Kategori: Klaten

Banting Setir Jadi Tukang Perahu, Pedagang di Rawa Jombor Klaten Kantongi Rp2 Juta Sehari


Solopos.com/Ponco Suseno

Solopos.com, SOLO — Objek wisata Rawa Jombor di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah kini ramai dikunjungi wisatawan. Kini, wisatawan di Rawa Jombor Klaten ramai menyewa perahu untuk berkeliling.

Sampai-sampai, sejumlah pedagang makanan di objek wisata tersebut banting setir menjadi penyedia jasa sewa perahu. Penghasilan mereka pun meningkat dibanding hanya berdagang makanan.

Salah satu pedagang soto, Atik, 49, bahkan bisa mengantongi uang Rp2 juta dalam sehari dari persewaan perahu. "Awal mulanya itu, saya jual soto di sini. Saat hari Minggu kan banyak pengunjung dan banyak yang bersepeda. Saking banyaknya yang berminat naik perahu, sekarang saya justru fokus di perahu ini. Setiap harinya, omzet dari perahu ini bisa mencapai Rp2 juta," katanya, Kamis (27/8/2020).

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, untuk mengelilingi Rawa Jombor menggunakan perahu, setiap pengunjung hanya dikenakan tarif Rp5.000. Setiap harinya, para pemilik perahu membuka usahanya mulai pukul 10.00 WIB-21.00 WIB.

RCTI Gugat Kebebasan Publik Live di Medos? Ini Penjelasannya

Salah seorang penumpang perahu, Endang, 36, mengaku baru kali pertama menikmati alam Rawa Jombor Klaten dengan menumpang perahu. Informasi dibukanya wahana wisata air berupa naik perahu itu diperoleh dari media sosial (medsos) dan sejumlah temannya.

"Rasanya senang bisa naik perahu. Seumur-umur, baru kali ini naik perahu," kata warga Karangnongko, Klaten itu.

Penumpang perahu lainnya, Rise, 35, mengaku tertarik menumpang perahu karena biayanya relatif terjangkau. Di samping itu, juga dapat menikmati pemandangan Rawa Jombor dari atas air.

"Pemandangannya bagus. Saya juga mengajak anak-anak [dua anak] di sini. Saya pikir, wahana ini juga tidak terlalu ekstrim. Masih nyaman dan aman bagi anak-anak," kata warga asal Gledeg, Kecamatan Karanganom, Klaten itu.

Share
Dipublikasikan oleh
Ginanjar Saputra