Bank Indonesia Solo Dorong Sentra Batik Girilayu Jadi Desa Wisata
Batik tulis Girilayu. (Facebook.com-Batik Tulis Girilayu Matesih)

Solopos.com, SOLO — Bank Indonesia Solo mendorong sentra batik Girilayu di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah menjadi desa wisata. Disadari Kelompok Batik Desa Girilayu memiliki potensi tinggi untuk lebih dikembangkan menjadi destinasi wisata lengkap dengan didukung masyarakatnya yang turun-temurun menekuni membatik.

Maka dari itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo melakukan pendampingan intensif kepada para pembatik Girilayu untuk meningkat menjadi seniman batik dan mengambil manfaat ekonomi demi kesejahteraan mereka. Kali terakhir, batik Girilayu mengikuti pameran fisik terbatas Karya Kreatif Indonesia (KKI) Seri 3, Jumat (20/11/2020).

Selain Batik Girilayu, BI juga mendampingi kelompok batik lain di wilayahnya. Kepala KPw BI Solo, Bambang Pramono, mengatakan pihaknya melakukan pendampingan insentif kepada Kelompok Batik Girilayu untuk melestarikan dan mengembangkan batik serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih baik.

Elemen Fengsui dalam Rumah Bisa Datangkan Rezeki

“Pada aspek pemasaran Batik Girilayu menjadi bintang utama dalam Pagelaran Pesona Batik Girilayu Tuty Adib & Djongko Rahardjo pada KKI seri 3. Dalam pameran ini, para desainer nasional asal Solo Tuty Adib & Djongko Rahardjo mengangkat motif dan warna batik kekinian hasil karya para pembatik Girilayu yang memiliki international look,” paparnya, kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Batik tulis Girilayu. (Facebook.com-Batik Tulis Girilayu Matesih)
Batik tulis Girilayu. (Facebook.com-Batik Tulis Girilayu Matesih)

BI Apresiasi UMKM

Batik tulis Girilayu. (Facebook.com-Batik Tulis Girilayu Matesih)

Menurutnya, pameran fisik terbatas KKI merupakan bentuk apresiasi Bank Indonesia kepada para pegiat dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia yang diselenggarakan sejak 2016. Tema utama KKI 2020 ini adalah Mendorong UMKM sebagai Kekuatan Baru Perekonomian Nasional di Era Digital.

Selain itu, pihaknya juga menghubungkan dengan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) agar mampu menyediakan kanal pembayaran QRIS untuk mendorong transaksi nontunai.

Ngeri, Bangunan di Karo Ambles Terbawa Longsor

Di sisi lain, BI juga memfasilitasi terbentuknya Komunitas Seniman Muda Batik Indonesia, yang terdiri dari Kelompok Batik Girilayu, Kelompok Batik Laweyan, dan Kelompok Batik Kauman yang diharapkan menjadi embrio awal wadah bergabungnya para seniman Batik dari Nusantara untuk menjawab tantangan pelestarian sekaligus mengembanpkan nilai ekonomi batik di masa depan.

Ada pula Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) Sarana dan Prasarana dalam rangka penguatan produksi dan pemasaran kepada Paguyuban Batik Giriarum Girilayu, seperti pawangan, canting, kompor membatik, mesin jahit, mesin obras, dan lain-lain. Tak ketinggalan ada Gedung Pembangunan Showroom kepada BUMDES Girilayu untuk mendukung Desa Wisata Batik Girilayu.

“Sejumlah kegiatan akan kami lakukan dalam waktu dekat, seperti melibatkan pembatik Girilayu dalam Pameran di Anjungan Batik Yayasan Batik Indonesia di Cikatomas Jakarta pada awal Desember 2020 serta pelatihan terkait teknis motif batik,” jelas dia.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom