Anak-anak bermain air yang menggenangi viaduct Gilingan, Solo, Minggu (2/10/2016). Genangan akibat hujan deras tersebut berasal dari luapan Kali Anyar. (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)

Banjir Solo Minggu (2/10/2016) selain menyebabkan genangan di beberapa ruas jalan juga menyebabkan rumah terendam.

Solopos.com, SOLO — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Solo dan sekitarnya selama beberapa jam menyebabkan Kota Bengawan dikepung genangan air, Minggu (2/10/2017). Genangan air bahkan merendam rumah.

Seperti di wilayah RW 007 Kelurahan Sumber yang merupakan RW kediamaan Presiden Joko Widodo, ketinggian air mencapai 50 sentimeter. Genangan air merendam puluhan rumah warga di lingkungan sekitar kediaman Presiden.  (Baca Kondisi WGM)

Warga RT006/ RW007 Kelurahan Sumber, Faizal Mahendra mengatakan air mulai masuk ke rumah penduduk sekitar pukul 17.00 WIB. Setidaknya ada puluhan rumah yang tersebar di RW007 terendam air.

“Warga berusaha menghalau air masuk ke dalam rumah dengan berbagai cara. Tapi tetap saja air masuk ke rumah,” kata dia.

Warga RT003/RW 007, Sri Mulyati menuturkan air yang merendam puluhan rumah merupakan kiriman air dari wilayah Boyolali. Sehingga mengakibatkan Kali Gajah Putih meluap dan merendam rumah warga. Genangan yang terjadi tahun ini lebih parah dari pada tahun sebelumnya.

Koordinator Perawatan dan Pengoperasian pompa air Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Purwoko mengatakan, seluruh pintu air dari anak sungai yang menuju Bengawan Solo telah ditutup sejak petang. Sebab ketinggian air di Sungai Bengawan Solo cukup tinggi. Bahkan pompa air di pintu Demangan dan Pucangsawit telah dinyalakan.

“Saat ini pompa di pintu air Joyontakan sudah siap dinyalakan,” kata Purwoko saat dihubungi Minggu malam.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten