BANK JATENG Buka Akses Kredit Perbankan Bagi KSM
Logo Bank Jateng (iwapi-pusat.org)

(iwapi-pusat.org)
SOLO - Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang sebelumnya hanya mendapat fasilitas kredit dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Perkotaan dalam bentuk dana bergulir, sekarang mulai diarahkan mendapat fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) melalui perbankan.

Bank Jateng Koordinator Surakarta menyatakan siap membantu meningkatkan kapasitas usaha milik masyarakat berpenghasilan menengah ini dengan menyalurkan KUR. Akhir pekan lalu Bank Jateng melalui Walikota Solo, Joko Widodo, menyerahkan KUR kepada tiga KSM yang ada di Kelurahan Keprabon.

Disampaikan Pimpinan Bank Jateng Koordinator Surakarta, Abunasor, ketiga KSM tersebut masing-masing beranggotakan lima orang dengan usaha yang berbeda-beda. Ada pedagang kelontong, warung makan, usaha blankon dan macam-macam. "Usaha mereka berkembang setelah mendapat fasilitas dana bergulir, dan sudah layak mendapatkan kredit dari perbankan. Maka ketiga KSM itu kami berikan KUR masing-masing, Rp10 juta, Rp10 juta dan Rp9 juta," kata Abunasor.

Abunasor mengatakan, untuk level pertama KSM mendapat fasilitas kredit dengan skema KUR mikro yang plafonnya di bawah Rp20 juta. Jika secara kapasitas usahanya terus berkembang maka tidak menutup kemungkinan pelaku usaha kecil ini ke depannya bisa mengakses KUR ritel dengan plafon pinjaman antara Rp20 juta-Rp500 juta.

Pihaknya berharap, para pelaku usaha ini bisa memegang amanah dari bank dengan menjaga kualitas usaha dan memenuhi kewajiban membayar angsuran pinjaman. Apalagi, setelah dengan fasilitas dana bergulir, KSM telah mampu menunjukkan prestasinya dalam mengembangkan usaha.
Program pemberian fasilitas pembiayaan kepada KSM, lanjut Abunasor, merupakan salah satu pilot project yang nantinya akan dikembangkan di wilayah lain di Soloraya.

"Kami bekerja sama dengan Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) dalam pelaksanaan program ini. Ke depan, semua KSM se-Solo dan Soloraya yang punya kapasitas baik akan kami tindaklanjuti secara bertahap," lanjut Abunasor.

Bank Jateng Koordinator Surakarta di tahun anggaran 2012 ini mematok penyaluran KUR hingga kisaran nilai Rp600 miliar, untuk wilayah Soloraya.

JIBI/SOLOPOS/Hijriyah Al Wakhidah


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho