Tutup Iklan

Banting Setir, Atlet Bulutangkis Ini jadi Pengusaha Warung Gongso Solo

Warung Gongso merupakan usaha yang ide Dhaka Yudha Sakti datang dari kegemaran keluarga terhadap resep menu makanan yang dimasak dengan cara digongso.

 
Menu di Warung Gongso Solo (Istimewa/Facebook Warung Gongso Solo)

SOLOPOS.COM - Menu di Warung Gongso Solo (Istimewa/Facebook Warung Gongso Solo)

Solopos.com, SOLO — Situasi pandemi memberikan dampak besar di berbagai sektor. Salah satunya industri bisnis kuliner.

Tak sedikit orang harus kehilangan pekerjaan, namun di saat bersamaan banyak bisnis justru berkembang. Mereka terus berinovasi hingga menciptakan peluang baru di masa pandemi. Salah satunya yakni Warung Gongso Solo.

Bisnis kuliner Indonesia ini didirikan pada September 2014 oleh mantan atlet bulutangkis, Dhaka Yudha Sakti. Warung Gongso merupakan usaha yang idenya datang dari kegemaran keluarga terhadap resep menu makanan yang dimasak dengan cara digongso.

“Berawal dari keinginan untuk membagikan kehangatan dari resep asli masakan rumahan ala ibu saya, saya memberanikan diri membuka usaha rumah makan bernama Warung Gongso. Prosesnya cukup panjang untuk memperkenalkan kuliner khas Warung Gongso ke masyarakat luas, namun strategi yang saya lakukan ternyata tepat sehingga kini Warung Gongso sudah memiliki tujuh cabang di kota Solo dan Surabaya,” ujar Dhaka dalam sesi interview via zoom meeting, Kamis (21/10/2021).

Baca Juga: Dukung Percepatan Digitalisasi Daerah, Grab & OVO Rilis Patriot di Solo

Tujuh tahun hadir di industri kuliner Indonesia, banyak tantangan dihadapi. Mulai dari persaingan sesama pelaku UMKM di bidang kuliner, perjuangan untuk memperkenalkan produknya ke masyarakat luas, hingga strategi dalam mempertahankan bisnis.

Selama berbisnis ada empat tips yang membuatnya bisa bertahan sampai sekarang. Pertama yakni tidak harus fokus pada keuntungan.

Goal utamanya yakni memberikan lapangan pekerjaan yang luas, menghadirkan hidangan kuliner dengan rasa enak, dan terus fokus untuk memperluas jangkauan usaha. Dhaka yakin jika semuanya sudah tercapai, keuntungan akan menghampiri bisnis dengan sendirinya.

Selanjutnya yakni rutin memberikan promosi, serta menghadirkan kemudahan bagi pelanggan. Sebagai salah satu upaya memberikan pengalaman transaksi yang mudah, cepat dan menguntungkan, Warung Gongso mengadopsi pembayaran digital seperti ShopeePay.

Baca Juga: Pertashop Dorong Bangkitnya Ekonomi di Tengah Pandemi

Selaku owner, Dhaka juga sering mengingatkan tim di Warung Gongso menawarkan pembayaran digital menggunakan ShopeePay kepada konsumen. “Agar konsumen mendapatkan keuntungan lewat promo cashback yang ditawarkan,” kata dia.

Tips terakhir yakni rendah hati dan jangan takut bermimpi. Walaupun saat ini Warung Gongso sudah cukup dikenal secara luas, kerendahan hati dan memiliki mimpi yang tinggi merupakan dua hal yang harus dipegang teguh.

Dhaka percaya bahwa pencapaian Warung Gongso saat ini tidak ia raih sendirian. Ia selalu berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga agar tidak perlu memulangkan satu pun karyawannya.

Hingga hari ini, Warung Gongso tidak hanya mampu mempertahankan karyawannya, tetapi bahkan dapat membuka gerai baru dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang-orang yang terdampak pandemi. Penjualan yang cukup pesat membuatnya dipercaya sebagai salah satu merchant ShopeePay.


