BANJIR GROBOGAN : Puluhan Rumah Warga di Purwodadi Tergenang Banjir
Ilustrasi (JIBI/dok)

Banjir di Grobogan mengakibatkan puluhan rumah di Kecamatan Purwodadi tergenang air.

Solopos.com, GROBOGAN - Puluhan rumah warga di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, terendam banjir dengan ketinggian genangan bervariasi.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan Agus Sulaksono dihubungi melalui telepon dari Kudus, Kamis (12/2/2016), mengungkapkan permukiman penduduk yang tergenang banjir berada di wilayah perkotaan.

Di antaranya, kata dia, di Dusun Jetis, Dusun Ngabean, dan Kemasan di Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Grobogan.

Jumlah permukiman warga yang tergenang banjir untuk sementara sekitar 80 rumah. Ketinggian genangan, kata dia, tidak tinggi karena hanya di bawah mata kaki. Untuk itu, lanjut dia, hingga kini belum ada warga yang mengungsi karena rumahnya masih bisa ditempati.

"Kami juga belum melakukan evakuasi warga karena mereka masih bertahan di rumahnya masing-masing," ujarnya.

Meskipun demikian, lanjut dia, BPBD siap setiap saat untuk membantu evakuasi warga ketika ketinggian banjir semakin bertambah. Terkait dengan lahan pertanian yang terendam banjir, kata dia, memang ada, namun fokus saat ini masih pada permukiman penduduk. Berdasarkan pantauan di Desa Klampok, Kecamatan Godong, Grobogan, terlihat areal tanaman padi berubah menjadi lautan karena tergenang banjir hingga ketinggian 1,5 meter.

Sementara luas lahan tanaman padi yang terendam banjir berdasarkan data dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Hortikultura Kabupaten Grobogan mencapai 165 hektare yang tersebar di lima kecamatan. Kelima kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Klambu, Godong, Brati, Grobogan dan Purwodadi. Mayoritas tanaman padi petani di lima kecamatan tersebut sudah memasuki usia siap panen, sehingga kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho