BANJIR SOLO : Kebanjiran, Tujuh Keluarga di Gulon Mengungsi
Ilustrasi luapan air banjir (Onlyhdwallpapers.com)

Hujan deras sejak Rabu sore membuat tujuh keluarga di Kampung Gulon mengungsi.

Solopos.com, JEBRES -- Warga RT 005/RW 021 Kampung Gulon, Kelurahan Jebres mengungsi lantaran terdampak genangan banjir sejak Rabu (1/3/2017) malam. Hingga Kamis (2/3/2017) pagi, mereka masih di tempat pengungsian tak jauh dari rumah mereka.

Lurah Jebres, Sulistiarini, mengatakan ada tujuh keluarga yang mengungsi. Ia sudah mengecek lokasi dan bertemu para pengungsi. Menurutnya, terdapat 47 keluarga yang mengungsi akibat luapan Sungai Bengawan Solo. Mereka tersebar du RT 002, 003, 004/RW 036 dan RT 004, 005/RW 021.

"Di RW 036 ada 22 keluarga dengan jumlah sekitar 70 warga. Sementara di RW 021 ada 25 keluarga dengan jumlah warga sekitar 75 anggota keluarga," papar dia kepada Solopos.com Kamis.

Bukan hanya warga Gulon, 10 orang yang bermukim di Kampung Karangasem juga harus mengungsi ke pendapa kelurahan Gandekan. Hujan deras membuat sebagian wilayah di Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, kebanjiran.

Babinkamtibmas Kelurahan Gandekan, Bripka Endro Hadisukoco, mengatakan air mulai masuk ke rumah warga pada Rabu malam pukul 23.00 WIB. Akibatnya, 154 keluarga yang tersebar di RW 001, 002, 004 dan 005 mengalami kebanjiran.

"Ketinggian air bervariasi. Yang paling parah di RT 002/RW 002 yaitu 70 cm. Ada 34 keluarga yang terdampak banjir di RT tersebut," ujarnya kepada Solopos.com, Kamis (2/3).

Menurutnya sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing. Namun, kelurahan tetap menyiapkan tempat pengungsian. "Ada 10 orang yang mengungsi ke pendapa kelurahan. Mereka dari Kampung Karangasem," kata dia.

Menurut dia, air berangsur surut pada Kamis pagi sekitar pukul 05.00 WIB.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho