Tutup Iklan
Bantu Pelajar di Tengah Pandemi, Warga Pasung Klaten Pasang Wifi Gratis di Pos Ronda
Pos ronda di Delon, Pasung, Wedi dilengkapi wifi gratis sejak, Senin (6/7/2020). (Istimewa)

Solopos.com, KLATEN — Warga di RT 001/RW 006, Dukuh Delon, Desa Pasung, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah memasang fasilitas wifi gratis di pos ronda setempat sejak Senin (6/7/2020) siang. Fasilitas wifi gratis itu ditujukan membantu pelajar/mahasiswa yang ingin mengakses internet gratis di tengah pandemi Covid-19.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, di RT 001 mencapai 52 kepala keluarga (KK). Hampir di setiap KK memiliki anak yang membutuhkan akses internet.

Sempat Ditawar Raffi Ahmad, Rumah Anang Hermansyah di Cinere Laku Rp35 Miliar

Warga RT 001 menyadari, kebutuhan internet sangat dibutuhkan anak sekolah dan mahasiswa. Terlebih, sebagian besar pelajar/mahasiswa memperoleh tugas dari sekolah/kampus melalui sistem dalam jaringan (Daring) di tengah pandemi Covid-19.

"Kami ingin memfasilitasi anak-anak sekolah dan mahasiswa yang ingin belajar di rumah melalui internet. Pembangunan wifi gratis ini menggunakan kas RT. Anggarannya senilai Rp1 juta. Semoga dengan cara seperti ini, dapat meringankan beban orang tua, terutama dalam membelikan pulsa internet bagi anak-anaknya," kata Ketua RT 001 Pasung, Purwanto, kepada Solopos.com, Selasa (7/7/2020).

Purwanto mengatakan pandemi Covid-19 dinilai masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Selain turut menyosialisasikan pentingnya menaati protokol pencegahan Covid-19, warga desa di Klaten itu ingin memberikan fasilitas penunjang bagi para pelajar/mahasiswa, dalam hal ini wifi gratis.

"Akses internet di pos ronda itu bisa diakses pelajar/mahasiswa di Delon selama 24 jam per hari," katannya.

Dikotomi Warga Solo Lor dan Kidul Ternyata Juga Menyangkut Urusan Jodoh, Begini Ceritanya

Kata Pelajar

Salah seorang pelajar di Dukuh Delon, Desa Pasung, Kecamatan Wedi, Shendy Valentino, 15, mengaku sangat terbantu dengan fasilitas wifi gratis di daerahnya. Dalam satu bulan, dirinya biasa menghabiskan uang Rp60.000 guna membeli paket internet.

"Tentunya sangat senang dengan wifi gratis ini. Bisa menghemat biaya. Kebetulan, rumah saya berjarak 20 meter dari pos ronda. Sehingga saya bisa mengakses internet cukup di rumah. Di tengah pandemi Covid-19 ini, saya memang butuh internet untuk menunjang komunikasi di Whatsapp Group kelas, mengakses Google Chrome, dan mengerjakan tugas," kata pelajar tingkat SMK tersebut.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho