Bank Solo fokus garap pegawai dan UMKM

Solo (Solopos.com) - PD BPR Bank Solo akan tetap fokus menggarap pangsa pasar yang telah lama dikerjakan yaitu kredit pegawai serta berkomitmen mengembangkan pembiayaan sektor UMKM. Selain itu Bank Solo ingin meningkatkan brand image untuk mewujudkan slogan Banknya Wong Solo.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama (Dirut) Bank Solo, Agung Riawan menanggapi diubahnya nama PD BPR Bank Pasar Solo menjadi PD BPR Bank Solo yang akan diresmikan Jumat (24/6/2011) ini. ”Kami bertekad mewujudkan pelayanan prima dan meningkatkan kinerja menjadi bank yang sehat sehingga dapat memberikan kontribusi bagi Pemkot. Selain itu kami juga fokus pada kredit pegawai negeri sipil dan mengembangkan pembiayaan sektor UMKM,” jelas Agung kepada Espos, Kamis (23/6/2011).

Agung menambahkan porsi setoran terhadap pendapatan asli daerah (PAD) terhadap laba bersih yang diperoleh Bank Solo mulai tahun ini juga dinaikkan sesuai tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) No 3 Tahun 2011 Tentang PD BPR Bank Solo.
“Jadi, dalam Perda yang baru itu, juga diatur adanya kenaikan porsi setoran kami ke PAD terhadap laba bersih yang kami terima. Kalau dulu setoran ke PAD porsinya 40% dari laba bersih, aturan di Perda yang baru itu jadi 50% dari laba bersih setelah pajak,” tutur Agung.

Dengan kenaikan porsi tersebut, maka PD BPR Bank Pasar harus mampu meraih target laba sebelum pajak tahun ini yang mencapai angka kisaran Rp 902 juta. Per Mei lalu, laba sebelum pajak sudah tercapai Rp 346 juta atau 38,3% dari target.

haw


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho