Banjir Jakarta Kacaukan Penerbangan, Lion Air Sampai Telat Terbang 60 Menit
Banjir di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta, Sabtu (20/2/2021). (Antara)

Solopos.com, JAKARTA -- Banjir yang melanda Jakarta mengacaukan penerbangan, termasuk jadwal terbang maskapai Lion Air Group.

Maskapai Lion Air dan Batik Air hingga Sabtu (20/2/2021) pukul 13.00 WIB mengalami penundaan dan terganggu dari sisi tingkat ketepatan waktu (on time performance/OTP).

Keterlambatan itu terjadi baik untuk keberangkatan dari Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) maupun Soekarno–Hatta (CGK). Penyebabnya, banjir yang menghambat akses ke dua bandara tersebut.

Baca juga: Nissa Sabyan Pelakor, Ustaz Zacky Mirza Kaget

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan banjir Jakarta membuat ketepatan waktu penerbangan Lion Air turun. Pada hari ini untuk jadwal keberangkatan dari Bandara Halim Perdanakusuma terdapat enam penerbangan dengan ketepatan waktu rata-rata 80 persen.

“Keberangkatan penerbangan ID-7271 tujuan Balikpapan–Tarakan dan penerbangan ID-7011 ke Kualanamu Medan mengalami keterlambatan rata-rata 60 menit dikarenakan operasional untuk memastikan keselamatan dan keamanan, bahwa bandar udara ditutup sementara berdasarkan pengumuman resmi dari otoritas bandar udara [Notam],” ujarnya melalui keterangan resmi yang dikutip Bisnis.com, Sabtu.

Sementara itu, untuk keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) terdapat 31 penerbangan Batik Air.

Baca juga: Polantas Masuk Desa di Sragen, Mau Ngapain Ya?

Ketepatan Waktu 100 Persen

Gegara banjir rata-rata ketepatan waktu maskapai premium Lion Air Group itu tercatat 87,09 persen. Sedangkan untuk Lion Air terdapat 11 penerbangan rata-rata ketepatan waktu 100 persen.

Secara umum, Danang menjelaskan bahwa perusahaan telah mengantisipasi serta melaksanakan sebagaimana standar operasional prosedur (SOP) sehingga berjalan tertib dan kinerja perusahaan lebih optimal.

“Komitmen Lion Air Group ialah mengutamakan pelayanan terbaik kepada penumpang dan akan meminimalisir akibat yang timbul, agar penerbangan Lion Air Group lainnya dapat beroperasi normal dari dampak cuaca [hujan deras dan banjir] yang mengakibatkan terganggunya lalu lintas jalur darat menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta serta Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma,” jelas dia.

Baca juga: Tak Ada Order Selama Pandemi, Pengrajin Gamelan Wirun Sukoharjo Terancam Bangkrut

Menurut dia, kondisi banjir ini bagi Lion Air tersebut termasuk force majeure. Oleh karena itu, Lion Air Group sangat memahami atas situasi dan kondisi yang terjadi.

Dalam upaya memberi solusi terbaik kepada penumpang yang terganggu perjalanannya akibat banjir Jakarta, Lion Air Group memberi kebijakan kepada calon penumpang.

Kebijakan dimaksud di antaranya pembebasan biaya untuk perubahan jadwal keberangkatan (re-schedule) dan proses pengembalian dana dari tiket (refund) sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sumber: Bisnis.com



Berita Terkini Lainnya








Kolom