Banjir Jakarta Paksa Tamu Hotel Perpanjang Menginap di Semarang
Ilustrasi kamar hotel. (Freepik)

Solopos.com, SEMARANG — Bencana alam banjir yang melanda Jakarta membawa berkah bagi industri perhotelan di Kota Semarang. Pasalnya banyak wisatawan asal Jakarta yang memperpanjang atau extended untuk menginap di ibu kota Jawa Tengah itu.

Wakil Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Jateng, Bambang Mintosih mengatakan jika okupansi beberapa hotel berbintang pada awal Januari ini masih tinggi. Wisatawan asal Jakarta, lanjut dia memilih memperpanjang menginap di Semarang.

"Seminggu ini masih full book, banjir Jakarta membuat pelancong memilih memperpanjang untuk menginap di Semarang," katanya, Jumat (3/1/2020).

Pria yang akrab disapa Benk Mintosih ini menjelaskan okupansi pada awal tahun ini lebih baik dibandingkan dua tahun lalu. Selain banjir, Kota Semarang saat ini menjelma sebagai kota wisata.

"Okupansi sekitar 80%, dua tahun lalu di bawah 60%. Para pelancong sengaja menuju Semarang karena ingin berwisata. Tahu kalau Jakarta Banjir, mereka langsung melakukan extended," tuturnya.

Majunya pariwisata, lanjut General Manager Star Hotel Semarang ini, bisa dilihat dari lama menginap tamu hotel. Dua tahun lalu, lama menginap tamu hotel sekitar satu malam. "Saat ini minimal dua malam," tambahnya.

Sementara itu, Sales Executive Hotel Citra Dream Semarang, Vincentia Litha, mengungkapkan okupansi di hotel tempanya bekerja berkisar pada angka 60%. Angka itu paling banyak disumbang oleh pengunjung asal Jakarta yang memilih memperpanjang menginap.

"Kebanyakan memang tamu dari Jakarta, mereka banyak yang memperpanjang lama menginap. Alesannya karena Jakarta banjir," ujarnya.

Okupansi hotel di Semarang diperkirakan bertahan hingga akhir pekan. Tambah lagi banyak pelancong asal Jakarta yang mampir ke Kota Semarang. "Kalau malam nanti bisa sampai 80% biasanya bertahan sampai Minggu besok," jelasnya.

Terpisah, Public Relations Hotel Ciputra Semarang, Sheila Tiara mengakui jika banyak tamu yang memperpanjang lama menginap. Jumlahnya bahkan hampir 50% dari jumlah tamu menginap di hotel yang terletak di kawasan Simpang Lima ini.

"Sampai Sabtu masih full okupansi, di angka 91% karena banyak tamu yang extended," tuturnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Bisnis


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho