Tutup Iklan

BANJIR SRAGEN : Jalan Desa Dawungan Nyaris Putus, Talut Jembatan Ambrol

BANJIR SRAGEN : Jalan Desa Dawungan Nyaris Putus, Talut Jembatan Ambrol

SOLOPOS.COM - Jalan penghubung Desa Dawungan dan Sepat, Masaran, Sragen, nyaris putus, Kamis (22/2/2018). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)

Banjir di Sragen mengakibatkan jalan Desa Dawungan, Masaran, nyaris putus dan talut jembatan ambrol.

Solopos.com, SRAGEN -- Jalan desa penghubung dua lingkungan rukun tetangga di wilayah Dukuh/Desa Dawungan, Kecamatan Masaran, Sragen, nyaris putus lantaran tergerus arus anak Sungai Grompol saat banjir melanda daerah setempat, Rabu (21/2/2018) malam.

Jalan tembus yang terhubung ke wilayah Desa Sepat, Masaran, itu berlubang dengan dimater sampai 5 meter. Lubang menganga itu itu hanya menyisakan lebar jalan sekitar 50 cm. Lubang itu persis berada di sebelah timur jembatan tua buatan 1980-an.

Warga setempat berinisiatif menutup jalan itu untuk sementara. Sekitar 50 meter dari jalan yang nyaris putus itu, talut jembatan sepanjang 10 meter yang menghubungkan Desa Dawungan dan Sepat juga ambrol diterjang banjir. Beruntung banjir tak sampai menggerus rumah warga meskipun ada beberapa rumah yang tergenang air selama tiga jam.

Baca:

Sugino, 55, seorang warga Dukuh/Desa Dawungan RT 005, Masaran, Sragen, saat ditemui Solopos.com, Kamis (22/2/2018) siang, menyampaikan hujan deras mengguyur wilayah Dawungan sejak habis Isya hingga tengah malam. Hujan deras ditambah volume air dari hulu membuat wilayah di bantaran anak Sungai Grompol juga ikut kebanjiran.

Air menggenangi beberapa rumah warga. Sugino menyebut rumah warga yang tergenang air luapan anak Sungai Grompol itu terdiri atas rumah Pardi, Bowo, Supardi, Mas Man, Mbah Amat, Mbah Ranto, dan Mbah Rebo.

"Beberapa warga sempat menginap ke tetangga karena ketinggian air di dalam rumah akan yang mencapai perut orang dewasa. Mereka baru tadi pagi pulang untuk bersih-bersih. Yang lama itu bersih-bersih lumpur,” katanya.

Selain menggenangi rumah warga, banjir itu juga menggerus talut jembatan sisi selatan dan berakibat pada tergerusnya jalan desa di sebelah timur rumah Sugino. Dia mengatakan gerusan air yang membuat jalan nyaris putus itu karena derasnya air dan kondisi bangunan talut jembatan yang rapuh.

“Selama 30 tahun di sini ya baru kali banjirnya sangat besar. Jembatan ini rapuh karena buatan 1980-an dan tidak menggunakan rangka besi,” tuturnya.

Surati, 45, warga setempat, menambahkan suara airnya itu bergemuruh, apalagi saat menggerus tanah di jalan ini. Dia khawatir dengan intensitas hujan yang tinggi bisa mengancam jalan menjadi putus benar.

“Kami hanya waswas kalau hujan lagi. Kami berharap segera ada penanganan untuk jalan ini,” katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Dwi Sigit Kartanto, mengaku sudah menyurvei jalan yang berlubang dan talut jembatan yang ambrol itu. Sudah ada kesepakatan untuk jalan dan jembatan itu segera ditangani Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Pemerintah Desa Dawungan dan warga setempat.

“Kami akan membantu semen, batu, pasir. Untuk kekurangannya diusahakan dari Pemerintah Desa Dawungan dan warga nanti bekerja bakti bersama,” ujarnya kemudian menambahkan penyebab banjir itu karena ada barongan yang menutup jalan air di bawah jembatan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Warga Solo Positif Covid-19 Dilarang Karantina Mandiri di Rumah, SE Terbit Hari Ini

Warga Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19 meski tanpa gejala tidak boleh lagi menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Latihan Lagi, Persis Ingin Lapangan di Solo

Persis perlu berkoordinasi dengan Bhayangkara Solo Football Club (BSFC) yang juga memakai Stadion UNS sebagai tempat latihan.

Temui Dubes Palestina, Ketum PBNU: Menurut Al-Qur'an, Israel akan Kalah

Said Aqil mengatakan NU telah menyatakan dukungan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sejak 1938.

Ini 5 Ekses Setuju Kebijakan Baru Privasi Whatsapp

Whatsapp seperti dibahas SAFE net secara resmi menerapkan kebijakan privasi baru mulai Sabtu (15/5/2021) lalu.

Balon Udara Meledak di Delanggu Klaten, Polisi Periksa 6 Orang Saksi

Polisi sudah meminta keterangan dari enam warga Dukuh Krapyak, Desa Sabrang, Delanggu, Klaten, terkait ledakan balon udara dengan petasan,

Pemudik Motor Wajib Rapid Test Antigen Acak saat Balik

Kemenhub bakal mengecek Covid-19 dengan rapid test antigen secara acak terhadap pemudik pengendara sepeda motor yang balik ke Jabodetabek.

Awas Licin! Belasan Sepeda Motor Berjatuhan Di Jalan Seputar Alut Keraton Solo

Belasan sepeda motor mengalami kecelakaan saat melewati jalan yang licin di seputar Alun-Alun Utara Keraton Solo pada Minggu dan Senin.

Gubernur Jateng Minta Seluruh RS Antisipasi Lonjakan Covid-19

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta semua rumah sakit di Jateng siaga potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran 2021.

Tahukah Anda? Tiap Zodiak Punya Bakat Terpendam!

Tahukah Anda, setiap pemilik tanda zodiak memiliki bakat terpendam yang mungkin bermanfaat untuk mengarungi kehidupan manusia.

Viral Pemotor Nyemplung Pantai Jepara, Ternyata Begini Ceritanya

Dalam video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan seorang pemotor yang tengah terjebak di pantai.

Polrestabes Semarang Gelar Tes Antigen Acak Pemudik di Simpang Lima

Total ada sekitar 100 kendaraan dari luar daerah yang terjaring operasi Satlantas Polrestabes Semarang di Simpang Lima.

Polri Akui Ratusan Kecelakaan di Puncak Arus Balik Lebaran 2021

Polri serius mencegah warga mudik Idulfitri atau Lebaran 2021, meski demikian Polri mengakui ratusan kecelakaan sepanjang puncak arus balik.