Berita Terkait

Berita Terkini

Waduh, 4 Bulan Terjadi 1.500 Pelanggaran Tata Niaga Impor

Kemendag masih terus melakukan sosialisasi kepada pelaku impor terkait perizinan dan soal pemenuhan standar kualitas.

Mitra JNE Minta Maaf Seusai Tagar BoikotJNE Ramai di Twitter

Tagar BoikotJNE kembali ramai di Twitter. Munculnya tagar ini merupakan imbas dari beredarnya pamflet lowongan pekerjaan.

Duka Semeru, Kemenkop akan Restrukturisasi Kredit UMKM Korban Erupsi

Menkop telah menginstruksikan jajarannya segera melakukan inventarisasi terhadap pelaku UMKM di wilayah terdampak bencana khususnya pelaku usaha yang memiliki pembiayaan KUR.

Kemendag Ungkap Ada 2.300 Peluang Bisnis Waralaba, Siapa Berminat?

Pada 2020 bisnis waralaba di Indonesia masih tetap berkontribusi dalam penyerapan 628.000 tenaga kerja dan mencatat omzet tidak kurang dari Rp54,4 miliar.

Penjualan Produk Asuransi Diwacanakan Wajib Direkam, Ini Respons AAJI

osiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyambut baik rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan mewajibkan perusahaan asuransi melakukan perekaman saat menawarkan produk asuransi.

E-Commerce Asal Malaysia, PG Mall Siap Ramaikan Pasar Indonesia

PG Mall, platform dagang-el (e-commerce) asal Malaysia, siap merambah pasar Indonesia, seiring dengan tumbuhnya tren belanja daring selama pandemi.

Bos Baru PLN Enggan Komentari Akuisisi Perusahaan Kendaraan Listrik

Direktur Utama PT PLN (Persero) Dharmawan Prasodjo enggan mengomentari terkait dengan akuisisi perusahaan produsen kendaraan listrik asal Jerman.

BRI dan OVO Kolaborasi Bikin Kartu Kredit, Ini Benefit bagi Pengguna

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Visionet Internasional atau OVO merilis kartu kredit OVO U Card yang menyasar kebutuhan milenial.

Cenderung Naik! Cek Harga Emas di Pegadaian, Selasa 7 Desember 2021

Harga emas batangan 24 karat di Pegadaian pada Selasa (7/12/2021) naik untuk cetakan UBS, sedangkan cetakan Antam stagnan.

70 Persen Anak Muda Berminat Kembangkan Usaha Berbasis Kreativitas

Survei menunjukkan 70% anak muda di Indonesia berminat besar mengembangkan kewirausahaan by design yang berbasis produk kreativitas dan inovasi teknologi.

Terbebani Biaya Operasional, Bandara YIA Siap-Siap Kurangi Pegawai

Operator bandara Yogyakarta International Airport (YIA) berencana melakukan rasionalisasi pegawai outsourcing yang telah berakhir masa kontraknya untuk mengurangi beban biaya operasi.

Kembali Dapatkan Perpanjangan PKPU, Begini Respons PT Sritex

PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL) atau Sritex kembali mendapatkan perpanjangan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dari Pengadilan Niaga Semarang.

Korban Asuransi Ungkap Sisi Gelap Unit-Link: Agen Palsukan Tanda Tangan

Komunitas Korban Asuransi mengungkap sisi gelap atau bobrok penyelenggaraan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit-link.

Utang Pinjol Resmi Tembus Rp27,9 Triliun, Ini Pendana Terbesar

Statistik OJK terkait industri teknologi finansial pendanaan bersama alias peer-to-peer lending (fintech lending) mengungkap utang di industri ini telah menembus Rp27,9 triliun.

Omicron Jadi Ancaman Baru, Apa Dampaknya bagi Investasi Emas di 2022?

Kemunculan varian baru virus corona, Omicron diprediksi apat menjadi katalis penguatan harga emas pada 2022 mendatang.