BANJIR SEMARANG : Lihat Banjir Pantura, Ganjar ke Mapolsek Genuk
Banjir di kawasan Genuk, Kota Semarang, Jateng, Rabu (21/2/2018). (Instagram-@satlantaspolrestabessmg)

Banjir yang merendam Mapolsek Genuk, Kota Semarang menarik perhatian calon gubernur Ganjar Pranowo yang bakal bersaing dalam pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018.

Solopos.com, SEMARANG — Calon gubernur prtahana Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Selasa (27/2/2018), mendatangi Mapolsek Genuk, Kota Semarang yang terendam banjir. Di tempat itu, ia menyatakan banjir dan rob yang terjadi di jalur pantai utara (pantura) Kota Semarang perlu ditangani berbagai pihak secara bersama demi meraih hasilnya optimal.

"Penanganan banjir dan rob di kawasan Kaligawe dan Genuk ini harus dilakukan bersama-sama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kota/kabupaten, termasuk juga Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional serta Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana," papar valon gubernur bernomor 1 itu.

Ketika mengunjungi Mapolsek Genuk yang sebagian bangunannya terendam banjir, Ganjar Pranowo menyebutkan lima unit pompa air dioperasikan guna menyedot banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk. Diakui Ganjar yang berpasangan dengan Calon Wagub Taj Yasin pada pilkada atau Pilgub Jateng 2018, banjir dan rob di kawasan Kaligawe telah mengganggu laju perekonomian karena merupakan jalur utama yang menghubungkan sejumlah daerah di Pulau Jawa.

"Saya menerima banyak aduan terkait banjir di Kaligawe, dan saya sudah ngomong ke Kementerian PUPR dan direspon cepat dengan mengirim lima pompa berkapasitas besar sebagai solusi jangka pendek," ujarnya.

Saat ini satu pompa penyedot air sudah beroperasi dan yang empat lainnya sedang dalam proses pemasangan. "Targetnya hari ini semua pompa sudah bisa dioperasikan sehingga bisa mengurangi genangan banjir," kata politikus PDI Perjuangan yang kembali dijagokan partai politiknya sebagai calon gubernur melalui Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng dalam rangkaian pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018 itu.

Pompa air yang dipasang tersebut diketahui berkapasitas 160 liter per detik dan 250 liter per detik. Rencananya, pompa air tersebut akan dipasang di hilir Sungai Sringin, Sungai Babon, Terminal Terboyo, dan sekitar Mapolsek Genuk.

Solusi jangka menengah penanganan banjir di jalur pantura Kota Semarang, kata Ganjar, akan difungsikan dua kolam retensi dan optimalisasi tanggul sepanjang dua kilometer. "Jika semua perangkat sudah bekerja, mulai dari tanggul, pompa, dan kolam retensi, Insya Allah akan kering, makanya kita berdoa agar selama proses pemasangan tidak hujan lagi," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho