing dan treatment. Dinas Kesehatan...

Pemkab Karanganyar Hidupkan Lagi Asar dan Jumatan Keliling, Kali Ini Dengan Protokol Kesehatan

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemkab Karanganyar menghidupkan kembali program Karanganyar Bertakwa. Salah satunya kegiatannya adalah melakukan Salat Asar dan Jumatan...

Ponpes di Sragen Wajib Miliki Surat Keterangan Aman dari Covid-19

Solopos.com, SRAGEN — Penerapan protokol kesehatan pada 155 pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Sragen mendapat pengawasan ketat mengingat Sragen...

Cat Jaga Jarak Pudar, Pengendara Motor Berhenti Sembarangan Hingga Berkerumun

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pudarnya markah penanda jaga jarak antarpengendara sepeda motor di traffic light memudarkan kesadaran pengendara motor untuk tetap...

Tiga Hari Kasus Covid-19 di Solo Melonjak 118 Orang, Pengetatan Diperpanjang

Solopos.com, SOLO—Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo menyebut Surat Edaran (SE) terkait pembatasan anak di bawah usia 15 tahun...

Protokol Kesehatan di Lokasi Pelipatan Surat Suara Pilkada Boyolali

Solopos.com, BOYOLALI -- KPU Boyolali memastikan proses pelipatan surat suara Pilkada 2020 Kabupaten Boyolali, sesuai protokol kesehatan. Sejumlah warga...

Pemdes Sendang Wonogiri Hanya Layani Warga Bermasker

Solopos.com, WONOGIRI — Pemerintah Desa (Pemdes) Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri memberlakukan protokol pencegahan penularan Covid-19 dengan ketat kepada...

Libur Panjang Akhir Tahun, Wali Kota Solo Minta Warga Tak Mudik Dulu

Solopos.com, SOLO — Libur panjang akhir tahun dikhawatirkan bakal berdampak pada kenaikan persebaran virus SARS CoV-2. Presiden Joko Widodo (Jokowi)...