Bantu Pemerintah, Persis Solo Kampanye Lawan Corona
Kampanye Persis Solo melawan corona. (Twitter)

Solopos.com, SOLO — Persis Solo menggeber sejumlah kampanye mengantisipasi persebaran virus Corona di masa penghentian sementara kompetisi Liga 2 2020. Salah satu kampanye Persis itu bertajuk Saya Lawan Corona yang berisi anjuran menjaga kebersihan agar terhindar dari paparan Corona.

Publik dilibatkan aktif dalam kampanye tersebut dengan men-download file gambar di google drive yang dapat diakses melalui Twitter Persis Solo. Gambar itu bertuliskan tagline “Saya Lawan Corona” dengan dibubuhi cara mencuci tangan dengan benar.

Resmi Diperpanjang, Pelajar di Jateng Belajar di Rumah hingga 13 April

Nantinya, publik dapat memasang foto pribadi di sisi kanan poster kampanye tersebut. “Ini menjadi salah satu langkah kami untuk membantu mengantisipasi wabah Covid-19,” ujar Media Officer Persis Solo, Heri Kiswanto, saat dihubungi Solopos.com, Rabu (25/3/2020).

Jumlah pengikut akun media sosial (medsos) Persis yang mencapai ratusan ribu orang menjadi sarana efektif untuk sosialisasi antisipasi Corona. Sejak kampanye tersebut digeber pada Selasa (24/3/2020), sudah banyak suporter Persis maupun publik secara umum yang menggaungkan Saya Lawan Corona di medsos masing-masing.

Sejumlah pemain Persis seperti Hapidin, Tri Handoko dan Gufroni Al Maruf pun turut berpartisipasi dalam kampanye tersebut. Demikian halnya tim pelatih seperti Salahudin dan Budi Kurnia. “Terus budayakan pola hidup bersih dan sehat. Kita jangan sampai kalah dengan virus,” ujar Salahudin.

Meninggal Sepulang Prancis, Jasad Warga Jebres Solo Diperlakukan Seperti Jenazah Covid-19

Setelah kampanye “Saya Lawan Corona”, Persis membuat konten baru yang berisi informasi call center sejumlah rumah sakit di Solo. Konten yang dirilis Rabu siang itu dibubuhi foto trio Persis, Bruno Casimir, Sansan Fauzi, dan Dedi Tri Maulana plus gambar latar bertuliskan “Di Rumah Aja”.

“Pastikan dirimu tetap #dirumahaja bila memang tidak ada keperluan yang benar-benar penting. Jaga kesehatan, jaga kebersihan, jaga pola makan! Stay safe everyone,” cuit Persis dalam akun twitter-nya.

Hadiri Ngunduh Mantu di Grobogan, Rombongan dari Sragen Dipulangkan

KLB Corona

Solo sendiri sudah menjadi daerah dengan Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona sejak 14 Maret 2020. Kebijakan itu membuat aktivitas sekolah diliburkan selama dua pekan atau hingga akhir Maret.

Belakangan Pemkot memperpanjang status KLB hingga 13 April lantaran korban meninggal dunia karena Covid-19 masih terus bertambah. Sudah ada tiga pasien positif Covid-19 yang meninggal di Kota Bengawan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

SOLOPOS TV



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho