Banjir Hadiah, Petani Sukoharjo Serbu ODP Pupuk Petrokimia Gresik

Bersamaan dengan ulang tahun ke-50, PT Petrokimia Gresik menggelar program promosi pupuk yakni one day promotion (ODP) serentak di 50 kios yang tersebar di 19 provinsi, Rabu (10/8/2022).

 Petani membeli sejumlah produk dalam one day promotion PT Petrokimia Gresik, di Desa Godog, Polokarto, Sukoharjo, Selasa (9/8/2022). (Solopos.com/Magdalena Naviriana Putri).

SOLOPOS.COM - Petani membeli sejumlah produk dalam one day promotion PT Petrokimia Gresik, di Desa Godog, Polokarto, Sukoharjo, Selasa (9/8/2022). (Solopos.com/Magdalena Naviriana Putri).

Solopos.com, SUKOHARJO — Bersamaan dengan ulang tahun ke-50, PT Petrokimia Gresik menggelar program promosi pupuk yakni one day promotion (ODP) serentak di 50 kios yang tersebar di 19 provinsi, Selasa (9/8/2022).

Lokasi lain di antaranya Yogyakarta, Bangka Belitung, Sragen, dan Sukoharjo. Di Sukoharjo, acara yang diadakan di Desa Godog, Polokarto, Sukoharjo, tersebut diserbu para petani.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Kegiatan sehari promosi itu diadakan karena kebutuhan masyarakat akan pupuk nonsubsidi yang semakin tinggi.

“Alokasi pupuk subsidi 2021 kan 35%, untuk 2022 hanya 34% otomatis ada penurunan. Oleh karena itu bapak ibu petani mau tidak mau harus membeli nonsubsidi,” jelas Petugas Perwakilan Daerah (PPD) Sukoharjo, PT Petrokimia Gresik, Suryadi.

“Kalau ada pupuk nonsubsidi yang kami tawarkan otomatis bisa memenuhi kekurangan kebutuhan pupuk,” kata Suryadi lagi.

Baca juga: Di Ultah Emas, Petrokimia Gresik Kenalkan 3 Varian Pupuk Baru di Sragen

Suryadi mengatakan penjualan pupuk subsidi pada 2021 mencapai lebih dari 100 ton dalam satu kabupaten. Sementara pada 2022 dimungkinkan adanya peningkatan target.

Sementara itu, Suryadi mengatakan dari sisi harga, khususnya nonsubsidi memang berbeda atau lebih mahal jika dibandingkan subsidi.

“Kemudian nonsubsidi harganya juga bisa berubah kapan saja. Karena misalnya untuk pupuk jenis SP-26 satu saknya 25kg dengan harga Rp150.000 besok atau satu minggu [pekan] bisa naik lagi,” kata dia.

Lebih lanjut Suryadi mencontohkan harga satu sak pupuk nonsubsidi seberat 25 kilogram biasanya hanya Rp250.000 per sak sekarang sudah lebih dari Rp300.000-an per sak. Atau berkisar Rp320.000-an per sak.

Kondisi tersebut membuat PT Petrokimia melakukan promosi penjualan produk-produk nonsubsidi retail seperti NPK Phonska Plus, NPK Petro Nitrat, dan NPK Petro Ningrat.

Baca juga: Petrokimia Siapkan Stok 979.123 Ton Pupuk Bersubsidi

Ditambah pupuk SP-26, SP-36 nonsubsidi, Urea nonsubsidi, ZA nonsubsidi, ZK, Nitralite, Kapur Pertanian Kebomas, dan Petro-Cas.

Setiap petani yang melakukan pembelian satu sak produk pupuk atau dua sak produk pembenah tanah berkesempatan mendapatkan hadiah menarik langsung dan undian kupon berhadiah.

Sedangkan hadiah yang disiapkan di antaranya televisi, dispenser, kipas angin, sprayer, dan paket sembako.

Sementara itu, Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih saat membuka acara di Gresik menyampaikan bahwa melalui program ODP, Petrokimia Gresik menawarkan sederet produk komersial.

Berdasarkan uji coba di berbagai daerah, pupuk tersebut telah terbukti mampu meningkatkan produktivitas pertanian.

Baca juga: DISTRIBUSI PUPUK : Petrokimia Jamin Stok Pupuk Aman

One day promotion ini kami harapkan dapat menstimulasi petani untuk menggerakkan sektor pertanian di Indonesia dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan nasional,” kata Digna.

Digna mengatakan ODP serentak dilakukan di 50 kios yang tersebar di 19 provinsi. Sebanyak 50 lokasi disesuaikan dengan usia 50 tahun Petrokimia Gresik.

Petrokimia Gresik juga memberikan sosialisasi budidaya pertanian yang di dalamnya berisi edukasi pemupukan berimbang, pengetahuan produk, dan layanan mobil uji tanah serta sosialisasi pengendalian organisme penggangu tanaman (OPT).

Lebih lanjut, Digna berharap seluruh petani yang ada di wilayah ODP dapat memanfaatkan kesempatan tersebut serta menularkan ilmu yang didapat kepada petani lain.

“Semakin luas petani yang memanfaatkan promosi dan sosialisasi ini, semakin besar pula produktivitas yang didapatkan,” tutup Digna.

Baca juga: SARANA PERTANIAN : Petrogres Genjot Produksi 200 Ton Benih Jagung

Petani asal Tepisari, Polokarto, Sukoharjo, Doni Susanto, mengatakan telah lama menggunakan pupuk nonsubsidi. Pupuk nonsubsidi diakuinya memang mahal, namun penggunaannya justru lebih irit.

“Biasanya saya pakai subsidi kurang lebih satu kwintal dengan luasan 1.000 meter lahan. Tetapi dengan ponshka plus saya hanya cukup satu sak 25 kg dengan hasil yang sama,” kata dia saat ditemui dalam kegiatan.

Doni mengatakan selama dua tahun terakhir dia mulai menanam cabai, pepaya dan tomat. Sementara, ponska plus juga dia gunakan untuk pupuk tanamannya tersebut.

“Untuk cabai cukup irit saya tanam 1.000 pohon kemarin satu kali tanam hanya habis tiga kilogram [pupuk]. Untuk pepaya kemarin pupuk padat hanya habis satu sak untuk 200 pohon,” jelasnya.

Meski demikian dia mengakui perbandingan harga pupuk nonsubsidi dan subsidi cukup jauh. Pupuk Subsidi hanya dibanderol dengan harga Rp125.000 per sak. Sementara pupuk nonsubsidi mencapai Rp325.000 per sak.

Baca juga: SARANA PERTANIAN : Petrogres Garap Pasar Pupuk Premium

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Agenda Solo Hari Ini: Abah Lala Ramaikan di Sekaten, Parkli Gelar Lomba E-Sport

      Agenda Kota Solo hari ini, Kamis (29/9/2022), akan ada penampilan musisi dan pencipta lagu asal Boyolali, Abah Lala, di pangung hiburan pasar malam Sekaten di Alkid Keraton Solo.

      Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celcius

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini, Kamis (29/9/2022) yakni cerah berawan pada pagi hari, kemudian berawan hingga malam hari.

      Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini: Cerah saat Pagi, lalu Berawan hingga Malam

      Prakiraan cuaca Sukoharjo hari ini pada Kamis (29/9/2022) menurut prakiraan BMKG dimulai cerah berawan kemudian berawan hingga malam.

      Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini 29 September 2022, Berawan

      Info lengkap prakiraan cuaca Karanganyar hari ini, Kamis (29/9/2022), bisa Anda simak di sini.

      Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 29 September 2022, Bebas Hujan

      Informasi mengenai prakiraan cuaca Sragen hari ini, Kamis (29/9/2022), bisa Anda baca pada artikel ini.

      Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Kamis Ini: Cerah Berawan Pagi, Berawan Malam

      Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Kamis 29 September 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 29 September, Cerah Berawan dan Lebih Panas

      Cuaca Kota Solo menurut prakiraan BMKG, hari Kamis (29/9/2022) ini akan lebih banyak berawan namun suhu cukup tinggi pada siang hari mencapai 33 derajat Celcius.

      Prakiraan Cuaca Klaten Hari Kamis Ini: Cerah Berawan 07.00 WIB-10.00 WIB

      Prakiraan cuaca Klaten hari ini Kamis 29 September 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Disbudpar Solo Ajak Pengelola RS Tangkap Peluang Wellness dan Medical Tourism

      Disbudpar Solo mengajak kalangan pengelola rumah sakit untuk bersama-sama menangkap peluang wisata kesehatan atau wellness tourism maupun medical tourism.

      Komandan Grup Paspampres Gantikan Achiruddin Jadi Danrem 074/Warastratama Solo

      Anggota Grup A Paspampres Kolonel (Inf) Anan Nurakhman menjadi Danrem baru 074/Warastratama Solo menggantikan Kolonel (Inf) Achiruddin.

      Sambut Sobat Fest, 96 Kerai Bambu Mural Batik Hiasi Pagar Mangkunegaran Solo

      Sebanyak 96 kerai bambu berhias gambar mural batik dipasang menutupi pagar Pamedan Pura Mangkunegaran Solo untuk menyambut Sobat Fest, 1-2 Oktober 2022.

      Manusia Pertama di Pulau Jawa dan Kabar Tak Sedap dari Mi Sedaap

      Berdasarkan penelitian gabungan linguistik historis dan arkeologi, etnis Jawa berasal dari rumpun Austronesia dalam teori Out of Taiwan, tetapi data antropologi menyebut bahwa Pulau Jawa telah dihuni oleh manusia selama kurang lebih 2 juta tahun. 

      Dishub Sukoharjo: Izin Resmi Hanya untuk Perahu, Bukan Jembatan Sasak

      Jembatan sasak Sukoharjo di Gadingan, Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, yang menghubungkan Kampung Sewu, Jebres, Solo, belum memiliki izin secara resmi.

      5 Pasar Tradisional Disiapkan Dinas Perdagangan untuk Memindahkan PKL TSTJ Solo

      Dinas Perdagangan Kota Solo menyiapkan sedikitnya lima pasar tradisional untuk menampung PKL yang akan dipindahkan dari TSTJ.

      Gelar Pilkades, 15 Desa di Wonogiri Jadi Pilot Project Pemutakhiran Data SDGs

      Sebanyak 15 desa di Kabupaten Wonogiri menjadi pilot project (proyek percontohan) pemutakhiran data Sustainable Development Goals (SDGs) Desa.

      Diseruduk Pikap di Jl. Solo-Jogja, Warga Tegalyoso Klaten Meninggal

      Kecelakaan lalu lintas terjadi ruas jalan raya Jogja-Solo, tepatnya di Dukuh Pilangsari, Desa Gondang, Kecamatan Kebonarum.